5 Film Paling Romantis Sepanjang Masa
Ilustrasi film paling romantis
Cinta merupakan bagian tak terpisahkan dalam kehidupan umat manusia. Kisah mengenai cinta dan kasih sayang menjadi bahan yang tak habis-habisnya digali dalam tema perfilman, baik sebagai tema pokok maupun bumbu cerita utama.
Film-film romantis mempunyai penggemar tersendiri, baik remaja maupun dewasa. Beberapa film romantis berhasil mengokohkan diri menjadi legenda karena selalu diingat para penonton. Bahkan, tak membosankan saat ditonton kembali.
Berikut ini merupakan film paling romantis dari beberapa periode zaman yang berhasil meninggalkan kesan mendalam bagi para pencinta film. Kesan yang timbul akibat banyak sekali adegan yang dinilai romantis sehingga mampu membuat air mata mengalir tanpa bisa dibendung.
Tidak hanya itu, ada perasaan yang terus menggelora karena ulah dari film yang memang mencoba memainkan perasaan dari penonton akibat dari cerita film yang memang patut diacungi jempol. Perasaan saying dan rela berkorban yang diberikan oleh pasangan kekasih demi kebahagiaan kekasih lainnya yang membuat film romantic ini semakin diminati meskipun tergolong sebagai sebuah film yang cengeng.
Lima judul film ini tentu saja hanya mewakili dari sekian banyak film yang diproduksi hingga saat ini. Masih banyak lagi film romantic lainnya yang bisa dilihat dan diresapi setiap adegannya.
Titanic (1997)
Dengan pemeran utama Leonardo Dicaprio (sebagai Jack Dawson) dan Kate Winslet (sebagai Rose Dewitt Bukater), film ini menjadi salah satu film romantis paling laris dan terkenal. Diangkat berdasarkan kisah nyata tenggelamnya kapal Titanic dipadu dengan bumbu percintaan yang menyentuh kedua tokoh utamanya.
Sebuah film yang memang patut untuk diacungi jempol karena bagusnya film ini sehingga sering ditayangkan ketika haris kasih saying itu tiba. Tidak hanya sekali atau dua kali bahkan lebih film ini selalu mendapatkan tempat di hati penonton dan televise swasta di Indonesia karena selalu diputar pada hari valentine day.
Bukannya omong kosong atau karena tidak ada pilihan film romantic yang lainnya, tetapi memang film ini telah menimbulkan kesan yang sangat romantic dalam hati pemirsa. Dalam filmnya diawali oleh seorang pemuda yang ingin pergi berlayar namun tidak memiliki tiket dan uang yang cukup. Namun akhirnya dia berhasil mendapatkan semua itu meskipun harus dengan memenangkannya di meja judi.
Di sisi lain ada seorang gadis dan ibu yang berasal dari keluarga yang cukup berada hendak menjodohkan puterinya dengan seorang pemuda yang kaya raya yang juga berlayar dengan kapal titanic ini. Meskipun kebanyakan alur dan setting berada di kapal yang besar namun tetap tidak memberikan kesan yang membosankan.
Meskipun yang hendak diangkat dalam film ini adalah tenggelamnya kapal yang mewah nan megah namun kisah dari dua orang remaja ini mampu membuat film ini menjadi lebih menarik dan romantis. Meskipun cerita dari film ini biasa saja dan tergolong sering dimuat dalam film lain tetapi masih mampu membuat penonton terbelalak dan berdecak kagum.
Keduanya bertemu dalam sebuah insiden yang tidak disengaja hingga akihrnya jatuh cinta dan memadu kasih dalam sebuah tempat yang tersembunyi. Tentu saja hubungan keduanya tidak ingin diketahui oleh semua orang terutama ibunya dan seorang pemuda yang hendak dijodohkan untuknya.
Konflikpun dimulai dan perseteruan terjadi antara sang pemuda miskin dengan pemuda yang kaya raya. Hingga akhirnya sebuah kejadian yang tertuga itu terjadi. Kondisi malam dan bongkahan es yang selalu bergerak di lautan pasifik membuat kapal titanic tidak bisa menghindar dan menabrak bongkahan es tersebut.
Meskipun nahkoda telah berusaha semaksimal mungkin untuk mencoba menghindarinya. Namun dengan kapal yang besar dan berat seperti titanic, tindakan maneuver bukanlah hal yang mudah. Gesekan antara badan kapal dan es yang keras dan tajam pun terjadi. Bagian lambung kapal pun terkoyak dan robek, maka mau tidak mau kapal mendekati ajalnya di pelayarannya yang perdana.
Di dalam adegan kapal mulai tenggelam sampai tenggelam banyak sekali adegan yang membuat mata mengucurkan airnya. Semua orang tidak lagi menghiraukan adab dan tatanan yang berlaku. Semuanya berusaha dengan sekuat tenaga untuk menyelamatkan dirinya masing-masing.
Ada sebuah adegan yang cukup romantis yang ditayangkan dalam film titanic ini, yakni sepasang kekasih yang sudah tua renta menanti ajal di dalam kamar kabin. Keduanya seolah pasrah dan tidak melakukan apa-apa untuk menyelamatkan dirinya. Sepasang kakek dan nenek ini saling berpelukan dan memegang tangan pasangan masing-masing hingga akhirnya air tiba dan mengguyur keduanya. Sudah bisa dipastikan bahwa kaduanya akan meninggal dunia karena luapan air yang dahsyatnya tidak tertandingi.
Adegan dramatis yang lainnya adalah ketika actor pemeran utama mencoba menyelamatkan sang kekasih hati. Pujaan hati yang selalu mendapatkan tempat di hati meskipun berat jalan yang telah dilaluinya.
Pada saat detik-detik terakhir kapal tenggelam ke dasar lain yang mampu menyedot semua orang untuk ikut bersamanya, kedua pasangan itu sempat dan mampu menyelamatkan diri ke tempat yang aman. Namun sangat naas karena keduanya tidak berada di sebuah kapal penyelamat atau sekoci yang bisa dinaikki.
Meskipun keduanya bisa berenang di laut yang seluas itu, namun mereka sekarang berada disebuah laut pasifik yang sedingin es. Dimana-mana banyak sekali hamparan es yang siap-siap mengoyak tubuh mereka dengan sengatan dingin yang luar biasa.
Untunglah ada sebuah papan kayu yang merupakan bekas dari serpihan kapal yang tenggelam yang siap menopang tubuh mereka. Namun tragis sekali papan kayu itu hanya mampu menopang satu tubuh saja untuk dinaikki.
Akhirnya naiklah sang gadis tersebut ke dalam papan kayu dan sang lelaki terus berusaha menyemangati sang gadis untuk terus berusaha sampai datang kapal penyelamat. Meskipun sebenarnya yang patut mendapatkan semangat adalah sang lelaki yang terus menggigil kedinginan karena berada di dalam air.
Akhirnya sang lelaki pun terbujur kaku dan tenggelam di genggaman tangan si gadis yang terus menggemnya hinggar akhirnya tenggelam ke dasar lautan. Sebuah kejadian tragis dan memilukan dari sebuah film romantis. Pengorbanan yang dilakukan oleh seseorang demi menyelamatkan nyawa seorang yang dicintainya. Itulah arti dari sebuah cinta yang sejati yakni pengobarnan meskipun harus nyawa menjadi taruhannya.
Sleepless in Seatlle (1993)
Duo pemain film ini yaitu Tom Hanks (Sam Baldwin) dan Meg Ryan (sebagai Annie Reed) menjadi pasangan romantis yang mengesankan. Sebagai seorang single-father, Sam merasa ragu menjalin hubungan baru dengan wanita karena pertimbangan sang anak. Akhirnya, ia dipertemukan secara tak terduga dengan Annie.
Gone with The Wind (1939)
Film romantis klasik ini dibintangi oleh Vivien Leigh (sebagai Scarlett O’Hara) dan Clark Gable (sebagai Rhett Butler). Berlatar belakang perang saudara Amerika Serikat, kisah cinta Scarlett yang berjiwa pembebas dengan Rhett pria bertemperamen unik. Film yang diangkat dari novel berjudul sama ini dianggap terpopuler di masanya.
Pretty Woman (1990)
Bagi masyarakat pencinta film era 90-an, film ini tidak asing lagi karena termasuk jajaran box office di seluruh dunia. Akting pasangan pemain utamanya, Julia Roberts (sebagai Vivian Ward) dan Richard Gere (sebagai Edward Lewis), mengundang pujian dan menjadikan film ini sebagai film romantis yang disukai banyak penonton.
Kisah Edward sang pebisnis kaya yang menyewa wanita tuna susila untuk menemaninya dalam beberapa acara bisnis menjadi daya tarik film ini. Didukung akting meyakinkan dua bintang tenar ini, Pretty Woman menjadi film romantis berbumbu komedi dan drama yang menyentuh.
Sebuah film yang juga memberikan iming-iming bagi setiap orang untuk menemukan jodoh yang baik meskipun terkadang hal itu adalah tidak mungkin. Seperti tokoh wanita yang hanya seorang wanita tuna social yang secara analogi sangat tidak mungkin untuk mendapatkan seorang kaya raya yang memiliki martabat yang tinggi.
Namun semua itu mungkin dalam pandangan cinta yang menerobos semua batasan dan dinding kesombongan yang dibuat oleh manusia itu sendiri. Status yang sangat jauh berbeda tersebut justru memberikan sebuah lem yang kuat untuk mempersatukan keduanya.
Autumn in New York (2000)
Dibintangi aktor tampan Richard Gere yang berperan sebagai Will Keane, dan Winona Ryder sebagai Charlotte Fielding. Drama romantis ini mengisahkan seorang pria paruh baya yang jatuh cinta pada seorang gadis muda yang cantik, namun menderita sebuah penyakit. Kisah romantis mereka berbalut keharuan dan mampu menyentuh hati para penonton.

