logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Macam-Macam Penyakit    Sakit Asam Urat

Waspada Gejala Asam Urat


Ilustrasi gejala asam urat

Penyakit asam urat adalah salah satu penyakit yang banyak diderita akhir-akhir ini. Tak hanya orang tua dan dewasa saja rupanya yang sering mengidap penyakit ini, remaja pun juga banyak menderita asam urat. Umumnya, mereka tidak terlalu peduli dengan gejala asam urat. Mereka baru peduli pada saat asam urat sudah parah.

Mengenal Asam Urat

Penyakit asam urat adalah salah satu jenis penyakit yang disebabkan oleh penumpukan senyawa asam urat (C3H4N4O3) berlebih yang dihasilkan dalam proses metabolisme protein di dalam tubuh.

Asam urat adalah zat sampah yang seharusnya dikeluarkan oleh tubuh melalui sistem ekskresi. Asam urat terbentuk dari makanan yang kita makan. Semakin banyak kandungan protein yang ada dalam makanan tersebut, semakin banyak pula asam urat yang dihasilkan.

Zat sampah atau asam urat ini tentu saja harus dikeluarkan. Bila zat sampah ini tidak dikeluarkan, tentu akan memengaruhi kinerja organ-organ yang ada di dalam tubuh. Ibarat sampah yang tidak pernah dibuang tentu akan menimbulkan masalah.

Sama halnya dengan asam urat, bila asam urat tidak bisa dibuang oleh tubuh karena gangguan pada sistem ginjal, maka tubuh akan mengalami masalah. Biasanya orang yang memiliki gangguan atau penyakit asam urat akan merasakan nyeri pada sendi. Semakin banyak asam urat yang terkandung dalam tubuh, nyeri dalam sendi pun akan semakin hebat.

Penyakit asam urat ini seringkali menyerang seseorang yang berumur 30 tahun ke atas, tetapi tidak menutup kemungkinan untuk menyerang seseorang yang berusia lebih muda dari 30 tahun.

Selain itu, kasus penyakit asam urat juga lebih sering ditemukan pada kaum pria. Berdasarkan hasil penelitian, 95 %  penderita asam urat adalah pria dan sisanya adalah wanita.

Penyakit asam urat tidak bisa disepelekan. Hal ini karena pada tahap akut penyakit ini dapat menimbulkan rasa sakit yang luar biasa pada bagian-bagian tubuh tertentu, seperti pergelangan kaki, lutut, pinggul, siku, pergelangan tangan, dan ruas-ruas jari.

Jika tidak diobati, rasa sakit akibat asam urat ini biasanya akan sembuh dalam beberapa hari, tetapi jika hal ini terus dibiarkan penyakit asam urat ini dapat mencapai tahap chronic tophaceous gout.

Pada tahap ini, akan terjadi penumpukan asam urat dalam bentuk kristal pada jaringan-jaringan tubuh yang lunak, di sekitar persendian, dan di dalam ginjal, sehingga dapat memicu gangguan lain, seperti perusakan tulang dan gangguan fungsi ginjal (pembentukan batu ginjal).

Gejala Asam Urat

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya menderita asam urat. Mungkin saja dirinya terlihat sehat, namun sebenarnya menderita asam urat. Kurangnya kepedulian terhadap gejala asam urat menjadi penyebabnya. Padahal, bila kita peduli sedikit saja kita akan lebih mudah mendeteksi apakah kita menderita asam urat atau tidak. Adapun gejala-gejala asam urat yang perlu mendapatkan perhatian yaitu sebagai berikut.

  • Nyeri hebat pada sendi. Penderita asam urat biasanya sering merasakan sakit pada sendi. Sendi yang paling banyak diserang adalah lutut. Selain itu juga, pergelangan tangan dan kaki. Semakin tinggi kandungan asam urat yang ada di dalam tubuh, akan semakin hebat pula rasa nyeri pada sendi. Rasa nyeri pada sendi tersebut biasanya terdeteksi pada waktu malam hari.
  • Kulit bengkak dan panas, bila disentuh terasa sakit. Sendi yang nyeri tersebut biasanya menyebabkan kulit menjadi merah dan bengkak. Bila disentuh sedikit saja, maka akan terasa sangat nyeri dan panas.
  • Sering kesemutan. Jangan mengabaikan masalah kesemutan, karena bisa jadi itu adalah tanda mengidap asam urat. Orang yang mengidap asam urat biasanya sering merasa kesemutan.
  • Denyut jantung sangat cepat. Bila denyut jantung sangat cepat, bisa jadi orang tersebut menderita asam urat.

Waspada Gejala Asam Urat Sejak Dini

Asam urat bisa diderita oleh siapa saja. Cara yang paling tepat adalah dengan mewaspadai gejala asam urat sejak dini. Kita harus teliti bila ada yang tidak “biasa” dengan kondisi tubuh kita. Beberapa hal yang bisa dilakukan adalah sebagai berikut.

  • Teliti dengan kondisi tubuh.
  • Mengurangi makanan yang mengandung banyak protein, seperti telur, otak-otak, daging, dan makanan laut.
  • Rajin berolahraga.

Pada dasarnya, penyakit asam urat berkaitan dengan pola makan seseorang. Pola makan yang tidak seimbang dengan jumlah asupan protein lebih tinggi dibandingkan dengan asupan zat makanan lainnya dapat memicu terjadinya asam urat.

Oleh karena itu, bagi Anda yang bukan penderita asam urat, mulai dari sekarang hendaknya mengatur pola makan dengan asupan protein, karbohidrat, lemak, vitamin, air, dan mineral yang seimbang. Akan tetapi, jika Anda penderita asam urat, memilih jenis makanan akan membantu mengurangi gangguan asam urat dan bukan tidak mungkin dapat “menyembuhkannya”. Berikut ini adalah beberapa makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari oleh para penderita asam urat.

  • Makanan-makanan yang mengandung protein tinggi. Hindari makanan, seperti makanan-makanan laut (udang, kepiting, cumi-cumi);  jeroan sapi, kambing, atau sejenisnya (hati, usus, limpa, paru, ginjal, jantung, otak, dll); kaldu daging; emping melinjo, dan lain-lain. Hal ini karena asam urat dihasilkan melalui proses metabolisme protein.
  • Makanan-makanan berlemak.  Hal ini karena lemak berlebih dalam tubuh dapat menghambat ekskresi asam urat melalui urin. Makanan berlemak yang sebaiknya dihindari oleh penderita asam urat tersebut antara lain adalah margarin, mentega, durian, alpukat, gorengan, dan lain-lain.
  • Minuman beralkohol. Hal ini karena alkohol dapat meningkatkan asam laktat dalam tubuh yang pada akhirnya akan menghambat pengeluaran asam urat dari dalam tubuh.

Sementara itu, selain harus menghindari makanan-makanan dan minuman di atas, penderita asam urat juga sebaiknya mengonsumsi jenis-jenis makanan dan minuman berikut ini.

  • Makanan-makanan yang mengandung karbohidrat, seperti nasi, singkong atau ubi, dan roti, tetapi hindari makanan-makanan yang mengandung karbohidrat sangat tinggi, seperti gula, permen, dan sirup.
  • Buah-buahan segar yang kaya akan vitamin C, seperti apel, belimbing, melon, semangka, jeruk, pir, dan lain-lain.
  • Makanan-makanan yang mengandung cukup vitamin dan mineral.
  • Air putih (sebaiknya 2,5 liter atau 10 gelas per hari).

Pola makanan penderita asam urat harus benar-benar diatur karena ada makanan-makanan tertentu, yang terbilang sehat, dapat memicu penyakit ini muncul kembali. Untuk itu, mengatur pola makan dan memperhatikan kandungan makanan itu sangat penting bagi penderita asam urat.

Penyakit asam urat ini, terkadang disepelekan dan tidak diperhatikan. Padahal, apabila penyakit ini dibiarkan begitu saja tanpa diobati dan disertai pola makanan sehat, maka akan menyebabkan kelumpuhan, bahkan kematian karena efek sampingnya menimbulkan penyakit lainnya.  

Membiasakan hidup teratur dan pola makan yang teratur juga dapat dilakukan dari hal-hal kecil, seperti meminum air putih sesuai dengan porsinya, yaitu minimal dua liter per hari.

Apabila hal tersebut tidak dibiasakan, maka lama-lama dapat menimbulkan penyakit asam urat. Oleh karena itu, awal dari mencegah datangnya penyakit asam urat dapat dilakukan dengan membiasakan pola makan yang teratur dengan minum secara teratur.

Tidak susah untuk melakukan hidup sehat dan tidak membutuhkan banyak biaya. Akan tetapi, apabila sudah terserang penyakit ini, maka untuk mengobatinya akan mengeluarkan banyak biaya. Untuk itu, makanan penderita asam urat itu tidak harus mahal, yang penting adalah teratur dan sehat.

Pola makan yang teratur harus dilakukan sejak usia dini, tapi bukan berarti Anda terlambat untuk hidup dengan pola makan teratur. Apabila Anda mempunyai keluarga, maka mulailah mengajak keluarga Anda untuk hidup sehat dengan memperhatikan kandungan gizi pada makanan keluarga Anda.

Dengan mengetahui kandungan gizi pada makanan yang Anda makan, maka Anda dapat mengatur pola makan yang sehat agar tidak terjangkit penyakit asam urat. Apabila sudah tampak adanya gejala asam urat, maka segeralah Anda mengatur pola makan bagi penderita asam urat, seperti yang sudah disebutkan di atas.

Jangan menunggu penyakit ini menyerang atau bersarang di dalam tubuh Anda. Apabila penyakit asam urat ini sudah kronis, maka segeralah pergi dan periksakan ke dokter terdekat.

Untuk menjalani hidup sehat sebenarnya tidak sulit. Anda cukup mengatur pola makan dan pola hidup Anda secara teratur, maka gejala asam urat tidak akan datang menghampiri Anda. Ingat, mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Penyebab dan Ciri-Ciri Penyakit Asam Urat
  • Diet Asam Urat: Diet Sehat bagi Penderita Asam Urat
  • Mengenali Gejala Penyakit Asam Urat
  • Asam Urat Adalah Penyakit Ngilu Sendi, Benarkah?
  • Mengenal Ciri-Ciri Penyakit Asam Urat
  • Cara Mengobati Asam Urat dengan Ramuan Tradisional
  • Cara Mengatasi Asam Urat
  • Penyakit Asam Urat Kolesterol
  • Perhatikan Makanan untuk Penderita Asam Urat
  • Penyebab Asam Urat dan Pengobatannya
  • Makanan Penyebab Penyakit Asam Urat
  • Mengenal Penyakit Asam Urat dan Rematik
  • Kenali Gejala Asam Urat dan Obatnya
  • Penyakit Asam Urat dan Pengobatannya
  • Waspadai Bahaya Asam Urat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA