Mengenali Ciri Gejala Maag

Anda pernah merasa masih sangat lapar seusai menyantap makan siang yang sudah terlambat bermenit-menit bahkan berjam-jam yang lalu? Atau, perut terasa penuh oleh air meskipun Anda hanya minum satu dua teguk air setelah menghabiskan waktu berlama-lama di depan meja kerja? Pernahkah Anda merasakan kembung pada waktu-waktu tertentu, misalnya saat hendak pergi tidur atau mual saat sedang menggosok gigi pada pagi hari?
Hati-hati terhadap semua indikasi ini. Bisa jadi Anda mengalami gejala penyakit sejuta umat bernama maag.
Gastritis adalah istilah kedokteran untuk penyakit yang menyerang lambung ini. Gastritis bisa disebabkan akibat terjadinya luka atau peradangan yang diakibatkan oleh banyak faktor. Kesibukan yang membutuhkan kerja otak dan waktu yang relatif cepat sering dianggap sebagai faktor utama munculnya Gastritis.
Grastiti atau maag bisa terjadi karena penderita telat makan atau makan tidak teratur. Adanya mikroorganisme yang merugikan seperti helicobacter pylori bisa menyebabkan peradangan lambung sampai berlanjut hingga terjadi tukak, bahkan kanker lambung. Mengkonsumsi obat-obatan tertentu, mengkonsumsi alkohol, pola tidur yang tidak teratur, serta stres juga bisa menjadi pemicu munculnya maag.
Gejala Maag
Setiap penyakit yang ada dalam tubuh kita, sebelum kemunculannya, pasti dapat dilihat indikasi atau gejala awal yang dapat diwaspadai. Sama halnya dengan gejala maag yang dapat Anda deteksi sendiri sebelum melalui tahapan yang lebih serius dengan pemeriksaan medis. Di antara gejala-gejala tersebut adalah sebagai berikut.
- Perut kembung, akibat asam lambung yang tinggi dan kurangnya enzim pada alat pencernaan.
- Mual dan muntah, terjadi akibat impuls dari otak bawah yang berhubungan dengan saraf rasa sakit dan iritasi dari traktus gastrointestinal.
- Sering merasa lapar, karena telat makan penderita maag sering kali makan dengan porsi yang terlalu banyak agar bisa menampung kekosongan lambung. Namun, hal ini menyebabkan mereka jadi masih merasa lapar karena otak terprogram bahwa makanan yang masuk belum mencukupi asupan makanan ideal sehari.
- Sakit saat buang air besar, pola hidup yang tidak teratur dapat menyebabkan gangguan pencernaan termasuk pada saluran pembuangan akhir seperti rektum dan anus.
Penyakit maag pada awalnya berupa peradangan di dinding lambung, bila dibiarkan bisa menyebabkan tukak lambung, kemudian yang lebih fatal lagi kanker lambung. Lambung sebagai salah satu organ penting pada proses pencernaan dapat pula dihinggapi oleh bakteri H.Pylori yang hidup di bawah selaput lendir bagian dalam lambung. Selaput lendir ini bertugas melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asam yang diproduksinya.
Dengan melakukan pola hidup sehat dan bersih, seperti menjaga kehigienisan makanan dan minuman dapat menghindarkan kita dari infiltrasi atau serangan bakteri ini.






