logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Kamus    Kamus Bahasa Indonesia

Forum Bacaan, Membangun Minat Baca


Ilustrasi ruang

Ada satu program menarik berkaitan dengan ruang atau forum membaca yang diluncurkan oleh sebuah penerbit baru di Yogyakarta dalam mengembangkan budaya baca di masyarakat baru-baru ini. Program ini diluncurkan sebagai jawaban atas kekhawatiran atas rendahnya minat baca masyarakat Indonesia.

Program ini mereka namakan dengan ‘Leutika Reading Society’ atau kelompok membaca Leutika. Dalam program ini Penerbit Leutika memberikan hadiah buku gratis kepada sekelompok orang (minimal lima orang per kelompok) yang berkomitmen untuk mengembangkan budaya membaca di daerahnya masing-masing secara kontinyu.

Kelompok ini berkewajiban untuk membaca buku dari penerbit secara bergiliran dan mendiskusikan isi buku kemudian membuat ulasannya di blog atau note facebook. Selain itu mereka juga bebas melakukan berbagai kegiatan lain dalam kelompok yang berkaitan dengan buku dan bacaan.

Selanjutnya Penerbit Leutika juga menyelenggarakan berbagai even dan kompetisi yang melibatkan reading society secara online. Ini tentu sangat menarik dan memotivasi setiap kelompok untuk menciptakan berbagai ide menarik untuk menonjolkan kelompoknya masing-masing. Sebuah ide yang cukup brilian. Reading Society = Ruang Bacaan

Reading society sederhananya disebut juga dengan ruang bacaan yaitu beberapa orang atau masyarakat berhimpun dalam satu ruang dan waktu yang sama untuk menggiatkan tradisi membaca.

Tidak hanya sekedar membaca, namun juga membahas, mengembangkan serta menyebarkan ilmu yang mereka dapatkan dari buku kepada masyarakat luas baik secara online maupun offline.

Satu reading society dikoordinatori oleh seorang koordinator. Koordinator ini nantinya yang akan mengelola dan menggerakkan para anggota untuk membaca, berdiskusi, bedah buku dan lain sebagainya. Koordinator juga harus aktif berkomunikasi dan berkoordinasi dengan ruang bacaan lain baik secara online maupun offline. Ruang Bacaan, Cara Sederhana Membangun Minat Baca

Kegiatan ruang bacaan ini nampaknya sangat sederhana. Hanya menghimpun beberapa orang teman untuk melakukan kegiatan cinta buku. Mulai dari membaca, mendiskusikan isi buku, dan membuat ulasannya. Kegiatan membaca bersama ini diharapkan menjadi budaya dan mampu disebarkan kepada anggota masyarakat lainnya.

Anggaplah dari lima orang ini kemudian berhasil mengajak satu orang lagi untuk terlibat dalam kegiatan tersebut. Kegiatan membaca berkelompok ini tentu akan semakin seru. Ide-ide kreatif baru akan bermunculan. Semua ini akan membuat kegiatan membaca semakin mengasyikkan.

Anggota kelompok sebaiknya tidak boleh lebih dari sepuluh, karena kalau terlalu banyak, kegiatan membaca menjadi tidak efektif. Oleh karena itu ketika jumlah anggota sudah terlalu banyak sebaiknya dibuat kelompok baru secara terpisah.

Hanya saja secara periodik perlu dilakukan acara gabungan antar beberapa kelompok. Format acara bisa berupa bedah buku atau dalam bentuk lomba.Ini tentu menjadi sangat menarik! Ruang Bacaan Menumbuhkan Kreatifitas

Kegiatan dalam ruang bacaan tidak melulu harus dalam bentuk diskusi yang menoton. Bisa diciptakan kegiatan lain yang lebih menarik. Seperti belajar menulis, deklamasi, membuat mading atau bahkan membuat kerajinan dengan panduan buku atau yang lainnya.

Intinya dalam ruang bacaan kita dipicu untuk menciptakan ide-ide kreatif baru untuk perkembangan kelompok selanjutnya. Agar kegiatan di kelompok menjadi semakin menyenangkan.
Harapan akhir dari tumbuhnya ruang bacaan adalah lahirnya masyarakat cinta baca. Andai saja setiap desa memiliki satu ruang bacaan , kemudian dari satu tersebut berkembang menjadi dua atau tiga ruang lagi. Itu sudah sangat memandai untuk mengembanngkan minat baca di masyarakat.

Seperti halnya yang terjadi di barat, begitu banyak ruang untuk membaca

Forum Membaca Fiksi

Dalam forum bacaan biasanya, dibentuk dengan pembacaan fiksi. Semua karena bisa berbagi pengalaman personal. Pengalaman membaca fiksi memang sangat berbeda daripada membaca nonfiksi karena fiksi cara yang berbeda terstruktur dan karakter berkembang. Dalam kasus ini, kita berbicara tentang penulisan nonfiksi tanpa struktur plot yang jelas dan karakter seperti artikel koran atau majalah, bukan sebuah memoar atau sepotong nonfiksi kreatif.

Meskipun secara teknis non fiksi-, kita akan mengkategorikan pengalaman membaca narasi nonfiksi seperti memoar sebagai pengalaman yang sama seperti membaca fiksi karena busur narasi dan pengembangan karakter yang terjadi dalam jenis potongan. Ketika Anda membaca fiksi atau nonfiksi narasi, Anda dapat melupakan diri untuk sementara waktu. Kita semua pernah mendengar ungkapan "kehilangan diri sendiri demi sebuah buku."

Dalam hal membaca fiksi, itu sebenarnya benar. Ketika meringkuk dengan sebuah buku yang bagus, Anda benar-benar melepaskan pikiran dari masalah yang di alami siang hari. Membaca sebuah artikel surat kabar, misalnya, tidak memberikan pengalaman yang sama karena benar dan benar-benar dapat menyebabkan kekhawatiran lebih dan stres di otak, terutama jika artikel yang berisi sesuatu yang berkaitan dengan Anda secara langsung.

Membaca Dapat Mengubah Hidup

Karena dapat menempatkan pikiran dengan tenang, Anda juga dapat membuka pikiran, menurut Oatley. Ini berarti bahwa kepribadian akan berubah hanya sedikit setiap kali membaca buku.

Dalam studi Oatley, peserta diberi tes kepribadian, maka satu kelompok diminta untuk membaca sepotong fiksi dan satu kelompok diminta untuk membaca sepotong non-fiksi gaya yang mirip dengan fiksi. Setelah membaca, peserta mengambil tes kepribadian lagi.

Hal ini menunjukkan bahwa mereka yang membaca sedikit fiksi memiliki perubahan yang sangat kecil dalam kepribadian mereka. Menurut Oatley, "Ada proses kognitif yang sama terkait dengan pemahaman dunia nyata dan memahami dunia fiksi, sehingga ketika kita mencoba untuk memahami apa yang terjadi dalam sepotong kisah fiksi ...

itu analog dengan orang yang mencoba untuk mencari tahu bagaimana orang-orang nyata yang berpikir dan perasaan. " Hal ini, tampaknya, menjelaskan perubahan dalam kepribadian mereka melihat, dan perubahan kecil dari waktu ke waktu dapat, pada kenyataannya, mengubah hidup Anda..

Forum Membaca sebagai Meditasi

Menurut Keith Oatley, profesor emeritus di University of Toronto di departemen pembangunan manusia dan diterapkan psikologi, membaca fiksi adalah bentuk meditasi karena memungkinkan Anda untuk fokus pada dunia fiksi daripada dunia nyata, dan juga memungkinkan untuk mengosongkan pikiran seperti sesi meditasi yang baik.

Oatley mengatakan, "Anda pergi duduk di suatu tempat tenang, atau pergi berbaring di sofa, atau ke tempat tidur, menyisihkan kekhawatiran sendiri dan sekarang merasa ikut prihatin dengan Anna Karenina atau Emma Bovary, atau siapa pun berada di dalam buku. Jadi Anda kemudian mulai mengalami hidup seperti dari dalam pikiran yang berbeda. "

Hal ini memungkinkan untuk menempatkan pikiran dengan tenang saat membaca, dan ketika berhenti membaca, Anda lebih segar dan kembali fokus menjalani hari. Ini mungkin, sebenarnya, menjadi mengapa begitu banyak orang menikmati membaca buku yang bagus sebelum tidur. Ketika pikiran jelas, Anda bisa tidur lebih baik.

Forum Bacaan dan Internet Sehat

Apa hubungannya ruang bacaan dan internet sehat? Reading society yang digagas Leutika tidak hanya terbatas pada satu wilayah, namun untuk seluruh wilayah di indonesia.

Komunikasi dan kompetisi antar ruang bacaan tersebut dilaksanakan secara online. Sehingga secara tidak langsung memberikan alternatif kegiatan online yang sehat berbasis buku. Buku dan bacaan menjadi pokok diskusi dan kegiatan dalam ruang bacaan online.

Hmm menarik bukan? Ayo membentuk forum baca di daerah masing-masing!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Kamus Indonesia, KBBI, Kamus Ekabahasa Resmi Bahasa Indonesia
  • Tips Belajar Menghasilkan Tulisan Berkualitas
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA