Fenomena Foto Setan di Kehidupan Sosial
Ilustrasi foto setan
Menciptakan buah bibir di masyarakat bukanlah pekerjaan sulit. Coba saja ciptakan sesuatu yang aneh, nyeleneh, ajaib atau sejenisnya. Dalam hitungan hari, Anda pasti sudah berhasil menciptakan satu gosip baru. Terlebih jika hal-hal tersebut sifatnya mistis. Foto setan atau pengalaman Anda bertemu setan secara langsung, niscaya akan menjadi sebuah cerita yang akan menyebar dengan cepat.
Foto Setan - Sebagai Salah Satu "Produk" Gaib
Subjudul di atas terdengar agak aneh, perumpamaannya enggak banget. Tapi, faktanya memang demikian. Foto setan menjadi satu hal dari sekian banyak "produk" gaib yang beredar di masyarakat. Dengan melihat penampakkan setan pada sebuah foto saja, bisa jadi Anda sudah merasa bersentuhan dengan dunia gaib.
Dunia gaib memang ada. Hal-hal yang sifatnya misteri juga menjadi hal yang sudah lama akrab di kalangan masyarakat Indonesia. Jadi seharusnya, hal-hal semacam penampakkan setan, baik secara langsung maupun gambar, bukan lagi menjadi sesuatu yang aneh. Tapi, kenyataannya tidak demikian. Penampakkan setan masih terus mendapatkan "perhatian" lebih dari masyarakat.
Sebagai salah satu "produk" dunia gaib, foto setan mendapatkan porsi perhatian yang sama besar dengan "produk-produk" gaib lainnya. Penampakan setan yang terekam dalam bentuk gambar memiliki kadar keseraman yang juga cukup besar. Meskipun tidak seangker ketika melihatnya secara langsung, setan yang terekam dalam bentuk gambar juga ampuh untuk membuat bulu kuduk berdiri.
Gambar atau foto setan boleh dikatakan sebagai visualisasi dari makhluk astral yang sulit ditangkap oleh mata telanjang. Keberadaannya sangat wajar jika menimbulkan kontroversial. Sebagai salah satu "produk" dari keberadaan dunia gaib, foto setan memperkuat kesan seram dari dunia gaib itu sendiri.
Anda mungkin memiliki pengalaman dengan makhluk gaib. Bersentuhan seperti melihat langsung, berkomunikasi langsung atau memiliki "masalah" khusus dengan para penghuni dunia gaib adalah pengalaman yang dimaksud. Jika memang pernah, penampakan setan di sebuah foto bisa jadi tidak akan membuat Anda ngeri. Anda mungkin akan merasa bahwa hal tersebut masih kalah seram dengan setan yang kebetulan pernah dilihat secara langsung.
Foto Setan - Fenomena Setan
Keberadaan fenomena misteri seperti penampakkan setan yang tertangkap oleh potret atau kamera memang menjadi cerita yang selalu menarik untuk dibahas. Cerita tersebut seperti tidak pernah berakhir. Terus bergulir tanpa bosan terdengar dan diceritakan dari mulut ke mulut.
Seperti yang telah kita sama-sama ketahui bahwa setan atau hantu adalah tokoh di balik cerita misteri. Mereka menjadi sebuah fenomena yang pada akhirnya menyerempet ke permasalahan sosial. Cerita-cerita tentang hantu tersebut menjadi sebuah "sarana" masyarakat untuk saling berkomunikasi antara satu dan lainnya.
Disadari atau tidak, obrolan mereka menjadi lebih hangat ketika ada bumbu-bumbu cerita misteri di dalamnya. Mereka kerap berkumpul di salah satu teras untuk bergosip atau saling bertukar cerita tentang penampakan setan. Tak jarang di antara mereka ada yang menyertakan bukti otentik berupa foto setan.
Foto setan yang dimiliki dan beredar di masyarakat sebagian besar berupa gambar yang terdapat di dalam handphone. Kecangggihan teknologi dalam hal ini juga menjadi salah satu faktor pendukung eksisnya setan di muka bumi. Setan yang tidak sengaja tertangkap kamera handphone menyebar dengan begitu cepat.
Melalui kecanggihan sistem transfer seperti bluetooth yang ada pada masing-masing handphone, fenomena penampakan setan dalam gambar menyebar dalam hitungan hari. Jika ada gambar setan atau penampakkan setan yang menjadi isu nasional, dari ujung barat Indonesia hingga timur, semua pasti memiliki gambar tersebut.
