logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support

AnneAhira.com    Referensi    Dunia    Indonesia    Gunung Bromo Meletus

Bukan Sekali, Gunung Bromo Meletus

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Gunung Bromo meletus,  ternyata sudah berkali-kali. Gunung ini memang tergolong sebagai gunung berapi aktif yang berbahaya. Itu karena saat Gunung Bromo meletus, seringnya terjadi dengan sistem terbuka.

Ia mempunyai kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Dan saat meletus, daerah bahayanya mencapai seluas 4 km dari pusat kawah.

Tentang nama Bromo sendiri, ini berasal dari bahasa Sansekerta/ Jawa Kuno: “Brahma”, yaitu salah seorang dewa utama dari agama Hindu. Mengenai ketinggiannya, kurang lebih mencapai 2.392 meter di atas permukaan laut.

Sementara keberadaannya, mencakup dalam empat wilayah kabupaten, yaitu Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Malang. Dan ia memiliki kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi.

Meskipun Gunung Bromo sekarang tampak aman, tapi masyarakat di sekitarnya tetap perlu waspada, sebab gunung ini masih dalam status aktif. Tapi, karena stastusnya yang masih aktif itu, malah membuatnya menjadi menarik hingga terkenal sebagai tempat wisata nomor satu di Jawa Timur. Tentunya, itu tak lepas dari adanya lautan pasir yang luas di sekeliling kawah Bromo. Sampai saat ini, lautan pasir ini masih terlihat mengepulkan asap secara periodik.

Sejarah Letusan

Mengenai kapan saja Gunung Bromo meletus, memang terlalu banyak untuk diingat. Adapun letusan terbesar terjadi pada 1974. Dan mengenai urutan letusan gunung bromo dari tahun ke tahun, adalah sebagai berikut.

2004, 2001, 1995, 1984, 1983, 1980, 1972, 1956, 1955, 1950, 1948, 1940, 1939, 1935, 1930, 1929, 1928, 1922, 1921, 1915, 1916, 1910, 1909, 1907, 1908, 1907, 1906, 1907, 1896, 1893, 1890, 1888, 1886, 1887, 1886, 1885, 1886, 1885, 1877, 1867, 1868, 1866, 1865, 1865, 1860, 1859, 1858, 1858, 1857, 1856, 1844, 1843, 1843, 1835, 1830, 1830, 1829, 1825, 1822, 1823, 1820, 1815, 1804, 1775, dan 1767.

Legenda di Gunung Bromo

Ada sebuah legenda di Gunung Bromo. Yaitu tentang cerita asal-usul Suku Tengger yang menghuni wilayah pegunungan ini. Cerita bermula saat tanah Jawa berada di bawah kekuasaan Raja Brawijaya dari Kerajaan Majapahit.

Sang raja mempunyai putri bernama Rara Anteng yang cantik. Kemudian, sang putri dinikahkan dengan pemuda keturunan Brahmana yang bernama Joko Seger.

Tak berapa lama, terjadilah pergolakankan di pulau Jawa. Majapahit pun jatuh dan dikuasai penganut agama lain. Masyarakat yang setia pada agama Hindu, lalu mengungsi ke pulau Bali. Sebagian lainnya, melarikan diri dan bermukim di sebuah dataran tinggi di kaki Gunung Bromo.

Mereka yang mengasingkan diri di Gunung Bromo ini, dipimpin oleh Roro Anteng dan Joko Seger. Selamanya mereka menetap di Gunung Bromo, bahkan sampai anak cucu mereka. Dan jadilah keturunannya sebagai suku Tengger, yaitu kependekan dari AnTeng dan SeGer.

Upacara Kasada (kasodo)

Suku Tengger, menganggap gunung Bromo sebagai gunung suci. Setahun sekali, yaitu pada tanggal 14 dan 15 bulan ke duabelas (tahun Jawa) atau bulan Desember/ Januari (tahun Masehi), mereka selalu mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo.

Upacara yang diadakan pada tengah malam hingga dini hari ini, mengambil tempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo Utara, dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo.

Dalam upacara ini,  Suku Tengger mengorbankan sebagian hasil sawah, ladang, dan ternak dengan cara melemparkannya ke kawah Gunung. Hal itu diyakini sebagai tanda syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dan selain upacara Kasodo ini, sebenarnya masih ada upacara Karo dan Ayak-ayak.

Tolong SHARE
artikel ini
Share
Share
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
Artikel Terkait
  • Sejarah Uang Indonesia – dari Ma hingga Rupiah
  • Indonesia di Mata Orang Prancis
  • Sejarah Bahasa Indonesia Kita
  • Sejarah Panjang Negara Indonesia
  • Taman Nasional Memegang Fungsi Hutan
  • Pulau Enggano, Salah Satu Pulau Terluar Indonesia
  • Sejarah Perkembangan Bahasa Indonesia
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA