Menonton Berita dengan Format MTV
Ilustrasi format mtv
Ketika MTV pertama kali muncul di stasiun televisi nasional, seolah para penonton sontak diberi suguhan yang tidak biasa tetapi lebih mudah diingat. Bahkan sempat ada seloroh bahwa para penonton lebih kenal Nadya Hutagalung sebagai VJ MTV Asia ketimbang pembaca berita di stasiun televisi nasional terbesar.
Pembedanya sederhana, Format MTV selalu mencantumkan nama VJ-nya di setiap awal adegan dan sang VJ juga selalu memperkenalkan dirinya sendiri.
Memang, menonton MTV jelas terlihat berbeda dan begitu bergairah. Walau kadang informasinya tidak begitu penting, tetapi tidak membuat Anda bodoh. Anda justru seperti mendapatkan energi positif setiap kali menontonnya.
Jika hendak berandai-andai, ketika diberi kesempatan merombak acara berita di televisi akan ada tiga hal besar perlu diubah.
Busana
Mengganti gaya busana para pembaca berita dengan busana kebesaran format MTV alias t-shirt mungkin terlampau ekstrem bagi sebagian orang. Tetapi hal ini bukannya mustahil dilakukan. Setidaknya pada saat akhir pekan para pembaca berita dapat mengenakan kaos baik yang pria maupun wanita.
Sedangkan untuk hari kerja, dapat mengenakan busana kerja yang metroseksual, seperti misalnya kemeja lengan panjang yang digulung pergelangan tangannya atau smart chic fashion ala Sophacholic dari merk ternama juga dapat menarik perhatian. Pokoknya, ucapkan selamat tinggal pada setelan jas dan blazer.
Setting Latar
Format MTV sering menggunakan setting ruang tamu atau permainan image sebagai latar belakangnya dengan warna-warni yang mencolok. Bagaimana mengubah setting berita yang biasanya muncul pada pagi, siang, dan malam?
Untuk berita pagi settingnya adalah ruang makan. Sang pembawa acara adalah 'pasangan suami-istri' yang suka berbagi informasi. Jadi sisipan seperti menyuguhkan kopi atau menyantap bubur ayam menjadi pemandangan yang ramah bagi penontonnya.
Sedangkan untuk berita siang menggunakan setting perkantoran. Berada di balik partisi di meja dengan komputer, mug berisi capppucino, dan tumpukan buku serta kertas dapat menjadi setting yang menarik.
Untuk berita sore gunakanlah setting yang lebih comfy. Ruang keluarga dengan sofa yang empuk dan secangkir teh susu atau coklat panas menjadi pengantar pelepas lelah para penonton. Lalu acara diakhiri dengan adegan pembaca berita mematikan lampu.
Bagaimana dengan edisi akhir pekan?
Untuk edisi akhir pekan, pergunakanlah taman-taman jogging atau sekadar taman di belakang rumah sebagai latar belakang berita pagi. Tempat-tempat wisata atau kuliner sebagai latar belakang berita siang.
Kemudian tempat-tempat hiburan untuk latar belakang berita sore.
Para penonton tidak hanya akan mendapatkan informasi dari berita terkait tetapi juga dari latar belakangnya. Untuk jangka panjangnya hal ini bisa dikatakan promosi wisata Indonesia.
Bahasa Tubuh & Ekspresi
Memang ada kode etik pers untuk tidak memihak pada nara sumber tertentu, tetapi jika ada berita baik akan lebih terasa lebih jika sang pembaca berita juga turut bersemangat. Begitu juga dengan berita buruk, ekspresi yang diinginkan juga bukan ekspresi yang dapat membuat penonton ketakutan. Tetapi mampu membuat penonton berempati, mawas diri dan menjadi manusia yang lebih baik.
Walau terkesan nyeleneh, tetapi format MTV mampu membuat para penontonnya menjadi manusia yang kreatif dan ekspresif.
Sepertinya menonton berita dengan format MTV tidak terlalu rumit untuk dilakukan. Kalau dibayangkan lebih saksama, mmm kayanya asyik juga. Di tengah begitu banyak berita buruk di negara Indonesia, Anda perlu napas untuk secercah kebahagiaan dari satu berita baik. Rock on!

