Lika-Liku Penghulu dalam Film Kawin Laris
Tema-tema pernikahan kerap kita temukan dalam film-film nasional maupun film asing. Namun, film yang menyoroti orang-orang penting di balik sebuah pernikahan sangat jarang kita temukan.
Film Kawin Laris berusaha mengisi kekosongan tersebut. Menariknya lagi, Film berdurasi 92 menit tersebut dibintangi oleh artis-artis yang belum lama malang melintang di dunia perfilman Indonesia.
Persaingan Dua Penghulu
Film Kawin Laris mengisahkan seorang penghulu bernama Agus (Zumi Zola). Sejak kecil Agus sudah bercita-cita menjadi penghulu meskipun ditentang oleh orangtuanya. Bagi Agus, pernikahan adalah peristiwa sakral yang harus dimaknai secara mendalam.
Setelah menjadi penghulu, Agus harus menerima kenyataan bahwa sebagian besar orang tak lagi menganggap pernikahan sebagai peristiwa sakral. Jumlah orang yang menikah di kecamatannya menurun drastis sehingga wilayah kerja Agus akan digabung dengan wilayah kerja penghulu kecamatan tetangganya, yaitu Deon (Vincent Club Eighties).
Deon terkenal sebagai penghulu yang kerap membantu kasus-kasus para selebritas. Agus membenahi kelas persiapan pernikahannya menjadi lebih unik dan menarik. Konsep baru kelas pernikahan Agus mendapat sambutan antusias dari pasangan yang hendak menikah.
Agus semakin populer sehingga Deon dan Mamud (Candil) menejernya cemas. Deon dan Mamud berusaha keras untuk menikahkan lebih banyak pasangan calon suami-istri.
Persaingan memuncak manakala Agus dan Deon hendak menikahkan Amanda Alissa (Nana Mirdad), seorang selebritas top yang hendak berumah tangga dengan Pandu Wicaksana (Udjo Project Pop) anak seorang jendral. Terlebih pernikahan itu akan dirayakan secara besar-besaran.
Sayangnya, ketika persaingan tengah memanas, Agus mendapat kabar bahwa orangtuanya akan bercerai. Pernikahan tak lagi indah di mata Agus. Agus mundur sebagai penghulu, namun Iin (Jill Gladys), salah staf Agus berusaha membatalkan niat itu dengan sebuah kejutan.
Iin menghadirkan Pak Dadang, yang telah membantu Agus mewujudkan impiannya sebagai seorang penghulu. Pak Dadang mengajar di kelas persiapan menikah dan Agus kembali diingatkan nilai-nilai luhur sebuah pernikahan.
Komedi Segar, Bertabur Bintang
Film Kawin Laris diproduksi oleh MM INSA Films di bawah arahan sutradara Cassandra Masardi. Selain Zumi Zola dan Vincent Club Eighties, film Kawin Laris juga dibintangi oleh Candil, Nana Mirdad, Ujo (Project Pop), Sujiwo Tejo, Unang, dan Jill Gladis. Semua pemeran film Kawin Laris diperoleh melalui proses casting, dan Zumi Zola juga bertindak sebagai produser film tersebut.
Film Kawin Laris merupakan film kedua Cassandra Massardi setelah Oh Baby. Cassandra terinspirasi membuat film Kawin Laris karena sering melihat tayangan infotaintment yang menyuguhkan komentar penghulu soal pernikahan diam-diam para artis.
Penghulu menjadi juru bicara ketika artis enggan bersuara. Selain menghadirkan komedi situasi, film Kawin Laris juga menyuguhkan dialog-dialog nakal yang kerap terdengar dalam kehidupan sehari-hari kita dan tidak menonjolkan adegan seks.






