logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Hadits

Memahami Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Hadits tentang Ilmu


Ilustrasi hadits tentang ilmu

Islam sangat serius menganjurkan penganutnya menuntut ilmu dan menjauhi kebodohan. Bahkan, lewat hadits-hadits tentang ilmu, Muhammad selaku nabi menegaskan bahwa mencari ilmu status hukumnya adalah wajib yang harus dilaksanakan bagi pria dan wanita dari mulai lahir hingga mati. Ini pun diperkuat dengan sebuah metafor bahwa ilmu harus dikejar sesemangat mungkin dan sejauh apa pun, meski itu berada di negeri Cina.

Artikel ini membahas hadits-hadits tentang ilmu dan keutamaan menuntut ilmu.

Hadits tentang Ilmu – Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Ilmu merupakan cahaya dan kekuatan manusia. Menuntut ilmu adalah suatu bentuk syukur manusia atas rahmat akal pikiran yang diberikan oleh Allah Swt. Jika dianalisis lebih lanjut, sebenarnya ada banyak alasan manusia dianjurkan menuntut ilmu. Dalam hal ini adalah ilmu agama dan ilmu yang bermanfaat bagi umat manusia. Di antaranya, memang sebuah kewajiban; menghilangkan kebodohan; ungkapan syukur dianugerahi akal sehat; memperkuat keimanan.

Al-Quran, sebagai kitab suci penganut agama Islam, juga adalah sumber ilmu. Rahasia semesta ada di dalamnya. Tanpa ilmu yang cukup, umat manusia mungkin belum dapat memahami makna ayat-ayat Al-Quran, terutama yang berhubungan dengan sains, seperti adanya sungai di dalam lautan.

Untuk memahami pentingnya pesan dalam hadits tentang ilmu, coba kita menengok sejarah peradaban Islam, para cendikiawan muslim pernah berjaya dan berkontribusi dalam perkembangan ilmu dan teknologi bagi umat manusia. Itulah mengapa Allah menyukai orang-orang yang berilmu, karena dengan ilmu tersebut manusia akan menemukan kebesaran Allah dan terpacu untuk memajukan peradaban manusia.

Kumpulan hadits tentang ilmu idealnya dapat menginspirasi umat muslim, terutama para generasi muda, untuk mencari ilmu dengan gigih. Islam juga mematahkan budaya bahwa perempuan tidak perlu mengenyam pendidikan dan menuntut ilmu karena kerjanya hanya di dapur. Dalam Islam, baik lelaki atau perempuan harus menuntut ilmu dengan sungguh-sungguh, karena orang yang bodoh adalah orang yang lemah.

Dalam hadits-hadits tentang ilmu, Nabi Saw. sangat mengimbau umatnya untuk memperluas pengetahuan sampai ajal menjemput. Karenanya, menuntut ilmu bukan hanya tugas mereka yang masih muda tetapi tugas seluruh umat muslim.

Al-Quran dipenuhi perumpamaan-perumpamaan serta informasi seputar sains; juga kisah-kisah sejarah masa lalu. Bagaimana umat muslim bisa memahami dan mengamalkan Al-Quran jika mereka tidak berilmu?

Kumpulan Hadits tentang Ilmu

Oleh karena sifat urgen dalam mencari ilmu, banyak sekali dijumpai hadist yang menerangkan akan penting dan manfaatnya mencari ilmu, baik ilmu pengetahuan umum maupun ilmu agama. Berikut hadit-hadits tentang ilmu tersebut:

  • “Carilah ilmu, sesungguhnya menuntut ilmu merupakan pendekatan diri kepada Allah Azza wajalla, mengajarkannya kepada orang yang tidak mengetahuinya adalah amal sedekah. Sesungguhnya, ilmu pengetahuan menempatkan orangnya dalam kedudukan terhormat dan mulia. Ilmu pengetahuan adalah keindahan bagi ahlinya di dunia dan di akhirat.” (HR. Ar-Rabii’)

  • “Wahai Aba Dzar, kamu pergi mengajarkan ayat dari Kitabullah telah baik bagimu daripada shalat sunah 100 rakaat, dan pergi mengajarkan satu bab ilmu pengetahuan baik dilaksanakan atau tidak, lebih baik dari shalat 1.000 rakaat.” (HR. Ibn Majah)

  • “Janganlah kalian menuntut ilmu untuk membanggakannya terhadap para ulama dan untuk diperdebatkan di kalangan orang-orang bodoh dan buruk perangainya. Jangan pula menuntut ilmu untuk penampilan dalam mejelis (pertemuan atau rapat) dan untuk menarik perhatian orang-orang kepadamu. Barangsiapa seperti itu maka baginya neraka…neraka.” (HR. Al-Tirmidzi dan Ibn Majah)

  • “Kelebihan seorang alim (ilmuwan) terhadap seorang 'abid (ahli ibadah) ibarat bulan purnama terhadap seluruh bintang.” (HR. Abu Daud)

  • “Tuntutlah ilmu dan belajarlah (untuk ilmu) ketenangan dan kehormatan diri, dan bersikaplah rendah hati kepada orang yang mengajar kamu.” (HR. Thabrani)

  • “Barang siapa merintis jalan mencari ilmu maka Allah akan memudahkan baginya jalan ke surga.” (HR. Muslim)

  • “Barang siapa ditanya tentang suatu ilmu lalu dirahasiakannya maka dia akan datang pada hari kiamat dengan kendali (di mulutnya) dari api neraka.” (HR. Abu Daud)

  • “Sedikit ilmu itu lebih baik dari banyak ibadah, cukup bagi seorang pengetahuan fikihnya jika dia mampu beribadah kepada Allah dengan baik dan cukup bodoh bila seorang merasa bangga dengan pendapatnya sendiri.” (HR. Thabrani)

  • “Menuntut ilmu wajib atas tiap muslim (baik muslimin maupun muslimah.” (HR. Ibnu Majah)

  • “Seseorang yang keluar dari rumahnya untuk menuntut ilmu niscaya Allah akan mudahkan baginya jalan menuju surga.” (Shahih Al-Jami)

  • “Siapa yang keluar untuk menuntut ilmu maka dia berada di jalan Allah sampai dia kembali.” (Shahih Tirmidzi)

  • “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Quran dan yang mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

  • “Siapa yang Allah kehendaki menjadi baik makan Allah akan memberikannya pemahaman terhadap agama.” (Shahih Ibnu Majah)

  • Hadis riwayat Abdullah bin Masud, r.a., ia berkata, “Rasulullah Saw. bersabda, ‘tidak ada hasad (iri) yang dibenarkan kecuali terhadap dua orang, yaitu terhadap orang yang Allah berikan harta lalu ia menghabiskannya dalam kebaikan dan terhadap orang yang Allah berikan ilmu lalu ia memutuskan dengan ilmu itu dan mengajarkannya kepada orang lain.’” (Shahih Muslim no. 1352)

  • “Termasuk mengagungkan Allah ialah menghormati (memuliakan) ilmu, para ulama, orang tua yang muslim, dan para pengemban Al-Quran dan ahlinya, serta penguasa yang adil.” (HR. Abu Dawud dan Aththusi)

  • “Siapa yang membaca satu huruf dari Kitabullah maka baginya satu kebaikan, dan setiap kebaikan akan dilipatgandakan sepuluh. Saya tidak mengatakan alif lam mim satu huruf; melainkan alif satu huruf, lam satu huruf, dan mim satu huruf.” (HR. Bukhari)

  • Hadis riwayat Abu Musa r.a.: Dari Nabi Saw. bahwa beliau bersabda, “Perumpamaan Allah yang Maha Mulia lagi Maha Agung dalam mengutusku untuk menyampaikan petunjuk dan ilmu adalah seperti hujan yang membasahi bumi. Sebagian tanah bumi tersebut ada yang subur sehingga dapat menyerap air serta menumbuhkan rerumputan, dan sebagian lagi berupa tanah-tanah tandus yang tidak dapat menyerap air. Lalu Allah memberikan manfaatnya kepada manusia sehingga mereka dapat meminum darinya, memberi minum, dan menggembalakan ternaknya di tempat itu. Yang lain menimpa tanah datar yang gundul yang tidak dapat menyerap air dan menumbuhkan rumput. Itulah perumpamaan orang yang mendalami ilmu agama Allah dan memanfaatkannya sesuai ajaran yang Allah utus kepadaku ketika dia tahu dan mau mengajarkannya. Dan juga perumpamaan orang yang keras kepala yang tidak mau menerima petunjuk Allah yang karenanya aku diutus.” (Shahih Muslim no. 4232)

