logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Sosial    Filsafat

Filsafat Hidup: Uang dan Kebahagiaan


Ilustrasi filsafat hidup

 

Banyak filsafat hidup yang bisa dijadikan pegangan dalam menjalani roda kehidupan yang semakin kencang berputar. Memang ada yang mengatakan bahwa hidup ini dijalani saja dengan santai dan apa adanya tanpa harus repot-repot memikirkan tentang tetek bengek yang berhubungan dengan filsafat. Apalagi filsafat hidup. Repot dan teoretis.

Sebenarnya menjalani hidup apa adanya dan santai, itu pun merupakan filsafat hidup. Sebuah konsep yang mencerminkan bagaimana kita memandang hidup. Lucu, kan? Itulah filsafat, suatu pemikiran dari sebuah konsep yang bisa menjadi dasar dari sebuah tindakan.

 

Pemikiran ini bisa berupa keyakinan, kepercayaan, ataupun prinsip. Intinya sebuah konsep rasionalitas yang bisa dijadikan sebuah alasan dari suatu langkah yang kita jalani dalam kehidupan ini.

 

Filsafat Hidup

 

Kehidupan memang harus dijalani oleh setiap manusia yang hidup. Dan tak ada satu manusia yang hidup pun yang dapat menolak untuk menjalani kehidupannya. Yang menjadi permasalahan adalah bagaimana mengisi kehidupan itu dengan benar dan sesuai dengan tujuan kehidupan yang sesungguhnya.

 

Sebagai manusia yang beriman, tujuan kehidupan ini adalah untuk mencari bekal guna menuju kehidupan lain yang lebih kekal. Kehidupan lain ini ada setelah kita menjalani kehidupan dunia ini. Dan kehidupan lain tersebut ditenttukan oleh bagamana kita menjalani kehidupan dunia kita ini.

 

Oleh karena itu, setiap manusia harus pandai dan cerdas untuk dapat memilah dan memilih setiap perbuatan yang memang dapat membuatnya menuju kehidupan yang lebih baik dan menghindari kehidupan yang lebih buruk.

 

Dalam menjalani kehidupan dunia ini, sejatinya manusia hanya melewati selama beberapa saat saja. Umur manusia hanya beberapa puluh tahun, tak sampai mencapai ratusan tahun. Namun memang banyak sekali yang menganggap bahwa kehidupan dunia ini adalah segalanya sehingga ia melakukan segala cara dan upaya untuk mendapatkan kesengan dunia yang melimpah.

 

Ketika mengetahui bahwa kehidupan dunia ini bukanlah kehidupan yang sejati dan seterusnya. Dan bahkab ketika mengetahui bahwa kehidupan duani ini adalah jalan untuk menggapai kehidupan lain ang lebih sejati maka seharusnya dapat mempergunakan kehidupan dunia ini dengan lebih baik sebagai cara dan alat untuk memperbaiki kehidupan lain yang sudah jelas menanti.

 

Manusia akan mati. Manusia akan sampai pada satu titik dimana kehidupan dunianya akan berakhir. Kematian adalah suatu hal yang pasti bagi setiap manusia. Tidak ada satu manusia pun yang dapat menghindari apa yang dinamakan dengan kematian sehingga taka da satu manusia pun di dunia ini yang dapat hidup abadi.

 

Misteri kematian hanya diketahui oleh Sang Pemiliki Kehidupan yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Namun memang kematian ini haruslah benar-benar diyakini dan  dipersiapkan agar ketika memang telah datang, kemtian akan menghantarkan kita kepada sebuah kehidupan yang lebih baik.

 

Kehidupan setelah kematian yang datang kepada manusia adalah kehidupan akhirat. Kehidupan ini adalah kehidupan sebagai pembalasan atas apa yang telah dilakukan manusia di dunia. Atau dengan kata lain, kehidupan akhirat ini adalah dimana manusia menikmati bekal yang telah ia kumpulkan selama hidup di dunia.

 

Jika selama hidup di dunia manusia dapat menjalani sesuai dengan kebenaran yaitu sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa maka di dalam kehidupan akhirat ini manusia akan menikmati kenikmatan yang telah disediakan Tuhannya atas imbalan ketaatan dan kepatuhannya selama di dunia.

 

Namun ketika yang dilakukan selam kehidupan dunia adalah hal yang sebaliknya, manusia banyak melakukan kemaksiatan. Manusia justru lebih suka melanggar segala perintah Tuhannya dan menikmati untuk menjalankan apa yang semestinya dilarang untuk dilakukan tapi malah dilakukan. Sehingga kehidupan kahirat yang akan diterima adalah kehdupan yang penuh pembalasan akan segala ketidakpatuhan yang telah dijalani di dalam kehidupan dunia.

 

Itulah sejatinya filsafat hidup yang dimiliki oleh setiap manusia. Manusia hanya dituntut untuk lurus dan tetap dalam ketaatan dan kepatuhan terhadap segala apa yang diperintahkan oleh Tuhan Yang maha Esa dan selalu menghindari segala apa yang memang dilarang untuk dilakukan.

 

Filsafat Hidup:Uang dan Kebahagiaan

 

Bagaimana filsafat hidup yang berkaitan dengan uang. Uang bukan segalanya. Tapi dengan uang, segalanya terasa lebih mudah. Namun memang dapat secara pasti dikatakan bahwa uang tidak dapat mendatangkan kebahagiaan.

 

Hal ini dapat dibuktikan bahwa banyak manusia yang memang telah memiliki banyak uang, bahkan tak hanya uang namun juga harta kekayaan, jabatan tingi atau pun bahkan popularitas, masih susah untuk mencapai apa yang dinamakan dengan bahagia.

 

Tapi kebahagiaan akan terasa semakin lengkap dengan didukung oleh keuangan yang bagus. Uang bisa mengendalikan nafsu. Tapi uangpun bisa dikendalikan oleh nafsu. Urusan dengan uang memang unik. Siapa pun bisa menjadi monster yang jahat atau manusia berjiwa malaikat dalam waktu sekejap. Teman bisa menjadi lawan, lawan bisa menjadi teman. Itulah uang. Berwajah dua, berwarna hitam dan putih.

 

Banyak yang terlena melupakan segalanya demi uang. Tapi ada juga yang berleha-leha dan santai tanpa memikirkan uang lagi karena uang sudah datang sendirinya kepada dia.

 

Bagaimanakah membuat uang datang kepada kita dengan sendirinya? Kuncinya, miliki filsafat hidup yang benar, yaitu, selalu bahagia. Bila pikiran terkendali dengan benar dan melihat segala sesuatunya dari sudut positif dengan bumbu syukur yang kental, maka uang akan mudah dikendalikan. Bila uang sudah masuk dalam kendali kita, maka uang akan datang dan semua urusan terasa lebih mudah.

Contoh : Anda kaya, tapi tidak bahagia. Dengan uang berlimpah, Anda akan mencari kesenangan hingga ke ujung kaki langit. Anda terus gelisah karena filsafat hidup Anda yang masih belum berada di roda yang benar. Anda merasa uang Anda begitu berkuasa.

 

Tiada sesuatu pun yang tidak dikaitkan dengan uang. Akhirnya, Anda sendirian di puncak gunung uang. Jiwa Anda kosong. Uang telah menjadi bos Anda. Akhirnya uang itu memakan dan menggorogoti sendi-sendi tulang hingga Anda lumpuh tak berdaya. Uang pun akhirnya habis untuk berobat.

 

Bagaimana kalau Anda bahagia. Uang bisa Anda kendalikan. Begitu banyak hal yang bisa Anda perbuat dengan uang sehingga uang itu bekerja di jalan kebaikan. Tidak ada orang bahagia yang serakah. Oleh karena itu, orang bahagia suka memberi.

 

Dengan semakin banyak memberi, uang pun kembali dengan membawa teman yang semakin banyak. Jadi, uang orang yang bahagia itu akan semakin banyak. Selain itu, orang bahagia itu, tidak membutuhkan berfoya-foya dengan uangnya. Kebahagiaannya adalah membuat orang lain bahagia. Semakin berbahagia, semakin banyaklah uangnya.

 

Sejatinya semuanya kembali pada kahikat arti dan makna dari bahagia. Jika memang yang dimaksud dengan bahagia adalah punya banyak uang maka yang memang harus dilakukan adalah mencari uang sebanyak-banyaknya. Tapi memang telah banyak terbukti bahwa uang bukanlah penjamin utnuk mendapatkan kebahagiaan.

 

Seharusnya yang dilakukan banyak manusia adalah mendekatkan arti kebahagiaan dengan filsafat kehidupan. Bagaimana arti dan makna kebahagiaan berdasarkan filsafal kehidupan yang telah dipahami oleh setiap manusia itu.

 

Jika memang filsafat kehidupan adalah memang untuk menyiapkan diri menggapai kehidupan akhirat yaitu kehidupan sesudah kehidupan dunia yang lebih baik maka kebahagiaan adalah ketika memang dapat merealisasikannya.

 

Manusia akan mendapatkan apa itu bahagia jika memang ia dapat menyiapkan kehidupan akhiratnya dengan baik. Jika memang ia dapat memperoleh bekal untuk kehidupan akhiratnya itu. Jika memang ia dapat menyelaraskan perjalanan hidupnya dengan kemudahan untuk menggapai kenikmatakan dunia akhirat.

 

Sekali lagi bahwa kehidupan di dunia ini harusnya dijadikan sebagai alat dan sarana untuk memperoleh kelayakan hidup di akhirat kelak. Dengan ini memang arti kebahagiaan adalah adanya usaha nyata dan benar untuk menggapai kelayakan akhirat tersebut.

 

Memang tidak semua tidak selalu mudah untuk melakukan hal ini dengan baik dan selalu teguh. Namun justru karena dirasakan tidak selalu mudah itulah akan menyebabkan jika memang berhasil melakukannya maka kebahagiaan sejatilah yang dirasakan. Dan rasa bahagia ini memang benar-benar dan sungguh-sungguh akan mengunggulli rasa bahagia yang ada ketika memperoleh kebahagiaan yang lain.

 

Itulah filsafat hidup yang memang ada di dalam kehidupan manusia. Dimana filsafat kehidupan ini memang akan dekat sekali dengan uang serta makna kebahagiaan. Manusia memang harus benar-benar menyakini dan tahu dengan benar apakah memang uang sumber dari segala kebahagiaan.


Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Definisi Filsafat: Filsafat Bagi Dunia
  • Konsep dan Fungsi Filsafat Ilmu
  • Mata Hati - Mata Hakiki
  • Filsafat Aristoteles
  • Ilmu, Filsafat, dan Agama, Tiga Jalan Menuju Kebenaran
  • Positivisme dalam Sejarah Perkembangan Filsafat
  • Aneka Filosofi yang Menjadi Sumber Inspriasi
  • Tokoh dan Aliran Tentang Filsafat Manusia
  • Keunikan Kalender Jawa
  • Mengenal Teori Filsafat
  • Filsafat Hukum Kaum Eksistensialis
  • Macam-Macam Ideologi, Model Filsafat Implisit
  • Siksa Neraka dalam Agama Islam, Kristen, Hindu, dan Budha
  • Filsafat Ibnu Sina: Filsafat Metafisika
  • Facebook dan Landasan Filsafat Komunikasi
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA