logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Kesehatan    Diet dan Nutrisi    Ilmu Gizi

Khasiat di Balik Manisnya Gula Merah


Ilustrasi gula merah

Semua orang Indonesia pasti tahu dengan yang namanya gula merahkarena gula ini selalu ada dalam kehidupan orang Indonesia pada umumnya. Tidak seperti namanya, gula merah adalah gula yang berwarna kekuningan atau kecokelatan.

Gula ini dibuat dari cairan nira atau legen, yaitu cairan manis yang dihasilkan oleh pohon kelapa, aren, lontar, ataupun tebu. Cairan yang sudah dikumpulkan, direbus perlahan hingga mengental dan kemudian dicetak dan didinginkan. Setelah dingin, akan mengeras dan siap dipasarkan atau digunakan untuk membuat berbagai makanan ataupun minuman.

Jika Anda beranggapan bahwa manisnya gula ini akan berdampak buruk bagi kesehatan, tentu saja anggapan Anda tersebut salah. Dengan mengonsumsi gula merah dalam jumlah yang tidak terlampau banyak, terbukti juga dapat meningkatkan kesehatan dan vitalitas tubuh.

Ini berarti, kita tidak perlu ragu untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang salah satu bahan dasarnya gula merah. Selain rasanya yang manis dan gurih, ternyata kita bisa lebih sehat dan bahkan mempunyai kulit yang indah karena kandungan nutrisi di dalamnya.

Gula ini juga biasa disebut gula jawa atau palm sugar. Gula ini mempunyai cukup banyak varian. Varian pada gula ini terbentuk dari jenis bahan dasarnya, yaitu nira atau legen yang berasal dari pohon berbeda. Jenis variannya antara lain gula merah yang terbuat dari nira pohon kelapa, nira pohon aren, air perasan batang tebu, dan juga nira pohon lontar.

Karena jenis nira yang berbeda, kualitas gula merah serta rasa yang dapat dihasilkan dari masing-masing varian juga berbeda. Masing-masing jenis nira dapat menimbulkan rasa, tekstur, warna dan juga aroma yang berbeda pada gula yang dihasilkan.

Proses Pembuatan Gula Merah

Sebagai tahapan awal pengambilan nira yang akan digunakan sebagai bahan dasar pembuatan gula merah, mayang atau bunga pohon yang belum mekar diikat dengan kuat atau di beberapa daerah di tekan dengan dua batang kayu di bagian pangkal yang secara otomatis akan menghambat proses pemekaran bunga.

Dengan langkah ini, maka sari makanan yang seharusnya akan digunakan untuk proses pemekaran bunga menumpuk di dalam bunga. Langkah ini secara otomatis akan membuat mayang membengkak. Setelah proses pembengkakan mayang berhenti, batang mayang kemudian akan diiris-iris sedikit demi sedikit dengan tujuan secara bertahap mengeluarkan cairan yang menumpuk.

Cairan yang keluar dari mayang, yang merupakan bahan dasar pembuatan gula ini biasanya ditampung dalam wadah, bisa berupa ember plastik atau yang sederhana adalah dengan bumbung atau potongan batang bambu atau timba yang terbuat dari daun pohon palem. Cairan yang tertampung akan dipanen secara bertahap, umumnya 2 sampai 3 kali sehari.

Proses selanjutnya adalah masuk dalam tahap pembuatan gula merah, yakni dengan memanaskan nira dengan api dan diaduk hingga mengental. Setelah kekentalannya dirasa cukup, nira yang sudah matang tersebut dituang ke dalam cetakan-cetakan dan ditunggu hingga dingin. Cetakan yang digunakan bisa berupa potongan bambu, tempurung kelapa, mangkok plastik, dan sebagainya. Setelah dingin, gula merah dikeluarkan dari cetakan untuk kemudian dipasarkan.

Kandungan dalam Gula Merah

Menambahkan gula merah pada makanan atau minuman yang Anda buat tidak hanya akan memberikan cita rasa yang lebih lezat tapi juga lebih sehat. Pada setiap 1 ons gula yang Anda konsumsi, Anda juga akan merasakan manfaat dari nutrisinya yang terdiri atas 4 mg zat besi, 90 mg kalsium, dan sedikit karoten serta laktoflavin.

Selain itu, kandungan gula pada gula merah juga jauh lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir atau gula putih, sehingga gula ini juga menjadi pilihan bagus bagi mereka yang menderita diabetes atau gula darah serta mereka yang ingin menurunkan berat badan karena lemak tak jenuh yang terkandung di dalamnya. Selain itu, juga tidak ditemukan kolesterol di dalamnya.

