logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Ibadah Shalat

Sehat Jiwa dan Raga dengan Gerakan Shalat


Ilustrasi gerakan shalat

Dari hasil penelitian yang justru dilakukan di negeri barat, gerakan Shalat yang dilakukan oleh umat Islam, ditengarai dapat mempertahankan stamina dan menjaga kesehatan tubuh. Karena di dalam shalat, semua mencakup semua unsur gerakan yang umum dilakukan oleh manusia, pada saat sedang beraktivitas secara normal.

Hikmah Shalat

Shalat sebagai ibadah atau cara umat Islam menyembah Tuhannya tentu tak hanya sebuah ritual semata. Ada anjuran yang jika dijalankan oleh seseorang maka orang tersebut akan mendapat pahala. Namun jika ditinggalkan, maka akan sebaliknya, orang tersebut mendapatkan dosa. Shalat pun status hukumnya adalah wajib, bahkan berada pada wajib ‘ain di mana setiap individu harus melakukannya dan tidak bisa digantikan oleh orang lain.

Kemudian hikmah daripada shalat itu sendiri, sesungguhnya adalah kebutuhan manusia. Seseorang shalat atau pun tidak shalat menyembah Allah Swt, tidak akan mengurangi keagungan atau pun menambah keagungan Allah Swt itu sendiri. Namun, manusialah yang justru membutuhkan shalat, sebagai suatu wadah untuk berkomunikasi dengan Tuhannya. Sehingga pada dasarnya, hikmah shalat itu sendiri adalah, kebutuhan bagi manusia.

Definisi Shalat

Jika hendak mendefinisikan pengertian shalat. Maka dari sisi gerakan shalat, para ulama menyepakati bahwa shalat merupakan serangkaian gerakan yang telah ditentukan urut-urutannya. Yakni serangkaian gerakan yang diawali dengan takbiratul ihram (mengangkat tangan untuk bersidekap) dan diakhiri dengan membaca salam.

Dari sisi manfaat, maka shalat sering disebut-sebut sebagai pencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Sementara dari sisi waktu pelaksanaan, shalat adalah kegiatan yang sudah ditentukan waktunya.

Sehingga apabila diungkapkan secara lengkapnya, maka definisi shalat adalah : serangkaian gerakan yang telah ditentukan urut-urutannya, serta dilaksanakan menurut waktu yang telah ditentukan waktunya.

Sebagaimana kita tahu umat Muslim melaksanakan shalat yang bersifat wajib tadi sebanyak 5 waktu dalam sehari, dan shalat-shalat sunah atau anjuran Nabi di antara waktu-waktu tersebut. Semakin orang sering rajin shalat, maka akan kokohlah agamanya. Ini sesuai dengan hadis Nabi yang mengatakan bahwa shalat adalah merupakan tiang agama. 

Gerakan-gerakan Shalat

Sekali lagi, shalat adalah ibadah yang rutin dilakukan oleh warga muslim pada waktu tertentu dengan gerakan tertentu pula. Sederhananya, muslim melakukan gerakan-gerakan khusus selama lima kali dalam satu hari satu malam. Gerakan inilah yang kemudian menjadi pembahasan khusus para peneliti, dan memang ditemukan alasan ilmiah dan dapat dipertanggungjawabkan yang tentunya bermanfaat dari sisi kesehatan.

Secara garis besar, gerakan dalam shalat meliputi gerak berdiri dalam proses takbir, membungkuk saat ruku, bersujud saat sujud, dan duduk saat tahiyat. Gerakan-gerakan tersebut tak semata gerakan biasa. Selalu ada manfaaat di dalamnya. Di sini hanya akan dijelaskan gerakan inti yang ada pada shalat.

1. Berdiri (Takbiratul Ihram)

Gerakan ini ada pada saat takbiratul ihram yakni saat di mana kalimat "Allahu Akbar” dibacakan. Gerakan ini ternyata bermanfaat dalam rangka memperlancar oksigen ke jantung dan menghindarkan dari gangguan persendian tubuh, tepatnya pada bagian sendi atas selama proses berdiri.

2. Membungkuk (Ruku)

Membungkuk hanya pada saat Ruku di mana kepala merunduk setengah badan. Ternyata gerakan ini bisa melatih kandung kemih untuk mencegah terjadinya kanker prostat. Ruku biasanya diikuti gerakan i’tidal atau kembali pada berdiri sesuai posisi awal, yang juga bermanfaat bagi organ pencernaan.

3. Bersujud (Sujud)

Gerakan berujud adalah menjatuhkan kepala sama sejajar dengan kaki. Ternyata ini bermanfaat untuk memperlancar aliran darah yang akan mensuplai oksigen yang mengalir ke otak. Ini bisa bermanfaat bagi daya pikir si pelaku. Sujud pun juga disebut-sebut bisa mencegah penyakit wasir. Bagi para wanita, sujud sangat bermanfaat dalam hal kesuburan dan merawat organ-organ kewanitaan meraka.

4. Duduk (Tahiyat)

Gerakan duduk pada posisi tahiyat dalam shalat berguna menguatkan dan melenturkan bagian organ gerak tubuh. Jika benar-benar serius menjalankannya, juga sangat bermanfaat bagi pria karena bisa mencegah lemah syahwat.

5. Salam

Salam adalah gerakan terakhir dalam shalat. Manfaatnya memperlancar aliran darah dari leher ke kepala dan mampu menangkal sakit kepala. Bahkan, bisa menjadikan kulit wajah wajah kencang merona.

Manfaat Shalat bagi Manusia

Seperti yang telah diungkap sekilas di pembahasan awal. Bahwa manfaat dari shalat bagi manusia, terutama umat Islam adalah : dapat mencegah manusia dari perbuatan keji dan munkar. Hal ini merupakan manfaat yang utama.

Adapun beberapa manfaat lain dari gerakan shalat pada saat menunaikan shalat, sangat banyak. Beberapa di antaranya adalah :

  • Shalat mampu melatih manusia menjadi lebih sabar. Hal ini terlihat pada gerakan shalat yang tumaninah, satu persatu, dan berurutan. Tidak ada gerakan shalat yang akhir dilakukan mendahului gerakan di awal. Dan seterusnya.
  • Shalat mampu melatih manusia menjadi lebih fokus. Hal ini adalah inti dari himbauan agar melakukan sholat dengan khusyu. Karena khusyu adalah pada dasarnya merupakan fokus pada apa yang sedang dikerjakan.
  • Shalat melatih manusia menjadi taat aturan. Karena di dalam shalat yang dilakukan bersama-sama atau berjama'ah. Tidak ada seorangpun yang boleh mendahului gerakan-gerakan yang dilakukan oleh Imam - atau pemimpin shalat. Semua harus mengikuti gerakan Imam, tidak ada yang mendahului. Hal ini melatih secara tidak langsung untuk selalu tunduk pada aturan, pada perintah atau pada instruksi. Dalam kehidupan secara umum, ini berguna melatih manusia untuk selalu tunduk pada aturan. Aturan apapun juga di dalam hidup.
  • Shalat mampu melatih sinkronisasi antara gerakan fisik dan kerja otak kiri. Karena di dalam shalat, manusia diharuskan membaca beberapa surat wajib di dalam Al-Qur'an seperti Al-Fatihah. Dan beberapa bacaan doa dalam shalat. Dan juga membaca beberapa surat-surat pendek sesudah Al-Fatihah. Kondisi ini menciptakan sinkronisasi antara kerja otak kiri dengan gerakan fisik yang dibuat oleh manusia, di dalam gerakan shalat.
  • Shalat membuat manusia menjadi sehat. Sudah barangtentu hal ini terbukti kebenarannya. Karena waktu shalat yang teratur, dengan masing-masing memiliki jeda waktu yang cukup antara satu waktu shalat dengan waktu lainnya. Di dalam shalat pun, diajarkan untuk selalu bersentuhan dengan air pada saat berwudhu. Di mana air memiliki khasiat yang sangat banyak, meski hanya ketika untuk membasuh wajah atau mencuci tangan.
  • Shalat mendidik manusia untuk hidup bersih. Ketika akan melaksanakan shalat, manusia harus dituntut dalam keadaan yang bersih. Minimal sudah berwudhu, bersih dari najis, dan berpakaian yang bersih dan suci. Apabila memiliki waktu lebih, dapat juga disempurnakan dengan mandi lebih dahulu sebelum shalat. Yang demikian itu menambah kekhusyuan ketika melakukan shalat.
  • Shalat mendidik manusia menjadi tepat waktu. Karena waktu-waktu shalat memang sudah ditentukan, juga beberapa ketenggangan dalam panjangnya masa untuk melaksanakan satu waktu shalat. Sehingga, hal ini akan membiasakan manusia untuk selalu tepat waktu (on time) di dalam pengerjaannya. Dan juga disebutkan bahwa manusia yang alpa, adalah manusia yang suka menunda-nunda waktu shalatnya. Dan kerugian yang telah pasti untuk kelompok manusia yang seperti ini.

Di antara berbagai manfaat shalat dan mengerjakan gerakan-gerakan shalat secara beraturan. Seluruhnya sangat terasa dan berimbas sangat baik kepada keadaan hati yang menjalankannya. Tentu saja menjalankan dengan sepenuh hati. Hingga dikatakan, sebaik-baiknya orang, adalah yang menegakkan shalat bukan hanya menjalankan shalat saja.

Maksudnya adalah orang yang mampu menjaga waktu-waktu shalatnya dengan baik. Menjalankannya dengan khusyu dan bersungguh-sungguh. Dan shalatnya itu pun berdampak baik dan terpancar dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga benar-benar akan terlihat bedanya, antara orang yang mengerjakan shalat dengan benar, dan orang yang mengerjakan dengan sekedarnya.

Nah, itulah makna mendalam di mana gerakan shalat ternyata berdampak besar pada kesehatan. Semoga bermanfaat.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Adab dan Doa masuk Masjid
  • Manfaat Shalat Bagi Manusia - ANNEAHIRA.COM
  • Shalat Istikharah, Mencari Petunjuk-Nya Ditengah Pilihan
  • Keutamaan Shalat Malam
  • Shalat Berkah Shalat Jamaah
  • Sholat Tiang Agama: Sudahkah Anda Sholat?
  • Sholat Hajat – Sholatlah dan Allah akan Mengabulkan Doamu!
  • Pentingnya Shalat Berjamaah
  • Menentukan Arah Kiblat, Mau Konvensional atau Modern?
  • Doa Shalat Hajat untuk 1001 Keinginan
  • Fiqih Shalat: Pengaturan Waktu Shalat Fardhu
  • Bacaan Dzikir Setelah Shalat
  • Tata Cara Sholat Jenazah
  • Bentengi Diri Dengan Shalat, Akhlak Tercela Bakal Lenyap
  • Pentingnya Arah Kiblat Bagi Umat Islam
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA