Gedung Sumpah Pemuda
Gedung sumpah pemuda adalah saksi bisu sejarah dari semangat para pemuda Indonesia. Gedung yang terletak di Jl. Keramat Raya No. 106, Jakarta Pusat, ini awal mulanya dikenal sebagai gudung keramat. Gedung ini didirikan pada permulaan abad ke-20 dan merupakan rumah tinggal Sie Kong Liang.
Gedung ini pun sempat beberapa kali berganti nama karena sempat beberapa kali dihuni oleh beberapa kelompok untuk dimanfaatkan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan tertentu. Pada 1908, para pelajar Stovia (School tot Opeleiding van Inlandsche Artsen) dan RS (RechtsSchool) menyewa gedung ini dan diberi nama Commensalen Huis.
Pada 1925, gedung ini terkenal dengan nama Langen Siswo. Para pelajar yang tergabung dalam Jong Java menyewa gedung ini untuk aktivitas diskusi politik dan latihan kesenian Jawa.
Pada 1927, gedung ini kembali berganti nama menjadi Indonesische Clubhuis atau Clubgebouw yang artinya 'gedung pertemuan'. Dinamakan gedung pertemuan karena pada saat itu gedung ini digunakan oleh berbagai organisasi gerakan pemuda untuk melakukan pergerakan.
Pada 15 Agustus 1928, gedung ini dipakai untuk penyelenggaraan Kongres Pemuda II yang mengharapkan adanya hasil keputusan lebih maju dari Kongres Pemuda I yang berhasil menyelesaikan perbedaan-perbedaan sempit atas dasar kedaerahan dan terciptanya persatuan bangsa. Kemudian, dihasilkanlah keputusan tersebut yang dikenal dengan Sumpah Pemuda.
Seiring berjalannya waktu, material-material bangunan pun sudah mulai lapuk karena umur bangunan yang cukup tua. Pemerintah pun merasa perlu diadakan perbaikan pada gedung ini sehingga pada 3 April-20 Mei 1973 diadakan pemugaran oleh Pemda DKI Jakarta.
Pada 20 Mei 1973, Gubernur DKI Jakarta, Ali Sadikin, meresmikan Gedung Sumpah Pemuda yang sudah diperbaiki. Pada 20 Mei 1974, Presiden Soeharto meresmikan kembali gedung tersebut.
Gedung Sumpah Pemuda, yang sekarang lebih dikenal dengan sebutan Museum Sumpah Pemuda, ini keberadaannya dikelola oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Republik Indonesia. Museum ini akan sangat padat dikunjungi masyarakat pada hari Sumpah Pemuda. Bagi yang ingin mengunjungi museum tersebut, berikut ini adalah jam operasional museum.
- Selasa-Jumat dibuka pukul 08.00-15.00 WIB.
- Sabtu dan Minggu dibuka pukul 08.00-14.00 WIB.
Di dalam Gedung Sumpah pemuda, terdapat beberapa foto-foto bersejarah yang dibagi kedalam beberapa ruangan sesuai dengan penggambaran fungsi gedung pada masa lalu. Ruangan tersebut antara lain sebagai berikut.