Ditambah lagi dengan nutrisinya seperti thiamine, nicotinic acid, riboflavin, niacin, ascorbatic acid, vitamin C, vitamin B12, vitamin A, vitamin E, asam folat, dan juga protein kasar serta garam mineral.

Gula Merah Dapat Menghambat Penuaan Dini

Menurut beberapa ahli dari negeri Cina, gula merah atau gula jawa dipercaya memiliki berbagai macam khasiat yang berguna bagi kesehatan. Ilmu kedokteran Tiongkok juga menjelaskan bahwa gula jawa memiliki sifat hangat, memiliki rasa manis alami. Di dalamnya terkandung berbagai unsur atau senyawa yang berguna untuk memperkuat limpa, menambah darah, meredakan nyeri, mengaktifkan peredaran darah, dan menghangatkan lambung.

Kaum lanjut usia biasanya serapan terhadap mikronutrien dan multivitaminnya perlahan-lahan berkurang, sehingga sangat dianjurkan untuk mengonsumsi makanan atau minuman yang dapat melindungi dan menjaga fungsi metabolisme dan memperlambat penuaan. Dalam hal ini, gula merah memiliki khasiat tersebut.

Pada dasarnya, gula merah dapat dikonsumsi dan cocok untuk semua orang. Namun pada umumnya, orang-orang menganggap bahwa gula jenis ini hanya cocok untuk wanita yang baru saja melahirkan atau yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur.

Akan tetapi, menurut berbagai informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber, ditemukan fakta menarik bahwa sebenarnya gula merah cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang telah atau akan segera memasuki usia lanjut, terutama mereka yang memiliki fisik lemah atau yang baru saja pulih dari sakit yang tergolong parah.

Menurut penuturan para ahli, setiap 100 gram gula merah yang memiliki kandungan 90 mg kalsium, 4 mg besi, dan sejumlah kandungan karoten serta laktoflavin meski hanya dalam jumlah kecil sangatlah baik untuk para lansia. Sekelompok peneliti di Jepang bahkan mengekstrak suatu jenis poliskarida yang disebut sebagai “molasses”.

Dari berbagai percobaan yang mereka lakukan, terbukti bahwa “molasses” memiliki efek antioksidan yang cukup kuat, bahkan cukup kuat untuk melawan proses penuaan dini.

Beberapa ahli bahkan menyarankan kepada para lanjut usia yang ingin mengonsumsi gula agar memilih gula merah. Hal ini juga didukung fakta bahwa para lanjut usia yang tinggal di daerah Nagoya, Jepang yang memiliki tradisi meminum segelas minuman gula merah setiap hari, memiliki statistik penuaan yang lebih baik dibanding daerah lain yang tidak memiliki tradisi tersebut. Sekadar informasi, Nagoya adalah sebuah daerah di Jepang yang merupakan penghasil gula merah.

Khasiat Lain Gula Merah

Selain untuk menghambat penuaan dini, gula merah juga memiliki banyak khasiat dan manfaat lain untuk kesehatan, seperti untuk mengobati gejala asma, anemia atau tekanan darah rendah, batuk dan demam, typhus, kusta atau lepra, dan juga untuk mendukung pertumbuhan anak, menguatkan jantung, menguatkan gigi, serta menurunkan panas pada pankreas.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan mengenai gula merah ini, bahwa tidak setiap manula diperbolehkan atau cocok mengonsumsi gula jenis ini. Menurut ilmu kesehatan Cina, bagi yang mengalami kekurangan cairan tubuh, memiliki gangguan pencernaan, serta menderita panas dalam, tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya. Anjuran tersebut juga diberikan kepada mereka yang sedang mengonsumsi obat-obatan.

Untuk dikonsumsi setiap hari, gula merah bisa dijadikan pengganti gula pasir saat Anda menikmati kopi susu. Cara membuatnya yaitu dengan mencampur masing-masing dua sendok teh kopi, gula merah sisir, dan juga krimer atau susu bubuk.

Setelah itu, tuangkan air mendidih sebanyak 200 ml dan aduk rata. Kopi susu nikmat pun siap dinikmati, rasanya manis dan gurih serta dapat meningkatkan semangat dan vitalitas tubuh. Gula merah juga dapat digunakan untuk membuat makanan dan minuman nikmat lainnya.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Seluk-beluk Vitamin C Bagi Tubuh
  • Tanda dan Penyebab Kurang Gizi pada Anak
  • Mencegah Kolesterol Tinggi
  • Khasiat Gandum yang Mengenyangkan Sekaligus Menyehatkan
  • Toge: Kecambah dengan Banyak Khasiat
  • Pedoman Gizi Seimbang
  • Cara Mudah Menambah Berat Badan
  • Mengenal Biji Kedelai
  • Cara Menambah Berat Badan Dambaan Hati
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA