logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Thailand    Gajah Putih

Mitos Gajah Putih Melanggengkan Kekuasaan

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Gajah putih atau white elephant, seringkali disandarkan pada satu wilayah yang berbatasan dengan negara Malaysia, Kamboja, Laos, dan Myanmar. Tepatnya adalah negeri Thailand yang memiliki luas sekitar lima ratus sepuluh ribu kilometer. Negeri yang dikenal memiliki toleransi sangat tinggi pada kebebasan beragama.

Kebanyakan penduduk Thailand menganut agama Budha Theravada. Negeri ini tergolong memiliki tingkat religiusitas yang tinggi. Hal tersebut terlihat jelas dari berbagai peninggalan sejarah kebudayaan kuno Thailand. Thailand adalah pintu masuk untuk berwisata ke wilayah yang dikenal dengan sebutan Greater Mekong.

Gajah berwarna kulit putih merupakan spesies gajah biasa. Tetapi karena lahir albino, disebut juga gajah albino, maka jenis ini termasuk binatang besar yang langka dan sangat jarang. Warna asli gajah ini tak seputih salju sebagaimana banyak digambarkan. Warna aslinya adalah coklat yang lembut agak kemerah-merahan. Warna tubuh gajah akan terlihat berubah warna merah muda saat sedang basah terkena air.

Bentuk dan warna yang berbeda dengan gajah-gajah lain, disertai kuku yang menarik dan bulu mata gajah yang cantik nan lentik. Hal tersebut membuat spesies gajah albino ini memiliki tempat yang istimewa di negeri Thailand. Bahkan diyakini sebagai salah satu binatang yang disucikan bagi sebagian orang.

Binatang Suci

Bagi kerajaan Thailand, gajah putih adalah binatang suci yang menyimbolkan kekuasaan. Keberadaannya merupakan pertanda baik pada nasib dan kekuasaan. Raja negeri Thailand Rama IX diyakini mencapai tingkat religiusitas yang tinggi dalam kepercayaan setempat.

Alasannya karena dia berhasil mengumpulkan sepuluh gajah suci dari berbagai tempat. Teknologi komunikasi pada zaman ini sangat mendukung tingkat pencapaian tersebut. Semakin banyak jumlah gajah suci, maka diyakini semakin baik nasib kerajaan tersebut.

Gajah albino dengan tingkat warna putih yang dominan harus diperlakukan istimewa. Sang pemilik gajah harus melakukan pemeliharaan yang cermat dan baik. Perlakuan khusus ini membutuhkan biaya yang cukup besar. Maka hanya golongan bangsawan atau seorang raja yang mampu melakukan perawatan mahal tersebut.

Selain itu, pemeliharaan yang kurang baik diyakini akan mengakibatkan nasib buruk, kebangkrutan usaha, hilangnya kekuasaan, dan malah kehancuran. Maka dalam mempertahankan kekuasaan, seringkali seorang penguasa memberikan hadiah gajah suci itu kepada orang yang dianggap musuh.

Gajah Putih untuk Melanggengkan Kekuasaan

Dalam kepercayaan Hindu India dan Indonesia, dikenal seekor gajah yang diberi nama Airawata. Gajah ini digambarkan sebagai seekor gajah besar yang memiliki kemampuan terbang di angkasa luas. Dialah raja dari semua spesies gajah di dunia. Gajah dengan kulit tubuh berwarna putih ini diyakini sebagai binatang suci peliharaan Dewa Indra.

Gajah albino juga dimiliki Myanmar. Jenderal Than Shwe sebagai penguasa Myanmar meyakini bahwa dirinya adalah salah satu keturunan sah tahta raja Burma. Klaim ini sangat dibutuhkan untuk melegitimasi secara histori pada keabsahan dan kelayakan identitas pewaris sah dari raja-raja sebelumnya.

Menurut informasi, pada tahun 2010 jenderal tersebut memiliki tiga ekor gajah yang memiliki warna merah muda dan satu ekor gajah dengan warna abu. Namun tetap saja gajah tersebut dikategorikan gajah warna putih yang melegenda. Ketiga gajah itu dipelihara dalam bangunan pavilium di wilayah Yangon.

Di daerah Nanggroe Aceh Darussalam. Gajah dengan warna putih albino sangat poluper dalam kesenian Tari Guel. Tari ini merupakan bagian dari tradisi budaya Gayo. Di wilayah dataran tinggi Gayo, terdapat satu kabupaten yang diberi julukan Bumi Gajah Putih. Tepatnya disandarkan pada Kabupaten Bener Meriah, Aceh Darussalam.

White elephant lebih membutuhkan biaya besar dibanding kegunaannya. Tetapi binatang ini memiliki nilai komersial yang tinggi. Dengan keyakinan tertentu, sangat terkait dengan nasib baik pemiliknya. Maka bagi penguasa,  gajah istimewa ini menjadi syarat dan strategi untuk melanggengkan kekuasaannya.

Anda tertarik untuk memiliki gajah albino agar memiliki kekuasaan yang langgeng?  

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Mengenal Tari Thailand
  • Geliat Bisnis Perdana Menteri Thailand, Thaksin Sinawatra
  • Tas Thailand, Etnik dan Khas
  • Penguasa Terkaya di Dunia: Raja Thailand Nomor Satu
  • Thailand - Negeri Sepakbola Terkuat di ASEAN
  • Peta Thailand, Berwisata ke Negeri Gajah Putih
  • Ayo Menjelajahi Objek Wisata Thailand
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA