logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Hiburan    Film    Drama

Gambaran Gaya Bercinta dengan Alam dalam Film


Ilustrasi gaya bercinta

Menonton beberapa film yang bersumber dari kisah sejati atau kisah nyata benar-benar menyentuh hati dan jiwa, terutama untuk film-film yang menggambarkan gaya bercinta dengan alam yang begitu romantis. Walaupun ada sebagian lokasi pengambilan gambar gaya bercinta dengan alam tidak dilakukan di tempat aslinya, tetap saja para pembuat film yang begitu berdedikasi dan sangat profesional di bidangnya mampu memperlihatkan bahwa lokasi tersebut seolah benar merupakan lokasi asli kejadian.

Memang, ada beberapa hal yang menyebabkan lokasi asli kejadian tidak bisa dijadikan lokasi pembuatan film. Salah satunya adalah tingkat kesulitan dan bahaya yang mengancam kalau film dilakukan di dipaksakan tetap diambil di tempat tersebut.

Ada beberapa film dokumenter yang benar-benar memperlihatkan gaya bercinta dengan alam yang begitu romantis dan harmonis. Steve Irvin (almarhum) adalah contoh aktor profesional yang bisa menunjukkan gaya bercinta dengan alam yang begitu mengagumkan. Bagaimana laki-laki yang harus merenggang nyawa tertusuk duri ikan pari ini mengelus buaya, mencium ular kobra dan bermain bersama para singa dan hewan buas lainnya. 

Seakan tak peduli bahwa hewan-hewan itu bisa saja menyakitinya, Steve Irvin tetap percaya kalau cinta tulusnya akan melindunginya. Namun, takdir berbicara lain. Tapi, kematian Steve yang tergolong tragis tak mengurungkan, menyurutkan, dan membenamkan cinta-cinta yang lain yang terus tumbuh. Semakin banyak orang yang ingin menunjukkan gaya bercinta mereka dengan alam dan segala keajaiban dan keindahannya. 

Mantan Wakil Presiden Amerika, Al Gore, memperlihatkan gaya bercinta dengan alam dengan meneriakkan penderitaan alam yang sebegitu dalam terhadap apa yang telah dilakukan oleh manusia. Al Gore mendokumentasikan keberadaan es di kutub yang sudah semakin menipis. Bahwa seekor beruang kutub berwarna putih tak biasa berenang di air yang membeku terpaksa melakukannya hanya untuk mencari sesuap makanan bagi tubuhnya yang besar.

Semua penderitaan alam yang begitu dicintainya itu terekam dengan baik hingga meraih penghargaan dari berbagai pihak dalam film aninconvenienttruth (begitulah cara menuliskan judul film dokumentari ini sesuai dengan yang tertera di posternya).

Gaya Bercinta dengan Alam dalam Film Sanctum

Ada beberapa kisah kematian yang mengiringi pembuatan film Sanctum ini. Helikopter yang terjatuh membuat penulis film meninggal dunia. Tapi, gaya bercinta dengan alam yang dilukiskan dalam film Sanctum ini akan menjadi karya yang selalu dikenang sepanjang masa. Film Sanctum ini sangat bagus menggambarkan betapa cinta itu mampu membuat orang berbuat di luar batas nalar. Keberanian dan dedikasi yang tak terhingga terhadap apa yang diyakini membuat orang rela melakukan apa pun hingga mati dalam pencarian bukti dari keyakinannya.

Lokasi pengambilan gambar memang tidak di gua terbesar di dunia yang bernama  Esa'Ala yang berada di Papua Nugini, tapi di Cave of Swallow di Meksiko. Pengambilan gambar yang dipindahkan ini dengan alasan menghindari bahaya yang bisa saja menimpa para pembuat film. Tapi, penonton tidak perlu kecewa karena ada gambar Gua Esa’Ala yang begitu indah dan besar. Pengambilan gambarnya dari atas sehingga terlihatlah bentuk permukaan gua yang begitu sempurna.

Benar-benar ciptaan Allah Swt yang tak ada bandingannya. Kisah gaya bercinta dengan alam dalam film ini berasal dari satu tim ekspedisi penakluk gua berusaha menembus aliran air yang ada di gua dengan poros terbesar di dunia tersebut. Mereka ingin mengetahui celah-celah liku-liku gua hingga mengalir ke laut.

Berbagai peralatan dan persiapan matang termasuk ketahanan tubuh dilakukan demi membelai keindahan dan kemisteriusan Gua Esa’Ala. Dengan penuh kasih sayang dan keseriusan, rombongan ekspedisi terus bertahan dengan keyakinan bahwa keberhasilan ada di depan mata. Kenikmatan gaya bercinta dengan alam yang tergambar dari film ini cukup membuktikan bahwa alam nan indah ini memang harus diperlakukan dengan lembut.

Walaupun akhirnya pada kisah nyatanya, ada nyawa yang harus direlakan demi pembuktian cinta, para penonton tetap dapat merasakan bahwa gaya bercinta dengan alam itu harus ditularkan kepada orang lain agar keseimbangan alam tetap terjaga.

Gaya Bercinta dengan Alam dalam Film 127 Hours

Seorang pecinta alam akan sangat berbahagia bila diminta menceritakan gaya bercintanya dengan alam. Waktu, tenaga, dan biaya seolah tak dirasakan berat dikeluarkan bila sudah menyangkut waktunya menunjukkan gaya bercinta yang lembut dengan alam yang memesona.

Film 127 Hours ini memperlihatkan gaya bercinta dengan alam menurut Aron Ralston. Laki-laki yang mengalami kecelakaan ketika sedang menunjukkan gaya bercinta dengan alam ini membuktikan bahwa sebenarnya alam yang dianggap ganas itu mengajarkan gaya bertahan yang begitu dahsyat. Bahwa tubuh manusia bisa saja terhimpit oleh alam dan terluka, tapi alam tak akan membiarkan kekasihnya mati tanpa melakukan apa pun. 

Alam memberikan inspirasi yang tiada terhingga sebagai bentuk balasan karena manusia memberikan gaya bercinta dengan alam yang tak menyakiti. Di sebuah Canyon yang sepi di wilayah Utah, Aron Ralston yang ditemani oleh alam dan sekitarnya, terpaksa memotong lengannya yang terhimpit batu karena tak ada bantuan yang datang.

Selama lima hari, Aron berjuang sendiri. Dia yakin alam tak akan menyakitinya lagi. Sambil mengayuh sepedanya sejauh 8 mil, Aron tetap yakin dia akan selamat dan akan kembali menunjukkan gaya bercintanya dengan alam di kemudian hari. Betapa cintanya pada alam telah menuntunnya menemukan tempat yang akhirnya memberikan pertolongan yang dibutuhkannya. Itulah bentuk ketegaran dan dedikasi cinta sejati pada alam.

Gaya Bercinta dengan Alam dalam Film Dolphin Tale

Gaya bercinta dengan alam dalam film Dolphin Tale ini menggambarkan bagaimana kasih sayang yang diberikan manusia pada seekor lumba-lumba yang tidak mempunyai ekor mampu membuat lumba-lumba tersebut berenang dan bersemangat kembali. Lumba-lumba yang cerdas itu dapat merasakan ikatan batin yang berusaha dibangun oleh teman-teman manusianya. 

Film Dolphin Tale ini juga memperlihatkan bahwa bila ada kemauan, jalan merentas kesuksesan itu selalu terbuka. Gaya bercinta dengan alam yang begitu romantis akan memberikan efek positif tidak hanya pada alam, tapi juga pada manusia. Kasih sayang yang diberikan manusia pada alam akan dibalas oleh alam dengan keindahan dan kebahagiaan serta ketercukupan bahan makanan dan minuman yang bersih dan sehat.

Gaya Bercinta dengan Alam pada Kehidupan Nyata

Film memang banyak yang direkayasa, tapi film yang memperlihatkan kisah nyata gaya bercinta dengan alam yang begitu romantis mampu memberikan inspirasi dan kekuatan bagi penonton untuk berbuat yang sama terhadap alam. Para peraih kalpataru, seperti, Maramis Asid, yang menjadi pelindung alam terdepan di daerahnya merupakan contoh aktor nyata yang berani melawan para pengrusak hutan.

Orang-orang seperti Maramis Asid ini sangat sadar bahwa kalau dia tidak memperlihatkan gaya bercinta dengan alam dengan baik, maka alam akan murka. Ketika alam murka, manusia pasti tak akan mampu melawannya.

Alam memang mempunyai cara tersendiri untuk mempertahankan dirinya, tapi bila manusia menunjukkan gaya bercinta yang syahdu, maka alam akan membalasnya dengan limpahan kasih sayang yang luar biasa juga. Oleh karena itu, gaya bercinta dengan alam yang harmonis ini harus ditumbuhkan kepada anak-anak sedini mungkin agar mereka tumbuh dengan cinta yang utuh kepada alam dan lingkungan sekitarnya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Film Garuda di Dadaku - Nasionalisme dalam Bentuk Baru
  • Matinya Kreatifitas Film Lokal
  • 3 Idiots - Ketika Film Melahirkan Revolusi Pendidikan
  • Film Inspirasi Terbaik
  • Lika-Liku Penghulu dalam Film Kawin Laris
  • Film Terbaik Seputar Sepak Bola Dunia
  • Berita Asyik Film Bebas
  • Film-Film Rhoma Irama yang Bergenre Musikal
  • Drama Korea Terpopuler di Indonesia
  • Wrath of The Titans; Film Tentang Dewa Yunani
  • Belajar Kehidupan dari Film Titanic
  • Skenario Cerita Rakyat untuk Pementasan Drama
  • Laskar Pelangi - Karya Sastra Indonesia yang Fenomenal
  • Pelajaran dari Kisah Film Lama Indonesia
  • Mengulas Kumpulan Drama Korea di Televisi Indonesia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA