Rambo, Legenda Film Perang Vietnam
Ilustrasi film perang vietnam
Film perang Vietnam adalah tema yang banyak diangkat ke layar kaca dan layar lebar, khususnya pada tahun 90an. Produsen film-film bergenre ini hampir dipastikan memiliki hubungan dengan Amerika. Dan dalam cerita tersebut, bisa ditebak yang menjadi pemenang adalah pihak Amerika.
Mengapa Amerika memiliki kepentingan untuk melakukan propaganda melalui tema film perang Vietnam? Hal ini salah satunya dilandasi keinginan Amerika untuk menciptakan sejarah kepada dunia berdasar versi mereka. Selain itu, untuk menutupi kebrutalan yang dilakukan para tentara Amerika selama terjadi perang di Vietnam tersebut.
Salah satu film perang Vietnam yang paling bersejarah adalah film berjudul Rambo. Film ini bahkan dibuat hingga beberapa seri dengan pemeran utama seorang aktor laga yaitu Silvester Stallone.
Kisah Rambo
Dalam film tersebut, Rambo dikisahkan sebagai tentara Amerika yang memiliki kemampuan rider atau bertarung di tengah hutan yang super hebat. Dalam runtutan seri film tersebut, Rambo memiliki banyak kisah yang terkait pertempuran di Vietnam.
Mulai dari membebaskan diri dari kepungan musuh, menyelematkan tawanan perang hingga harus bertempur bersama perempuan yang dicintainya. Hebatnya, di tengah kepungan ratusan hingga ribuan orang, Rambo selalu saja selamat.
Inilah yang menjadikan kisah Rambo seperti berada di dua sisi. Sisi heroisme pertempuran Rambo di tengah hutan, dan sisi khayalan. Sebab selama pertempuran berlangsung Rambo tidak pernah mendapat bantuan dari rekan-rekan tentara Amerikanya.
Senjata yang dimiliki sebagai bekal pertahanan dirinya pun demikian terbatas. Rambo hanya berbekal sebuah senjata otomatis, AK 47 dan sebuah pisau belati. Namun demikian, semua misi yang dijalaninya selalu berakhir dengan sukses, meski harus berhadapan dengan ribuan butir peluru yang bahkan menyerempetnya pun tidak pernah.
Meskipun sebagai alibi dari semua keanehan tersebut adalah karena Rambo dikisahkan sebagai ahli strategi pertempuran hutan dan lulusan terbaik pendidikan raider di dinas kemiliteran Amerika. Namun tentu saja, hal ini menjadi terasa ganjil pada era sekarang ini.
Namun, tujuan Amerika menciptakan semua film perang Vietnam bukan sekedar untuk mengais uang saja. ada misi politik yang dihadirkan, yakni untuk menutupi fakta kekalahan Amerika di medan pertempuran tersebut. Inilah fakta sebenarnya yang tidak pernah muncul dalam film Rambo. Sebab, hingga episode ke V film tersebut, dikisahkan para pemberontak Vietnamlah yang selalu mengalami kekalahan. Hanya oleh Rambo seorang diri.

