Pemanfaatan Fungsi Sungai
Sungai merupakan siklus hidrologi. Berawal dari sebuah mata air yang mengalir ke anak sungai. Alirannya memiliki sifat yang sama seperti air, yaitu dari tempat yang tinggi ke tempat yang rendah.
Beberapa anak sungai bergabung dan membentuk sungai utama. Ujung dari perjalanan sungai adalah muara sungai. Lalu dari sanalah alirannya menuju ke danau, laut, atau samudera.
Pemanfaatan sumber daya alam seperti sungai, masyarakat dituntut untuk memperhatikan tiga aspek berikut secara menyeluruh, yaitu:
- Aspek sosial budaya.
- Aspek kelestarian lingkungan.
- Aspek ekonomi.
Ketiga aspek di atas akan menjadi satu kesinambungan yang penting terjaga bagi pemanfaatan fungsi sungai yang tepat. Dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor. 35 Tahun 1991 Tentang Sungai, Presiden Republik Indonesia Menimbang:
- bahwa sungai sebagai sumber air sangat penting fungsinya dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan meningkatkan pembangunan nasional;
- bahwa sehubungan dengan hal tersebut dan sebagai pelaksanaan ketentuan Undang – Undang Nomor 11 Tahun 1974 tentang Pengairan, dalam rangka pemanfaatan dan pelestarian sungai dipandang perlu melakukan pengaturan mengenai sungai yang meliputi perlindungan, pengembangan, penggunaan, dan pengendalian sungai dengan Peraturan Pemerintah.
Peraturan Pemerintah di atas juga dikuatkan dengan pasal-pasal serta peraturan pemerintah yang mendukung pemanfaatan fungsi sungai ini.
Fungsi Sungai
Dalam fungsinya mengalirkan air dari daerah aliran sungai atau DAS ke laut, perannya sangatlah penting, yaitu sebagai unsur berlangsungnya siklus hidrologi, mengangkut endapan hasil erosi dan polutan, dan berperan serta dalam kelangsungan siklus erosi itu sendiri. Dua peranan ini mempengaruhi keseimbangan ekosistem daerah aliran sungai.
Manfaat terbesar sungai adalah sebagai bahan baku air minum, sebagai saluran pembuangan air hujan dan air limbah, sebagai sarana irigasi pertanian, bahkan bukan tidak mungkin sungai dijadikan objek wisata.
Sungai Sebagai Objek Wisata
Salah satu tindakan pemanfaatan sungai yang dianggap dapat menambah pemasukan negara adalah menjadikannya sebagai objek wisata. Seperti Objek Wisata Sungai Air Berau di bantaran jalan lintas Barat atau Jalinbar Bengkulu.
Sungai yang berjarak 30 km dari Kota Mukomuko, Kalimantan Selatan ini bepotensi menjadi tempat untuk berburu ikan. Air sungainya sangat jernih dengan spesies ikan yang melimpah.
Selain itu, tempat ini juga sangat cocok untuk wisata arung jeram mengingat debit airnya yang deras dan penuh rintangan. Pada bagian hulu sungai terdapat air terjun dalam hutan perawan yang belum tersentuh masyarakat sehingga para pengunjung yang datang bisa menikmati kesejukan alamnya.
Saat ini banyak sungai yang dikembangkan menjadi wahana konservasi habitat untuk tanaman air, ikan yang bermigrasi dan yang menetap, budidaya tambak, serta beberapa jenis mamalia.






