logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Filsafat

Aneka Filosofi yang Menjadi Sumber Inspriasi


Ilustrasi filosofi

Filosofi merupakan prinsip hidup seseorang, kelompok yang bersumber pada sebuah ajaran moral, agama maupun norma yang berkembang di masyarakat. Manusia hidup itu harus memiliki jalan yang pasti menuju tujuan atau cita-citanya. Ketika manusia dalam menjalani kehidupan sehari-hari tanpa dibekali oleh filosofi bisa menimbulkan potensi sesat pikiran maupun tindakannya.

Filosofi bisa meningkatkan kualitas hidup manusia karena mengaplikasikan filosofi kehidupan misalnya, butuh interaksi dengan orang lain, dan menganjurkan hidup harmonis dengan sesama maupun alam. Beda terhadap orang yang tak memiliki pegangan filosofi dalam hidupnya.

Pengertian Filosofi

Dirunut melalui sudut pandang etimologi, kata filosofi berasal dari kosakata Belanda yang kerap diadaptasi dalam bahasa Indonesia. Namun, filosofi mengacu pada kata filsafat yang berasal dari Yunani, "philia" artinya suka, cinta dan "shopia" artinya kebijaksanaan, kedua kata kalau digabung bermakna suka kebijaksanaan.

Ilmu filsafat adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang pemikiran manusia dari awal mula peradaban manusia hingga masa depan manusia. Semua pola pikir tindakan untuk dirinya sendiri, komunitas, maupun bagi negaranya. Ilmu filsafat diklasifikasikan menurut beberapa bagian, sesuai budaya, agama maupun daerah di mana manusia tinggal dan bersosialisasi.

Misalnya, ada filsafat Islam yang bersumber pada Al Quran dan Sunnah Rasul, kemudian ada filsafat barat yang bersumber dari pemikiran ahli filsafat Eropa seperti Neszhce, Fraud, Karl Marx, Jean Paul Sartre.

Selain itu, ada filsafat budaya, misalnya filsafat Jawa dan lain sebagainya. Ilmu filsafat dipakai juga dipakai sebagai landasan negara, Indonesia mengantut filsafat Pancasila. Kehidupan manusia Indonesia dan pemerintahnya harus mengikuti Pancasila yang termuat pada lima sila.

Filosofi Prinsip Hidup

Setelah manusia memasuki peradaban modern yang mengharuskan mereka hidup teratur agar hidup memiliki makna. Di situlah, filsafat berfungsi sebagai pegangan hidup manusia modern, mengapa demikian? Contohlah kisah-kisah orang besar, pasti dia mempunyai pegangan hidup. Pegangan itu atau filosofi hidup adalah sebuah motivasi guna memeraih mimpi. Tanpa filosofi, manusia bakal tersesat.

Teori ini sama seperti perkataan, Sigmund Freud, tokoh filsafat barat, "Manusia yang percaya, tak berpikir, sedangkan manusia yang berpikir pasti tak percaya." Jadi, setiap keputusan harus dipikirkan baik-baik. Sebelum diyakini harus dipikirkan terlebih dahulu.

Filosofi dan psikologi walaupun disiplin ilmunya saling berkaitan, tapi ternyata bisa diaplikasikan bersama dalam kehidupan manusia. Misalnya, umat Islam ketika menjalani kehidupannya mereka berpegang pada sabar dan tawakal.

Dua hal ini menjadi kekuatan besar bisa mengendalikan emosi dan psikologinya, ketika ada masalah besar yang mendera mereka. Oleh karena itu, manusia yang beriman pasti berpegang pada filosofi agama dalam menjalankan kehidupannya.

Ada baiknya filosofi hidup diajarkan kepada anak-anak sejak dini, agar mereka tak mudah tergoda dengan pengaruh-pengaruh negatif. Masa anak-anak merupakan masa golden age ketika otaknya sangat mudah menerima induksi positif dari orang-orang terdekatnya. Diskripsinya, siapa pun yang ingin mewujudkan cita-citanya, sedari muda harus bisa memilih filosofi hidupnya sendiri-sendiri.

Macam-macam Filosofi

Sifat filsafat itu fleksible. Disiplin ilmu ini bisa menyesuaikan dengan latar budaya manusia, pemahaman spiritual, budaya dan pemikiran manusia modern sekali pun. Oleh karena itu, ilmu filsafat bisa bertahan dari ribuan tahun hingga sekarang, tanpa ada revisi sekalipun.

Pemikir filosofi terkenal seperti Karl Marx, Freud, Nietzche banyak menulis karya-karya pemikirannya dalam bentuk buku, artikel maupun publikasi lainnya. Karya-karya mereka bisa dijadikan sebagai pandangan hidup manusia.

Namun, karya filsafat tak berhenti pada orang-orang hebat saja, masih banyak filsafat yang dikembangkan dari paham lain, misalnya agama, budaya maupun Pancasila. Agar lebih jelasnya mari kita lihat jenis-jenis filosofi yang bisa dijadikan sebagai panduan hidup atau sekadar dipelajari guna menambah wawasan.

1. Filosofi Bisnis

Menjalankan bisnis tak hanya mengandalkan strategi marketing saja, melainkan berdasarkan filosofi. Fungsi filosofi dalam dunia niaga adalah pegangan agar tak kebablasan dalam menjalankan bisnis.

Contohlah falsafah bisnis orang Tionghoa, pengeluaran harus disesuaikan dengan pemasukan, filosofi ini bermakna sangat dalam, berkaitan dengan anjuran menghemat uang. Kebiasan orang Tionghoa membelanjakan uangnya, dia hanya beli seperlunya saja, selebihnya ditabung guna keperluan modal usaha.

Selain itu dalam berbisnis orang Tionghoa sangat menjaga kepercayaan klien atau pelanggan. Karena kepercayaan merupakan modal terakhir yang sangat berharga. Oleh karena itu, kepercayaan harus dibina agar konsumen loyal terhadap mereka.

2. Filosofi Agama

Agama merupakan salah satu filosofi spiritual yang memberi manfaat pencerahan batin bagi yang meyakininya. Filosofi agama diambil dari inti kitab-kitab suci agama, misalnya Al Quran, Injil, Weda, dan lain sebagainya. Filosofi agama diajarkan semenjak awal mula agama di-syiar-kan, kemudian diteruskan oleh tokoh-tokoh agama dari generasi ke genarasi.

Agama tak hanya direalisasikan dalam peribadahan melainkan dalam kehidupannya harus sesuai dengan jaran spiritual yang diyakninya. Mengapa filosofi agama menjadi pegangan hidup oleh banyak orang. Sebab filosofi agama tak hanya mengatur dan menyelamatkan umatnya ketika menjalani kehidupan di dunia saja, tapi juga bisa menyelamatkan mereka di dunia lain setelah kehidupan fana.

3. Filosofi Cinta

Sebenarnya filosofi cinta merupakan komoditas baru dari hasrat kasih sayang kepada lawan jenis maupun orang lain. Tak ada teori pasti yang menerangkan tentang cinta, mengapa begitu? Karena cinta adalah bagian dari rasa yang tak bisa diukur parameternya.

Oleh karena itu, setiap orang bebas menerjemahkan sesuka hati tentang cinta. Namun, agar tak kebablasan sebaiknya pelajarilah filosofi cinta berdasarkan sumber agama dan norma masyarakat. Ada beberapa sastrawan yang banyak menjabarkan filosofi cinta pada karyanya, misalnya William Shakespare, Kahlil Gibran, Ronggowarsito, Sunan Kalijaga, dan lain sebagainya.

4. Filosofi Politik

Semua kepemerintahan pada sebuah negara, didasari pada pemikiran filsafat. Misalnya, negara yang menganut politik demokrasi, berasal dari pemikiran Plato, negara yang menganut komunis seperti Uni Soviet, RRC, Cuba, Vietnam, berasal dari pemikiran Karl Marx dan Lenin. Ajaran fasis yang diterapkan pada Rezim Mussolini saat memerintah Italia, dikembangkan oleh William Fredick Heigel.

Sementara, kehidupan politik Indonesia menganut ajaran Pancasila dan UUD 45. Pancasila menjadi filosofi manusia Indonesia yang ditulis dalam lima butir, yang lebih dikenal dengan Pancasila atau lima sila:

  1. Ketuhanan Yang Maha Esa.
  2. Kemanusian yang adil dan beradab.
  3. Persatuan Indonesia.
  4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.
  5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila dibentuk pada 29 Mei 1945 semua sila diterjemahkan pada simbol-simbol yang tertera pada perisai di dada burung garuda.

5. Filosofi Pendidikan

Pendidikan merupakan hak bagi setiap manusia, hak ini dilindungi oleh UU. Manusia tanpa pendidikan ibarat hidup dalam kegelapan. Plato juga menyinggung betapa pentingnya pendidikan agar negara bisa terbentuk secara ideal. Maka dari itu, negara wajib menyediakan pendidikan bagi warganya, terutama pendidikan dasar. Indonesia sebelum merdeka adalah negara yang terbelakang dalam hal kualitas pendidikannya.

Namun, itu cerita usang. Sekarang, pendidikan menjadi bagian pembangunan nasional. Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan memadai dari pemerintah. Seperti yang tercantum pada UUD 1945, pasal 31 tentang Pendidikan dari ayat 1 sampai 5.

Pasal itu disusun dari pemikiran Plato dan Aritoteles, filusuf dari Yunani. Jadi, pendidikan merupakan pendidikan fundamental negara, yang tak boleh diabaikan. Keroposnya pendidikan pada sebuah negara berarti negara itu diambang kehancuran yang abadi.

Demikianlah tentang ulasan filosofi yang dikembangkan dari pemikiran manusia. Filsafat menjadi sangat berguna ketika manusia mampu berpikir, karena berpikir membuat manusia tak terasing dengan koloninya, dan filosofi adalah pegangan hidup guna menentukan masa depannya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Aliran Filsafat Pendidikan Dalam Konsep Liberasionalisme
  • Filsafat Adalah Cinta Terhadap Kebenaran
  • Facebook dan Landasan Filsafat Komunikasi
  • Filsafat Pancasila - Falsafah Asli Indonesia
  • Mengenal Aliran Filsafat Hukum
  • Sejarah dan Definisi Sistem Demokrasi
  • Mata Hati - Mata Hakiki
  • Tokoh dan Aliran Tentang Filsafat Manusia
  • Filsafat Sosial dan Teori Kritis Max Horkheimer
  • Keunikan Kalender Jawa
  • Belajar Kehidupan Melalui Ilmu Hikmah
  • Filsafat Agama Islam - Filsafat Mencari Tuhan
  • Pemikiran Islam Semasa Hasan Al-Banna dan Ikhwanul Muslimin
  • Filsafat Agama, Ketika Filsafat Terlepas dari Agama
  • Jatuh Cinta Kepada Sufisme ala Ahmad Dhani
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA