Mengenali Gejala Sakit Maag
Maag adalah penyakit yang menyerang lambung akibat produksi asam lambung yang berlebihan. Lambung merupakan salah satu organ pencernaan yang sangat penting.
Di dalam lambung, terdapat banyak enzim pencernaan, yaitu pepsin, asam lambung, dan mucus. Enzim-enzim ini baik untuk tubuh. Bahkan, untuk lambung itu sendiri. Tiap-tiap enzim memiliki fungsinya sendiri-sendiri.
Bila keseimbangan enzim ini terganggu, akan menyebabkan radang lambung yang biasa disebut sakit maag. Banyak hal yang menyebabkan keseimbangan enzim dilambung terganggu, di antaranya sering telat makan atau makan makanan yang bersifat asam atau pedas.
Bagi orang yang menderita penyakit maag akut, ada dokter yang menyarankan agar tidak mengonsumsi sayur asam atau jeruk.
Gejala Sakit Maag
Gejala sakit maag yang biasanya sering terjadi adalah sebagai berikut.
- Rasa mual dan ingin muntah.
- Terasa perih di perut bagian kiri. Kadang, disertai dengan demam tinggi.
- Perut kembung dan agak susah buang angin.
- Kehilangan selera makan sebagai akibat dari rasa mual. Perut terasa kenyang. Padahal, belum diisi makanan.
Mencegah Sakit Maag
Sebenarnya, tidak aturan baku untuk mencegah datangnya sakit maag. Kita harus pintar-pintar mengatur pola makan. Selain meminum obat-obatan yang berfungsi untuk mengurangi asam lambung, usahakan makan 3 kali sehari secara teratur (jangan terlambat makan), hindari makanan yang berminyak, berlemak dan terlalu pedas.
Dianjurkan mengonsumsi makanan kecil atau buah setiap 3 jam sekali. Ini dimaksudkan agar lambung tidak memproduksi asam yang berlebihan. Hindari mengonsumsi obat-obatan aspirin yang bisa mengiritasi lambung. Kurangi stres dengan manajemen stres yang baik karena stres dapat memicu pengeluaran asam lambung yang berlebihan.
Mitos Seputar Maag
Berikut ini anggapan-anggapan yang beredar di masyarakat seputar penyakit maag.
1. Maag Adalah Penyakit Ringan
Penyakit apapun tetap tidak boleh dianggap ringan. Sakit maag jika tidak dikontrol dengan baik bisa menjadi masalah kesehatan yang serius. Gejala sakit maag yang tidak diatasi segera bisa menyebabkan pendarahan pada lambung sehingga si penderita bisa muntah darah.
Yang lebih serius lagi, bisa terjadi kanker lambung hingga komplikasi penyakit lain. Jadi, lebih baik mencegah dari awal daripada mengobati penyakit yang telanjur serius.
2. Penderita Tidak Boleh Minum Susu
Siapa bilang penderita maag tidak boleh minum susu seumur hidup?
Itu anggapan yang salah. Memang banyak sumber mengatakan bahwa kandungan kalsium di dalam susu dapat menyebabkan produksi asam lambung berlebihan. Namun, itu dapat dicegah dengan meminum segelas air putih terlebih dahulu sebelum minum susu.
3. Larangan Mengonsumsi Yoghurt
Yoghurt dianggap minuman haram bagi penderita maag. Pasalnya, rasa asam yang muncul dari yoghurt bisa merangsang produksi asam lambung yang berlebihan.
Faktanya, yoghurt menyimpan bakteri yang menguntungkan bagi lambung, yaitu lactobacillus dan bifidobacterium. Bakteri ini dapat menurunkan jumlah helicobbacter pylori yang menyebabkan timbulnya luka di lambung. Jadi, jangan takut mengonsumsi yoghurt.






