Fisika Inti, Fisika Nuklir, dan Model-Model Atom
Ilustrasi fisika inti
Berbicara mengenai fisika inti, tidak akan terlepas dari konsep fisika atom. Model-model atom yang dibuat oleh para ahli menggambarkan perkembangan yang semakin menunjukkan kemajuan. Dimulai dari konsep yang dikeluarkan oleh Dalton dan pada akhirnya sekarang dikenal model atom kuantum.
Dulu Dalton mengungkapkan bahwa partikel dapat dibagi menjadi bagian-bagian sampai pada ukuran terkecil yang disebut dengan atom. Atom menurut Dalton adalah partikel yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Namun demikian, fakta tersebut dibantah dan diperbaiki.
Nyatanya, atom dapat dibagi-bagi menjadi bagian kecil seperti proton, neutron, dan elektron. Bahkan, saat ini dikenal bagian yang lebih kecil dari elektron yakni muon. Proton dan neutron umumnya banyak dibahas pada bidang fisika nuklir.
Nuklir dapat dikatakan sebagai segala sesuatu yang berkaitan dengan inti atom. Sementara itu, fisika inti adalah fisika mengenai inti atom. Inti atom ini kemudian menjadi salah satu bidang kajian terpopuler dalam kajian nuklir dan aplikasinya bagi manusia. Berikut ini akan dijelaskan mengenai model-model atom.
Model Atom Dalton
Menurut Dalton, atom adalah partikel terkecil dari suatu zat yang tidak dapat dibagi lagi. Menurutnya, atom diibaratkan sebagai sebuah bola pejal. Bola-bola pejal tersebut kemudian bersatu dan saling berikatan membentuk partikel-partikel yang lebih besar seperti unsur dan senyawa-senyawa. Model atom ini kemudian terbantahkan oleh model-model atom terbaru.
Model Atom Thomson
Thomson memberikan gambaran kasar mengenai atom. Menurutnya, atom masih dapat dibagi lagi menjadi bagian-bagian yang lebih kecil. Bagian-bagian kecil tersebut adalah bagian positif yang disebut proton dan bagian negatif yang disebut elektron. Thomson memodelkan atomnya menyerupai roti dengan kismis di sekitar roti tersebut. Kismis tersebut dianalogikan dengan positif dan elektron.
Model Atom Rutherford
Rutherford memberikan penjelasan yang lebih logis mengenai atom. Rutherford melakukan percobaan dengan menembaki inti emas dengan partikel alfa. Dari percobaan tersebut didapat fakta bahwa sebagian partikel alfa diteruskan, sebagian partikel dibelokkan, dan sebagian yang lain dipantulkan. Rutherford kemudian menyimpulkan, atom pastilah memiliki ruangan padat di tengahnya dan memiliki ruang kosong di sekitar inti tersebut.
Model Atom Niels Bohr
Niels Bohr merupakan fisikawan yang membongkar rahasia energi dari atom. Menurutnya, elektron-elektron mengelilingi inti atom dengan memiliki energi-energi tertentu. Niels Bohr merancang lintasan-lintasan elektron tertentu. Lintasan elektron tersebut menggambarkan tingkat energi dari atom tersebut. Perpindahan elektron dari dan ke lintasan tertentu tersebut haruslah disertai pelepasan atau penyerapan energi.
Model Atom Kuantum
Model atom ini menyebutkan atom tidak dapat diperkirakan posisinya secara tepat. Yang bisa ditentukan hanyalah sebaran dan probabilitas kepadatan konsentrasi elektron tersebut pada atom.

