Gorila yang Besar dan Langka

Hewan ini sekarang termasuk hewan langka yang dilindungi di seluruh dunia. Gorila berasal dari negara Afrika, yang kemudian menyebar ke seluruh dunia. Ada satu jenis gorila yang mulai dikembangbiakkan di Indonesia, yaitu jenis gorila dataran rendah.
Tempat Hidup
Gorila hanya bisa hidup di hutan-hutan tropis dengan suhu dan iklim tertentu. Tidak semua negara dapat didiami oleh gorila. Di indonesia, baru bisa mengembangbiakkan jenis gorila yang mudah beradaptasi denga suhu dan iklim disini. Selain itu gorila juga menyukai tempat-tempat yang banyak pepohonannya.
Hewan ini hidupnya berkelompok di satu tempat. Biasanya satu kelompok dari beberapa keluarga, yang terdiri dari satu gorila jantan, beberapa gorila betina dan anak-anak gorila. Tidak heran memang, satu keluarga ini cukup banyak, mengingat satu gorila jantan bisa mengawini lebih dari satu gorila betina.
Hewan Omnivora
Gorila dimasukkan dalam kelompok hewan Omnivora, yaitu hewan pemakan segala, baik tumbuhan maupun hewan lain/daging. Tubuh gorila yang besar, gigi yang tajam, kedua tangan yang kekar serta kemampuan untuk melompat memudahkan gorila untuk mendapatkan mangsa. Tidak semua jenis gorila termasuk binatang buas. Tapi, jika gorila kelaparan atau mendapatkan gangguan dari hewan lain, maka dengan cepat dapat merobek-robek tubuh mangsanya dan menggigit atau memakannya.
Satwa Langka
Populasi atau jumlah gorila di seluruh dunia mulai mengalami kepunahan, banyak hal yang menyebabkan, antara lain:
- Semakin meningkatnya perburuan terhadap gorila di semua tempat menyebabkan populasi gorila semakin berkurang. Gorila diburu untuk dijual sebagai hewan piaraan atau untuk dimakan dagingnya. Banyaknya permintaan restoran-restoran di seluruh dunia akan daging gorila, semakin mempercepat punahnya hewan yang satu ini.
- Selain itu, meningkatnya perluasan lahan pemukiman manusia yang semakin mengurangi luas hutan tempat tinggal gorila juga sebagai penyebab berkurangnya populasi gorila. Selain kesulitan untuk tempat hidup, sumber makan dan minum gorila pun berkurang karena perluasan lahan ini. Akibatnya banyak gorila yang mati karena kelaparan.
- Gorila ini rentan terhadap serangan penyakit, seperti virus misalnya. Perubahan cuaca yang ekstrim juga bisa menyebabkan kematian dari gorila.
Nah, tidak ada salahnya jika kita ikut melestarikan hewan yang mulai punah ini. Di Indonesia, Anda bisa mengunjungi pusat konservasi gorila yang berasal dari dataran barat Afrika di Pusat Primata Schmutzer Jakarta. Tepatnya di area kebun binatang Ragunan. Di tempat ini Anda bisa melihat Banyak gorila dan hewan Primata lainnya yang hidup di alam bebas.