  • “Orang yang paling pedih siksaannya pada hari kiamat adalah seorang alim yang Allah menjadikan ilmunya tidak bermanfaat.” (HR. Al-Baihaqi)

  • “Sesungguhnya Allah tidak menahan ilmu dari manusia dengan cara merenggut tetapi dengan mewafatkan para ulama sehingga tidak lagi tersisa seorang alim. Dengan demikian orang-orang mengangkat pemimpin-pemimpin yang dungu lalu ditanya dan dia memberi fatwa tanpa ilmu pengetahuan. Mereka sesat dan menyesatkan.” (Mutafaq’alaih)

  • “Saling berlaku jujurlah dalam ilmu dan jangan saling merahasiakannya. Sesungguhnya berkhianat dalam ilmu pengetahuan lebih berat hukumannya daripada berkhianat dalam harta.” (HR. Abu Na’im)

  • “Sedikit ilmu lebih baik dari banyak ibadah. Cukup bagi seseorang pengetahuan fikihnya jika ia mampu beribadah kepada Allah (dengan baik) dan cukup bodoh jika seseorang merasa bangga dengan pendapatnya sendiri.” (HR. Ath-Thabrani)

Keutamaan Ilmu Tidak Hanya dalam Hadits tentang Ilmu

Islam adalah agama yang sangat menghargai ilmu pengetahuan, dan mengharuskan umatnya (pria dan wanita) untuk menuntut ilmu, baik ilmu tentang agama dan ilmu tentang pengetahuan umum. Tidak hanya dalam hadits tentang ilmu, beberapa ayat Al-Quran juga menyatakan pentingnya ilmu bagi umat muslim.

Beberapa ayat Al-Quran yang mendukung pesan hadits-hadits tentang ilmu tersebut di antaranya adalah:

  • “Niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.” (QS Al-Mujadilah: 11)

  • “Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu).” (QS Ali Imran: 18)

  • “Dan perumpamaan-perumpamaan ini Kami buatkan untuk manusia, dan tiada memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu.” (QS Al-Ankabut: 43)

  • “Sebenarnya Al-Quran adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu.” (QS Al-Ankabut: 49)

Selain ayat-ayat tersebut, masih banyak ayat yang memaparkan tentang urgensi ilmu pengetahuan. Itulah informasi singkat seputar keutamaan ilmu dan menuntut ilmu serta kumpulan ayat Al-Quran dan hadits tentang ilmu. Wallahualam.

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Sejarah Pembukuan Hadits - Pembukuan Hadits dari Masa ke Masa
  • Kedudukan Hadits dalam Islam dan Kaum Syiah - ANNEAHIRA.COM
  • Ilmu Kalam Bagian Penting Kajian Islam
  • Hadits tentang Sabar: Hadiah Kesabaran
  • Sunat dari Berbagai Sudut Pandang Agama
  • Mengenal Lebih Dekat Kumpulan Hadist Bukhari Muslim
  • Al'Quran dan Terjemahan dalam Berbagai Bahasa
  • Hadist Shahih: Hadist dengan Keutamaan Tertinggi
  • Belajar Menghargai Pluralisme dari Nabi Muhammad Saw
  • Beberapa Hadits Tentang Kebersihan
  • Kumpulan Hadis Pilihan Bukhari dan Muslim - ANNEAHIRA.COM
  • Hadits Tentang Puasa Ramadhan dan Keutamaannya
  • Mengenal Ikhlas dalam Islam
  • Hadist Tentang Cinta Rasulullah
  • Kumpulan Hadist Nabi Muhammad Seputar Iman, ilmu, wudhu, Mandi dan Haid
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA