Kiper dengan Goal Terbanyak
Goal yang tiada lain adalah masuknya bola ke gawang lawan dalam permainan sepak bola ini ternyata tidak selalu diciptakan oleh para pemain yang bertindak sebagai striker saja dalam kesebelasan tersebut. Penjaga gawang yang tugasnya menghalau goal, juga bisa mencetak goal.
Buktinya, goal itu juga dapat dicetak oleh mereka yang berposisi sebagai kiper yang tugas utamanya hanyalah menjaga gawang tim nya agar tidak kebobolan goal dari lawan main kesebelasannya. Mereka bersiaga di depan gawang dan sekitarnya untuk memastikan tidak ada pemain yang berhasil membobol gawangnya dan menciptakan sebuah goal.
Cara Kiper Mencetak Goal
Para kiper atau penjaga gawang ini akan bekerja keras ketika kesebelasan mereka mulai diserang. Mereka akan bersiap dengan kedua tangannya dan juga konsentrasi penuh terhadap keberadaan bola saat itu. Masuknya goal ke gawang tim mereka adalah sebuah bencana besar yang dapat menghancurkan reputasi mereka, terutama jika sampai terjadi hujan goal dari tim lawan. Bisa jadi kiper tersebut akan kehilangan kredibilitasnya dalam posisinya sebagai kiper.
Akan lain keadaannya jika ia justru mencetak goal dalam sebuah pertandingan. Itu akan menjadi nilai tambah bagi mereka dalam kontribusinya mencetak goal bagi tim nya. Goal yang biasanya diciptakan oleh para kiper ini berasal dari tendangan pinalti maupun tendangan bebas yang mereka lakukan. Tendangan pinalti mereka lakukan bilamana salah satu pemain dari kesebelasan lawan melakukan pelanggaran di dalam kotak yang merupakan daerah kekuasaan kiper tim mereka sendiri.
Biasanya mereka diminta atau meminta sendiri untuk melakukan tendangan pinalti ini. Tendangan bebas yang memungkinkan terjadinya goal ini dilakukan apabila salah satu dari tim lawan melakukan pelanggaran selain keberadaan mereka di kotak pinalti tim mereka tentunya. Berikut adalah para kiper yang mencetak goal terbanyak saat ini.
Tiga Kiper Pencetak Goal Terbanyak
1. Kiper Pencetak Goal - Rogerio Mucke CeniIa
Rogerio Mucke Cenila lebih dikenal dengan nama Rogerio Ceni. Ia berhasil mencetak 100 goal yang berasal dari 45 tendangan pinalti dan 55 tendangan bebas yang dilakukannya. Ia lahir di Pato Branco, Parana pada tanggal 22 Januari tahun 1973.
Pria kelahiran berkebangsaan Brazil ini memiliki tinggi badan 188 Cm, sehingga sangat pas untuk posisinya sebagai seorang kiper pencetak goal dari kesebelasan Sao Paulo Futebol Clube sejak bulan september tahun 1990. Ia sudah bermain sebanyak lebih dari 950 kali pertandingan di kesebelasanya itu dan 3 kali dalam Liga Copa Libertadores. Tidak hanya untuk klubnya, ia juga pernah memperkuat tim kesebelasan negaranya yaitu Brazil di Piala Dunia 2006 dengan posisinya sebagai kiper.
Dia dikenal sebagai kiper dengan tendangan bebas pencetak goal yang mematikan, sehingga banyak diidolakan oleh para pemain bola lain terutama juga yang menempati posisi yang sama dengannya sebagai kiper. Prestasinya cukup cemerlang dalam dunia persepakbolaan internasional, ia sempat mendapatkan 2 tropi Copa Libertadores dan 2 World Club Championship. Keahliannya dalam mencetak goal melalui tendangan bebas dan tendanga pinaltinya ini sudah diakui oleh dunia secara resmi baik oleh Federation of International Football Association (FIFA) maupun International Federation of Football History & Statistics (IFFHS).
2. Kiper Pencetak Goal - Jose Luis Chilavert
Nama lengkap dari pria fenomenal ini adalah Jose Luis Chilavert Gonzales. Ia lahir di Luque, Departamento bagian tengah di Paraguay tanggal 27 Juli tahun 1965. Ia memulai karier sepak bolanya secara profesional sejak tahun 1982. 62 goal yang diciptakannya dalam posisinya sebagai kiper berasal dari 45 tendangan pinalti dan 17 tendangan bebas.
Dalam persejarahan sepak bola sendiri, ia adalah kiper yang pertama kalinya melakukan hat-trick di tahun 1999 saat ia membela klub Argentina, Valez Sarsfield. Keahliannya dalam menjaga gawang dan mencetak goal dalam posisinya sebagai kiper ini membawanya meraih penghargaan sebagai kiper terbaik di dunia pada tahun 1995, 1997, dan juga pada tahun 1998. Prestasinya juga tercatat dalam sejarah persepakbolaan secara resmi oleh International Federation of Football History & Statistics (IFFHS) sebagai 10 kiper terbaik dalam abad ini.
Sebuah prestasi yang gemilang tentunya, sehingga ia juga banyak diidolakan oleh para penggemarnya, selain sebagai penjaga gawang yang ketat menjaga gawangnya, ia juga produktif menghasilkan goal. Selain prestasi cemerlangnya itu ia juga terkenal secara fenomenal dengan tingkahnya dalam beberapa permainan yang dilakukannya.
Salah satunya yang paling mengundang kontroversi yaitu ulahnya saat di babak kualifikasi pertandingan Piala Dunia pada tahun 2003 silam. Ia meludahi Roberto Carlos, yang tiada lain adalah pemain belakang kesebelasan Brazil, sehingga membuatnya diskors dan harus menyaksikan final kesebelasan negaranya, Paraguay di kursi penonton tanpa mencetak goal. Akhirnya di tahun 2003 ia memutuskan untuk mengakhiri karir persepakbolaannya sebagai penjaga gawang.
3. Kiper Pencetak Goal - Rene Higuita
Jose Rene Higuita Zapata adalah nama lengkap dari pria berambut panjang dan ikal ini. Ia lahir di Medellin, Barrio Castilla pada tanggal 27 Agustus 1966. Ia mulai berkarir dalam sepak bola secara profesional tahun 1990 sampai tahun 1999 di Tim Nasional Kolombia sebagai kiper.
Dalam sejarah persepakbolaan, ia terkenal sebagai pencipta tandangan kalajengking pada tahun 1995 saat tim kesebelasan Kolombia melawan Inggris dalam pertandingan persahabatan. Tendangan yang merupakan gerakan yang cukup sulit untuk dilakukan, apalagi oleh seorang penjaga gawang seperti Rene Higuita yang ternyata pada akhirnya banyak ditiru oleh pemain-pemain internasional lainnya setelah itu untuk mencetak goal.
Pria yang mendapat julukan ‘El Loco’ atau ‘Si Gila’ ini mendapati julukan tersebut karena keeksentrikannya sebagai penjaga gawang. Kegilaan Rene Higuita ini salah satunya adalah seringkali meninggalkan gawangnya untuk menyerang atau menghalau goal lawan dari gawangnya. Untungnya ia sangat ahli dan terampil dalam memainkan si kulit bundar itu, jika tidak entah bagaimana kejadiannya.
Kegilaan fatalnya terjadi pada tahun 1990 dalam final Piala Dunia. Saat itu Kolombia melawan Kamerun di babak perdelapan final dengan skor imbang tanpa goal selama 90 menit. Rene Higuita nekad mengejar Roger Milla yang berhasil membobol gawangnya di menit ke 106. Ia melakukan blunder 32 meter dari gawangnya sendiri, sehingga akhirnya kebobolan lagi karena gawang yang tidak dijaganya itu.
Selain itu, kegilaannya yang lain terjadi di luar dunia persepakbolaan yang membuatnya harus mendekam di penjara selama 7 bulan karena diduga terlibat dalam kasus penculikan anak dari gembong obat bius di Kolumbia. Ternyata pengetahuannya tentang hukum tidak sebanding dengan keahliannya dalam mencetak goal dalam bersepakbola yang diakuinya ketika sempat ditanyai oleh wartawan perihal penculikan tersebut. Ia menjadi pembawa dari uang tebusan untuk menebus anak gembong obat bius itu dari pesaingnya, sehingga harus merasakan pahitnya hotel prodeo Kolumbia.
Namun, walaupun begitu, tidak ada yang dapat menyangkal bahwa ia masuk ke dalam 5 besar kiper pencetak goal terbanyak pada abad ini. Ia telah mencetak setidaknya 41 goal. 37 goal dari tendangan pinalti yang dilakukannya dan 4 dari tendangan bebas. Untuk kesebelasannya ia telah membantu tim-nya meraih 68 gelar juara untuk negaranya. Ia mengundurkan diri pada tahun 2010 ketika usianya sudah beranjak 44 tahun. Karir yang cukup panjang untuk seorang pemain bola yang produktif menciptakan goal.
Arti Sebuah Goal
Itulah tiga orang kiper yang tercatat sebagai penjaga gawang atau kiper yang berhasil menciptakan goal terbanyak dalam pertandingan sepak bola. Goal yang berasal dari tendangan pinalti maupun tendangan bebas yang mereka lakukan. Kedua tendangan itu berhasil membuat mereka menjadi kiper yang dapat diperhitungkan dalam membantu tim-nya untuk membobol gawang lawan dan menjadi juara dalam puluhan bahkan ratusan pertandingan. Membuat mereka menjadi manusia pencetak goal juga.
Bagaimanapun dalam permainan sepak bola, goal merupakan sebuah poin yang akan menentukan kemenangan mereka dalam sebuah pertandingan sepak bola. Semakin banyak goal yang tercipta entah itu dari striker, back, sayap kanan, sayap kiri, maupun kiper, maka semakin besar juga peluang untuk memenangkan permainan sepak bola tersebut. Ini membuktikan juga bahwa tugas penjaga gawang atau kiper tidak hanya selalu berhasil mengawal gawangnya agar tidak kemasukan bola lawan, tetapi juga untuk menciptakan cantiknya sebuah goal.







