logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Hiburan    Film    Artikel Umum Film    Film Merah Putih

Mengupas Film Merah Putih

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Film merah putih merupakan film yang berlatar belakang perang kemerdekaan Indonesia. Film ini diproduseri bersama antara Hasyim Djojohadikusumo dan Rob Allyn serta Jeremy Stewart. Film ini bercerita tentang perjuangan pemuda Indonesia yang berasal dari berbagai macam suku bangsa. 

Film merah putih ini dimulai dengan adegan dokumenter yang berkisah tentang menyerahnya Jepang dari sekutu. Kisah tersebut dilanjutkan secara medley dengan tayangan agresi militer Belanda ke II pada tahun 1947, dengan mengambil setting di Jawa Tengah. Selanjutnya, mengalirlah jalan cerita yang sesungguhnya dari film dengan teknologi setara film Hollywood ini.

Alur Cerita

Tersebutlah tiga pemuda dengan latar belakang berbeda yang turut mendaftar sebagai tentara pejuang. Ketiga pemuda yang diperankan oleh Lukman Sardi (guru madrasah), Donny Alamsyah (anak kuli yang ayahnya mati oleh Belanda) dan Darius Sinathrya (pemuda terpelajar), saling bersaing menjadi tentara Indonesia. Ketiga pemuda yang berperan sebagai tokoh sentral tersebut saling terlibat hubungan. Khususnya, persaingan antara Thomas (Donny Alamsyah) dan Marius (Darius Sinathrya). Sedangkan Ahmad (Lukman Sardi) adalah tokoh yang bisa menengahi pertikaian kedua orang tersebut.

Konflik Cerita

Konflik yang dimunculkan oleh kedua orang tersebut (Thomas dan Marius), sangat beragam. Mulai berlatar belakang suku dan juga agama. Thomas bukan orang Jawa, dikisahkan selalu berada di pihak yang ditindas oleh Marius yang berlatar belakang memiliki keturunan ningrat. Bumbu percintaan pun sedikit dimasukkan ke dalam film ini. Bagaimana Ahmad harus memilih untuk menjaga istrinya yang sedang hamil, atau harus maju berperang. Pilihan kedua akhirnya menjadi keputusan bapak guru tersebut. Namun, sesuai dengan tema sebagai film perjuangan, maka dalam perpisahan tersebut tidak diumbar air mata. Hanya nuansa kesedihan yang ditonjolkan melalui musik tema yang digarap apik oleh Thoersi Ageswara.

Keseimbangan cerita nampak jelas terlihat ketika porsi perjuangan dan porsi drama mendapat jatah yang sama. Sehingga dalam film yang berdurasi 110 menit ini, tidak monoton menyajikan dar der dor peperangan saja. Meskipun adegan pertempuran yang disajikan pun cukup menawarkan tampilan yang menawan ala film Hollywood seperti Mission Impossible.

Hal ini tak lain karena adanya berbagai macam efek yang muncul seperti tembakan, ledakan bom dan lain-lain menggunakan tenaga ahli dari Amerika, yang pernah menggarap film-film box office seperti Saving private Ryan, Mission Impossible dan lain-lain.

Layak Ditonton

Satu hal yang mengganggu dalam film merah putih ini, yaitu ending cerita yang seakan mengambang, memberi kesan menggantung. Hanya jika memahami bahwa setelah film ini akan dibuat sekuelnya, tentu penonton akan segera memahaminya. Itulah mengapa, film yang dibuat dengan dana Rp. 60 Miliar ini sangat layak untuk disaksikan. Bukan hanya ketika menjelang 17 Agustus, namun setiap saat layak disaksikan.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Tips Singkat Dasar Membuat Skenario Film
  • Skenario Drama Pendek Dalam Dunia Perfilman
  • Film Garuda di Dadaku - Nasionalisme dalam Bentuk Baru
  • Radit dan Jani - Gambaran Hidup Anak Muda Zaman Sekarang
  • Sinema-sinema Pilihan Wajib Tonton di 2012
  • Mencari Update Informasi Lewat Majalah Film
  • Sinopsis Film Catatan Akhir Sekolah
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA