logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Olah Raga    Ketangkasan    Pemain

Gerakan Senam Otak


Ilustrasi gerakan senam otak

Sejak puluhan tahun, para ahli medis telah memperdebatkan tentang hubungan antara efisiensi secara fisik dan mental. Lakukan latihan fisik akan mengaktifkan fungsi? Nah, Bagaimana aktivitas fisik dan perkembangan otak bisa berhubungan? Ini dan banyak pertanyaan serupa banyak tentang manfaat dari latihan dan pikiran yang sehat telah memicu penelitian yang luar biasa di bidang neuroscience.

Untungnya, hasil nya bisa di perlihatkan secara luar biasa dan beberapa penelitian telah membuktikan bahwa keaktifan fisik juga memainkan peran penting dalam peningkatan kesehatan fisik dan mental termasuk otak.

Tahukah Anda bahwa selain makhluk biologis, manusia juga adalah makhluk kimiawi? Pada kondisi-kondisi tertentu, atas perintah otak, tubuh manusia memproduksi zat-zat kimia. Di samping sebab-sebab alami, produksi dan pelepasan zat-zat kimia tersebut bisa dirangsang melalui rekayasa dengan melakukan Gerakan Senam Otak. Misalnya pada saat ketakutan atau stres, otak memerintahkan tubuh untuk memproduksi dan mengeluarkan hormon adrenalin. Hormon ini akan memacu detak jantung, memperbesar pupil mata, mengontraksikan otot-otot, dan memasok energi yang sangat besar ke dalam tubuh.

Ini tidak perlu ditekankan di sini bahwa latihan fisik meningkatkan sirkulasi darah dan memberi kita tubuh yang sehat. Tapi bagaimana aktivitas fisik membantu dalam promosi pertumbuhan mental? Menurut penelitian dikumpulkan dari beberapa sumber, di sini saya akan meminta beberapa koneksi yang lebih dalam antara latihan fisik dan otak.

Meski berguna di saat-saat tertentu, produksi dan sekresi adrenalin yang berlebihan dipercaya akan memperpendek usia manusia karena berdampak pada rusaknya sejumlah organ dalam tubuh. Lantas, bagaimana cara untuk mengimbanginya? Di sinilah gerakan senam otak memainkan perannya.

Adrenalin vs Endorfin

Para ahli biologi dan biokimia juga menemukan hormon lain, yakni endorfin, yang memiliki fungsi kebalikan dari adrenalin. Hormon ini akan diproduksi dan disekresi pada saat jasmani dan rohani kita dalam keadaan tenang, tenteram, dan damai.

Kebalikan dari dampak adrenalin, endorfin akan menyegarkan, meremajakan, dan menyehatkan organ-organ dalam tubuh manusia.

Oleh karena itu, endorfin dipercaya dapat memperpanjang usia manusia serta secara alami mengobati berbagai keluhan dalam tubuh manusia. Para ahli juga menemukan cara untuk mendorong produksi dan sekresi hormon ini, yakni melalui relaksasi dan melakukan gerakan senam otak.

Ada banyak metode gerakan senam otak. Salah satunya adalah latihan autogenik yang dikembangkan oleh Johannes Heinrich Schultz (1884 - 1970), seorang psikiater dan psikoterapis berkebangsaan Jerman.

Metode gerakan senam otak ini juga dianjurkan oleh Dr. Shigeo Haruyama, seorang dokter bedah sekaligus pakar pengobatan timur dari negeri sakura.

Otak yang aktif terletak di Badan Aktif

Sesuai penelitian yang dilakukan pada orang-orang dalam kelompok usia 20 - 60 tahun, mereka yang telah aktif dalam tahun-tahun mereka lebih muda dan tengah kehidupan beresiko lebih rendah terkena penyakit Alzheimer daripada mereka yang memiliki hidup menetap. Studi menunjukkan bahwa orang-orang yang terlibat dalam latihan mental dan fisik yang sehat di usia tua dibandingkan dengan mereka terlibat dalam latihan diabaikan. Hidup pasif tidak sehat bagi otak.

Hubungan terdekat antara otak kita dan latihan fisik telah berhubungan dengan peredaran darah. sirkulasi darah menjadi Lebih baik sebagai akibat latihan fisik yang meningkatkan aliran darah ke otak. Dalam usia yang lebih tua, seringkali terjadi aliran darah yang buruk ke otak, dan ini berakibat masalah hipertensi atau jantung yang telah dianggap sebagai penyebab penurunan perilaku kognitif.

Berjalan, berlari, jogging dan latihan fisik lainnya membantu tubuh untuk melawan depresi dan untuk menyingkirkan pikiran negatif. Itulah mengapa ketika kita merasa rendah atau sedih, terlibat dalam beberapa aktivitas fisik yang membantu kita dalam pemecahan masalah. Beberapa studi telah menunjukkan bahwa latihan fisik secara teratur menunda tanda-tanda dan timbulnya penyakit neurogenerative yang pasti terjadi di usia manula.

Meningkatkan Memori Anda dan Fungsi Otak

Sesuai berbagai penelitian, latihan fisik memiliki efek luar biasa pada fungsi otak dan jika Anda mencari rahasia untuk meningkatkan kekuatan otak, maka Anda harus menyertakan campuran kegiatan fisik dan mental dalam rutinitas harian Anda.

Misalnya, orang yang terlibat dalam kegiatan fisik telah ditemukan memiliki kemampuan memori yang baik, meningkatkan fokus, konsentrasi, kemampuan analisis dan perbaikan memori. Oleh karena itu, telah menyimpulkan bahwa latihan fisik dan otak yang tepat sangat sehat bagi tubuh.

Membangkitkan Otak lewat Senam Otak

Untuk tua dan muda, ini adalah senam sederhana yang bisa diikuti. Hanya ketika Anda akan bangun dan meninggalkan tempat tidur, gerakkan jari-jari kaki Anda dengan benar. Regangkan dan mengernyitkan jari-jari kaki. Hal ini dapat juga dipraktekkan selama jam kerja terutama bagi orang-orang yang bekerja selama berjam-jam duduk di depan komputer. Kegiatan ini tampak kecil membantu otak untuk aktif lebih cepat.

Sementara kita tahu bahwa otak adalah salah satu misteri yang paling luar biasa dari tubuh manusia, pernah bertanya-tanya kegunaan dari kaki manusia? Nah,  kaki membantu kita untuk mendistribusikan berat tubuh kita secara merata dan kaki ini terdiri dari seperempat tulang tulang total tubuh!

Ditambahkan ke titik ini kaki adalah jaringan kompleks dengan pembuluh darah dan saraf yang menghubungkan kaki ke seluruh tubuh. Ini adalah fakta ilmiah bahwa hanya dengan mengamati kaki Anda proses penuaan Anda dapat diprediksi. Maka dari itu ada teknik pijat kaki untuk menyembuhkan masalah kesehatan di seluruhg tubuh.

Sebagaimana telah kita lihat dari informasi di atas, senam fisik dan otak memiliki hubungan besar bagi kesehatan tubuh dan pikiran yang hanya dapat dirasakan jika kita menanamkan kebiasaan termasuk latihan dalam rutinitas sehari-hari kita. Saya berencana untuk mulai berjalan di pagi hari, bagaimana dengan Anda? Apa rencana Anda untuk meningkatkan kesehatan holistik Anda? Mengapa pula tidak dicoba, latihan Autogenik.

Latihan Autogenik

Berbeda dengan senam kesegaran jasmani yang banyak menggerakkan anggota tubuh, gerakan senam otak pada latihan autogenik justru sebaliknya. Anda tidak perlu menggerakkan anggota tubuh, melainkan duduk diam dalam keadaan tenang, dan melakukan beberapa teknik otosugesti.

Semua gerakan senam otak dilakukan dengan duduk santai di atas kursi berpenyanggah. Anda harus duduk senyaman mungkin, dan membebaskan pikiran-pikiran yang membenani. Berikut beberapa poin dalam latihan autogenik:

  • Latihan pembebanan tungkai. Lemaskan kedua lengan dan kaki Anda. Kemudian tarik napas pelan-pelan sambil mensugesti diri sendiri dengan membayangkan kedua lengan dan kaki Anda menjadi berat.
  • Latihan penghangatan tungkai. Sama seperti pada latihan pembebanan tungkai. Kali ini Anda harus mensugesti diri sendiri dengan membayangkan kedua lengan dan kaki Anda menjadi hangat.
  • Latihan penenangan jantung. Pejamkan mata Anda, tarik napas pelan-pelan, bayangkan jantung Anda berdetak dengan tenang dan teratur sampai Anda bisa merasakan detak jantung Anda sendiri.
  • Latihan penenangan napas. Pada kondisi biasa, kita bernapas secara otomatis tanpa mengendalikannya. Nah, pada latihan ini, Anda diminta untuk mengendalikan tarikan dan hembusan napas Anda. Caranya, tarik napas pelan-pelan dan dalam, tahan sebentar, kemudian hembuskan secara perlahan sampai Anda merasakan bahwa napas Anda berjalan teratur dan tenang.
  • Latihan penghangatan perut. Sama seperti latihan lainnya, Anda diminta untuk bernapas secara perlahan sambil membayangkan bahwa perut Anda menjadi hangat.
  • Latihan pendinginan kepala. Ini adalah latihan penutup. Tetap duduk santai di atas kursi berpenyanggah, tarik dan keluarkan napas secara perlahan sambil membayangkan kepala Anda menjadi sejuk dan nyaman.

Lakukan latihan autogenik tersebut setiap hari, maksimal sepuluh menit untuk setiap latihan. Semakin Anda sering berlatih, semakin cepat Anda bisa mencapai kondisi relaksasi yang akan mendorong produksi dan sekresi hormon endorfin.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Pilih Lagu Aerobik Sesuai Selera
  • Inspirasi Bintang Minggu Ini: Taufik Hidayat
  • Hop, Step, dan Jump, 3 Gerakan Atletik Lompat Jangkit
  • Senam Muka, Olahraga Aneh dan Lucu
  • Sejarah Olahraga di Korea Selatan
  • Permainan Olah Raga - Berolahragalah Secara Baik dan Teratur Manfaat Olahraga
  • Sea Games
  • Mengenal Beragam Olahraga Jepang Paling Digemari
  • Manfaat Olahraga Bagi Tubuh
  • Pidato Olahraga dalam Segala Event
  • Beragam Cara Membentuk Kondisi Fisik Olahraga
  • Beraneka Toko Olahraga di Yogyakarta
  • Komik Real dan Basket: Pemain Basket Berkursi Roda
  • Toko Alat Olahraga di Bandung
  • Olahraga Senam Lantai yang Melantai
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA