Tanya Saja Om Google

Seorang anak bertanya kepada kakaknya tentang beberapa soal sejarah yang dia anggap susah untuk dikerjakan. Dengan entengnya si kakak menjawab, “Tanya saja Om Google.” Bukannya paham, si anak malah terlihat kesal dengan jawaban dari kakaknya tersebut.
“Siapa sih Om Google sampai bisa jawab semua pertanyaan?” jawab si anak dengan ketus. “Sekarang buka internet dan ketikkan google.” si kakak kemudian memberikan penjelasan. Dengan bersungut-sungut si adik kemudian mengikuti perintah kakak dan mengetikkan gogle dengan satu huruf "o" ke address bar browser internet karena belum tahu bagaimana ejaan kata google yang benar. Kemudian muncullah hasil pencarian dari kata gogle yang dia ketikkan.
Peristiwa di atas adalah sedikit contoh tentang bagaimana google sudah merasuk ke dalam kehidupan sehari-hari. “Tanya saja Om Google” mungkin juga sering didengar dari orang-orang di sekitar Anda. Sebenarnya siapa sih Om Google?
Om Google sebenarnya adalah plesetan dari Google. Google sendiri adalah mesin pencari yang ada di internet. Dengan mesin ini Anda bisa menemukan data ataupun informasi yang dibutuhkan di internet. Anda cukup pergi ke alamat website google yaitu www.google.com. Google dituliskan dengan huruf double "o", bukan gogle. Selanjutnya Anda bisa mencari informasi yang dibutuhkan.
Misalnya saja Anda ingin mengetahui tentang bagaimana menanam bunga yang baik dan benar, cukup mengetikkan “bagaimana menanam bunga yang baik dan benar” di mesin ini. Setelah itu, mesin akan mencari semua artikel yang berisi kata-kata yang Anda ketikkan dan menampilkan artikel-artikel tersebut. Anda dapat memilih artikel mana yang akan dibaca ataupun membaca semua artikel yang ditampilkan. Cukup mudah bukan?
Sejarah Google
Google sendiri diciptakan oleh Larry Page dan Sergey Brin. Nama Google sendiri sebenarnya ditemukan secara tidak sengaja, yaitu ketika Andy Bechtolsheim yang menjadi penanam saham, seharusnya mengetikkan kata googol yang berarti adalah bilangan dengan angka 1 dan seratus angka 0 dibelakangnya, tetapi salah ketik dan menjadi Google. Mungkin kalau kesalahan itu hanya menuliskan satu huruf “o” di google, sekarang Anda akan mengenal google sebagai gogle.
Ketika pertama kali muncul, banyak orang yang menganggap remeh mesin pencari ini karena menganggap orang tidak memerlukan mesin pencari untuk internet. Seiring berjalannya waktu, google semakin berkembang dan mungkin setiap orang yang ingin mencari artikel yang dia butuhkan akan menggunakan mesin pencari ini.
Kesalahan penulisan Google dengan dua huruf “o” ternyata juga dimanfaatkan oleh Google sendiri. Setiap hasil pencarian google, maka jumlah huruf “o” akan mengikuti jumlah halaman hasil pencarian. Misalnya saja jumlah halaman hasil pencarian adalah 100 halaman, maka huruf “o” pada tulisan Google akan berubah menjadi 100 huruf juga.






