Film Seram Kartun yang Unik
Ilustrasi film seram
Jika boleh membandingkan, film seram Indonesia dengan luar negeri menyentuh sisi yang berbeda. Film seram Indonesia lebih menonjolkan karakter hantu yang berwajah menakutkan, luka dan borok di mana-mana, ditambah adegan-adegan sadis yang mengerikan. Alur ceritanya pun biasa dan mudah ditebak.
Berbeda dengan film seram barat yang menampilkan sosok hantu tampan seperti drakula. Mereka lebih menonjolkan kualitas alur cerita ketimbang menakut-nakuti penontonnya. Cerdasnya lagi, mereka bisa mengemas cerita film seram sehingga layak ditonton anak-anak.
Alur Cerita Sederhana
Pernah menonton film Monster House? Film seram kartun ini benar-benar membekas di hati penontonnya. Alur ceritanya sederhana, yaitu tentang rumah tua yang dihuni seorang kakek tua yang amat galak. Ia tidak suka jika anak-anak bermain di sekitar rumahnya.
Ternyata, rumah tua tersebut dirasuki oleh roh penasaran istrinya. Seorang anak lelaki bernama DJ bersama temannya : Chowder dan Jenny, mengungkap misteri rumah berhantu tersebut.
Akhir cerita film seram ini berlangsung penuh haru dan bahagia. Bagaimana tidak, kakek tua itu memilih menghancurkan rumah monster yang dirasuki roh istrinya yang sangat ia cintai. Ia rela kehilangan rumahnya daripada membiarkan anak-anak di lingkungannya ketakutan. Di sisi lain, para tokoh utama yang dicintai penonton selamat dari serangan monster rumah yang ganas itu.
Kejutan Cerita di Setiap Adegan
Jika di awal film seram Monster House kakek tua tersebut digambarkan sebagai sosok yang galak dan dibenci penonton, tetapi di akhir cerita, kakek tua itu sebenarnya berhati baik. Ia memiliki alasan mengapa ia galak kepada anak-anak. Hal itu ia lakukan agar anak-anak terhindar dari kejahatan ruh di rumah tuanya.
Ada lagi film seram kartun lainnya yaitu Coraline. Penonton akan larut dibawa alur cerita yang memancing rasa penasaran. Berawal dari kekecewaan Coraline atas kesibukan kedua orang tuanya. Meskipun mereka bekerja di rumah sebagai penulis, tapi hampir tidak ada waktu untuk bermain dengannya.
Ternyata, di rumah baru pindahannya, terdapat lorong kecil yang mempertemukan ia dengan orang tua palsu namun sangat menyayanginya. Orang tua palsu itu memiliki mata dari kancing baju. Hal ini saja sudah mengundang keingintahuan penonton. Film seram ini mengundang ketegangan dan terdapat kejutan demi kejutan di setiap adegannya sehingga penonton tidak bosan.
Ide Cerita yang Unik
Dari kancing baju, bisa tercipta sebuah film seram yang menarik untuk ditonton. Begitu juga dengan rumah yang berubah menjadi monster. Dari hal-hal sepele, ternyata bisa dikemas menjadi kisah yang seram sekaligus menarik.
Sepertinya, si pembuat film benar-benar mengenal dunia anak-anak. Semua hal yang disuguhkan bisa memuaskan imajinasi penonton. Meskipun ada adegan menakutkan, tapi film seram kartun ini juga menghibur. Apalagi diselingi humor khas anak-anak.
Pesan Moral yang Menggugah
Siapa menyangka jika kakek tua yang galak di film seram Monster House ternyata memiliki hati tulus untuk mencintai istrinya yang berperawakan gendut besar, dijadikan tontonan sirkus dan selalu menjadi hinaan orang-orang dan anak-anak sekitar. Ia menyayangi istrinya sepenuh hati dan sabar menghadapi temperamennya yang galak.
Kenyataannya, mencintai tidak selalu harus memiliki. Mengutamakan kepentingan orang lain yang masih hidup akhirnya menjadi pilihan sang kakek tua sehingga harus mengorbankan perasaan cintanya.
Begitu pula dengan film seram kartun Coraline. Meskipun kedua orang tuanya tidak bisa memberikan apa yang ia mau, namun akhirnya ia menyadari bahwa orang tuanya adalah orang tua terbaik yang pernah ada. Ia bersyukur atas apa yang ia miliki.
Kedua film ini, baik Monster House dan Coraline adalah contoh film seram kartun yang unik dan layak untuk ditonton. Selain menghibur putra putri Anda, film ini juga mengandung nilai moral yang bisa diaplikasikan oleh buah hati Anda.