Penyebaran gambar tersebut memang secepat kabar angin. Semua orang sibuk mentransfer gambar setan yang ada di handphone orang lain ke dalam handphone miliknya. Rasa ingin tahu disertai perasaan takut semakin menambah penasaran. Seperti apakah penampakkan setan tersebut? Atau seseram apakah penampakkan setan yang dibicarakan banyak orang? Pertanyaan-pertanyaan seperti itu bisa jadi bergelayut di benak banyak orang.
Inilah yang kemudian menjadi sebuah fenomena di masyarakat. Penampakkan setan dalam bentuk gambar atau foto setan menjadi sebuah gejala atau "ombak" baru di kehidupan masyarakat itu sendiri. Pergerakannya menambah harmonis kehidupan bermasyarakat. Menjadi buah bibir yang semakin mempererat hubungan.
Foto Setan - Foto Palsu
Bahwa hal-hal misteri adalah hal yang paling mudah booming, bahwa foto bergambar setan akan menjadi gosip baru yang mampu mengalihkan isu urgent di negeri ini, hal itu merupakan fakta terkait munculnya foto setan. Belakangan, ketika teknologi sudah semakin maju, apapun bisa dipalsukan. Jati diri sekalipun.
Hal ini kemudian pada prosesnya menyinggung atau berkenaan dengan isu yang tengah terjadi atau abadi di masyarakat. Dalam hal ini, cerita misteri. Ide-ide untuk memalsukan apapun yang berkenaan dengan hantu, setan atau sejenisnya akan muncul dengan seketika dan sendirinya.
Tanpa dikomandoi atau diminta, mereka yang iseng dan "gatel" melihat fenomena cerita misteri di Indonesia, kemudian menciptakan hal-hal fiktif. Dunia gaib yang terkesan fiktif, menjadi semakin dikaburkan oleh mereka. Batasan antara mana yang benar-benar gaib dan mana yang rekaan menjadi sangat tipis. Hadirnya foto bergambar setan yang menyebar dari satu ponsel ke ponsel lainnya merupakan bentuk pemalsuan yang paling banyak terjadi.
Dengan teknologi yang semakin canggih, apapun bisa direka. Termasuk penampakkan sosok hantu pada sebuah gambar. Foto bergambar setan yang berlabel asli tapi palsu banyak beredar di masyarakat. Itu adalah salah satu bukti kecanggihan teknologi dan orang-orang pintar plus iseng di dalamnya.
Orang-orang ahli dan iseng tersebut meramu sebuah gambar yang "baik-baik" saja menjadi " tidak baik-baik saja". Menambahkan efek-efek blur yang mirip orbs ke dalam gambar adalah salah satu upaya mereka untuk meyakinkan masyarakat luas bahwa setan itu ada dan terekam oleh kamera.
Dengan kecanggihan teknologi, terutama software atau perangkat edit foto yang tertanam pada komputer atau laptop, mereka bisa melakukan apapun. Menambahkan objek-objek pada gambar. Tak jarang objek yang ditambahkan tersebut ditujukan untuk melahirkan sebuah gosip misteri. Gambar atau foto editan mereka pun dengan sangat cepat dibicarakan banyak orang sebagai foto setan.
Software edit foto seperti Adobe Photoshop merupakan senjata andalan yang digunakan untuk menambahkan efek-efek menyeramkan pada foto. Dengan software tersebut, bukan hanya efek blur yang dapat diciptakan, sosok serupa hantu juga bisa dihadirkan. Intinya, yang diperlukan adalah imajinasi dan pintar menempatkan efek tersebut, sehingga tidak terlihat seperti rekaan.
Jika dua hal tersebut sudah dipenuhi, foto yang konon ada setannya sudah dapat dikatakan berhasil diciptakan. Seperti sulap, foto tersebut beredar dan diyakini sebagai foto bergambar setan. Misi mereka pun terselesaikan dengan sempurna. Niat iseng pun tersampaikan dengan baik. Selesai.
Uniknya, proses edit mengedit foto ini ternyata sudah bukan lagi rahasia. Masyarakat sendiri paham bahwa setan yang ada di dalam foto tersebut tidak semuanya benar. Tapi, tetap saja, jika urusannya sudah dengan gosip atau cerita, hal-hal tersebut akan tetap dianggap menarik.
Pada akhirnya, foto setan, baik yang palsu atau asli, akan terus menjadi fenomena di masyarakat. Sebuah fenomena yang berbeda dari korupsi. Sama-sama meneror, tapi teror foto setan sifatnya masih lebih manusiawi daripada teror yang dilahirkan oleh para pelaku korupsi. Sama-sama menimbulkan keresahan tapi dengan kadar yang berbeda.

