logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Wanita & Kecantikan    Kehamilan    Kehamilan

Cara Mengatasi Mual dan Muntah Saat Hamil Muda


Ilustrasi hamil muda

Konon, orang hamil ditandai dengan adanya perasaan mual dan muntah setiap pagi.
Istilah ini sering disebut morning sickness. Morning sickness adalah perasaan mual dan
muntah yang terjadi pada masa 3 bulan awal kehamilan. Dengan kata lain, morning
sickness terjadi saat-saat hamil muda, yaitu saat kehamilan baru
menginjak usia trimester pertama.

Tingkat mual pada setiap wanita tentu tidaklah sama. Ada yang
merasakan mual biasa-biasa saja, ada pula yang merasakan mual berlebih hingga
muntah setiap hari dan memerlukan pengobatan. Rasa mual yang berlebih ini dikenal
dengan istilah hiperemesis gravidarum.

Beberapa orang yang mengalami hamil muda juga bahkan ada yang tidak merasakan
mual sama sekali. Mereka bisa makan dan minum sesuai dengan apa yang mereka
inginkan. Biasanya, hal tersebut disebut ‘ngidam’ oleh banyak orang.

Istilah ngidam sendiri sebenarnya berbeda-beda juga bagi sebagian orang yang
mengalami hamil muda. Ada yang memang ngidam karena menginginkan hal tersebut,
ada juga yang dianggap ngidam karena menginginkan hal-hal yang kadang-kadang
tidak rasional.

Pada sebagian orang, ngidam lebih kepada keinginan untuk meredam rasa mual yang
muncul. Akan tetapi, ada pula yang menjadikan ngidam sebagai pelampiasan karena
tidak bisa memakan apapun akibat rasa mual tersebut.

Beberapa orang lagi bahkan meminta hal-hal aneh pada suami mereka dengan alasan
ngidam ‘bawaan bayi’. Padahal, sebenarnya, ngidam adalah hal yang diidam-idamkan
oleh para ibu hamil karena banyaknya perubahan yang terjadi pada diri mereka, baik
secara fisik maupun secara psikologis.

Pada perubahan fisik, seorang ibu yang mengalami hamil muda cenderung merasa
ingin makan sesuatu yang dibayangkan lebih segar, pedas, atau enak sesuai dengan
seleranya saat itu.

Hal tersebut disebabkan oleh perubahan hormon pada ibu hamil yang mengakibatkan
berubahnya pula kebiasaan yang sebelumnya tidak pernah dilakukan. Misalnya saja,
keinginan untuk makan rujak, makan makanan pedas, atau hal lain untuk meredam
rasa mual akibat perubahan tersebut.

Sementara itu,pada perubahan psikologis, seorang ibu yang mengalami hamil muda
cenderung lebih sensitif sehingga lebih mudah sedih, marah, dan tersinggung. Apabila
keinginannya tidak terpenuhi, maka ia akan merasa sedih, marah, atau tersinggung
sehingga keinginan seperti itulah yang harus dituruti oleh suami.

Selain itu, kadang pula ibu hamil akan merasa sangat ingin disayangi dan diperhatikan
oleh suami sehingga mengajukan permintaan aneh untuk membuktikan kasih sayang
dan perhatian suaminya tersebut.


Tips Mengatasi Morning Sickness

Perasaan mual dan muntah memang agak sulit dilepaskan dari wanita hamil, termasuk
Anda. Namun, ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk
mengatasi perasaan mual dan muntah ini. Cara yang bisa Anda lakukan adalah
sebagai berikut.

1. Sering Makan dalam Jumlah Sedikit

Wanita yang berada dalam situasi riskan muntah ini sebaiknya makan
dalam porsi sedikit, namun dilakukan sesering mungkin. Makanlah kapan pun Anda
bisa makan dengan porsi sedikit. Ingat, makan banyak hanya akan membuat Anda
tambah mual.

Seringnya makan dalam jumlah sedikit ini dapat membuat hamil muda yang tidak terlalu
repot dengan urusan mual-mual dan muntah yang berlebihan. Selain itu, makanan yang
diperlukan untuk perkembangan janin dan kesehatan ibu hamil adalah karbohidrat.

2. Konsumsi Makanan Tinggi Karbohidrat dan Protein

Rasa mual dapat diatasi dengan mengkonsumsi makanan yang
mengandung karbohidrat dan protein tinggi. Beberapa makanan yang dianjurkan untuk
dikonsumsi, yaitu roti, kentang, biskuit, buah, dan sayur.

Dengan mengonsumsi karbohidrat dan protein yang cukup, misalnya lima sendok
makan nasi dan lauk pauk, ibu yang sedang hamil muda bisa mendapatkan asupan gizi
yang dapat menguatkan janin dan fisik ibu hamil.

Jika ibu hamil tidak bisa memakan nasi karena alasan mual, maka kandungan
karbohidrat juga bisa didapatkan dari makanan lain seperti roti gandum, roti tawar, atau
umbi-umbian yang tidak membuat mual dan muntah.

Umbi-umbian yang dikonsumsi juga sebaiknya tidak digoreng karena minyak yang
digunakan akan memicu rasa mual bagi ibu yang sedang hamil muda. Makanan
tersebut sebaiknya dimasak dengan cara dikukus sehingga lebih sehat dan
meminimalisasi rasa mual pada ibu hamil.

3. Jangan Bangun Terburu-Buru

Saat mata terbuka, wanita hamil sebaiknya tidak langsung bangun dan beranjak dari
tempat tidur secara terburu-buru. Duduklah terlebih dahulu, lalu berdiri
secara perlahan. Sebaiknya, Anda menyediakan beberapa snack atau biskuit di dekat
tempat tidur untuk berjaga-jaga jika Anda merasakan mual berlebih saat bangun tidur.
Setelah memakan snack atau biskuit, barulah Anda coba untuk berdiri secara perlahan.

Perubahan hormon yang terjadi pada ibu hamil akan membuat Anda sulit bergerak
dengan cepat karena pergerakan yang terburu-buru akan membuat Anda cepat lelah
dan pusing sehingga memacu rasa mual dan ingin muntah.

Oleh karena itu, lakukanlah gerakan secara perlahan dan santai sehingga rasa pusing,
mual, dan ingin muntah dapat diminimalisasi dengan baik.

4. Hindari Makanan Berlemak, Berminyak, dan Pedas

Tidak hanya berakibat pada kegemukan dan sakit perut, makanan-
makanan tersebut ternyata mampu memperparah rasa mual Anda. Jadi, hindarilah
ketiga jenis makanan itu.

Lemak, minyak, dan makanan pedas akan memperparah rasa mual pada ibu yang
sedang mengalami hamil muda karena ketiga makanan itu dapat meningkatkan jumlah
asam lambung.

Makanlah makanan yang sehat dan bergizi dengan olahan yang baik pula sehingga
tidak hanya mengurangi mual, hal itu juga berguna untuk tumbuh kembang janin dalam
rahim Anda.

5. Minum yang Cukup


Saat muntah, tubuh mengeluarkan cairan. Oleh sebab itu, minumlah
air secukupnya untuk menggati cairan tubuh dan menghindarkan Anda
dari dehidrasi. Minumlah air putih atau jus buah. Ingat, hindari
minuman yang mengandung karbonat dan kafein.

Minuman berasa hanya akan meningkatkan jumlah kalori yang terdapat dalam tubuh
Anda dan bayi. Jumlah kalori yang berlebihan juga akan membuat Anda semakin
mudah gemuk, namun bayi Anda menjadi kurang ternutrisi karena kelebihan jumlah
kalori tersebut.

6. Memilih Vitamin yang Benar

Bagaimana pun, orang hamil memerlukan asam folat untuk kesehatan
kandungan dan janin. Oleh sebab itu, orang hamil dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin dan meminum susu. Jika vitamin yang Anda konsumsi ternyata memperparah rasa mual, segeralah konsultasi ke dokter atau bidan yang dipercaya untuk meminta vitamin yang cocok. Bila perlu, dokter atau bidan akan memberi Anda obat mual.

7. Konsumsi Vitamin B6

Vitamin B6 cukup efektif untuk mengurangi rasa mual pada ibu hamil.
Namun, Anda harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsinya.

Vitamin B6 dapat diperoleh lewat kacang-kacangan dan sayur atau buah-buahan tertentu. Namun, jika Anda tidak sempat membeli atau mengolah bahan-bahan tersebut, Anda juga bisa menggunakan suplemen dengan komposisi B6 di dalamnya.

Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan asupan vitamin B6 dari susu ibu hamil yang juga memasukkan vitamin tersebut sebagai pelengkap gizi bagi ibu hamil.

8. Pengobatan Tradisional

Pengobatan tradisional dengan ramuan jahe, baik berupa minuman
maupun permen, mampu mengurangi rasa mual. Sebuah penelitian
di Australia menyatakan bahwa ramuan tradisional ini dapat digunakan
sebagai obat untuk mengatasi mual yang sangat aman bagi ibu dan janin.

Selain mengurangi rasa mual, kita juga tidak perlu khawatir akan kelebihan zat kimia. Dengan mengonsumsi makanan tradisional, kita akan terbebas dari zat radikal bahan kimia berlebih.

9. Istirahat Cukup dan Berpikir Rileks

Salah satu cara untuk mengatasi rasa mual dan muntah adalah istirahat cukup serta berpikir secara rileks. Mengapa demikian? Pikiran stres justru hanya akan memperparah rasa mual yang menyerang Anda. Luangkanlah waktu untuk beristirahat seraya mendengarkan musik atau membaca buku bayi dan buku kesayangan Anda. Kehamilan harus dihadapi dengan kebahagiaan dan rasa syukur atas anugerah Tuhan.

Itulah beberapa tips untuk mengatasi perasaan mual dan muntah saat-saat hamil muda. Ingat, segera hubungi dokter jika rasa mual dan muntah semakin parah sehingga Anda tidak bisa memakan apapun. Kekurangan asupan makanan dan cairan dalam tubuh justru akan membuat Anda sakit dan dehidrasi.

Jangan takut menghadapi morning sickness. Percayalah bahwa perasaan mual dan muntah ini akan hilang dengan sendirinya seiring pertambahan usia
kehamilan. Anggap saja hal itu sebagai proses untuk menyambut
kebahagiaan yang akan dibawa si kecil.

Hamil muda akan sangat kita rasakan nikmatnya setelah memasuki trisemester kedua, yakni saat janin dalam perut Anda bergerak-gerak sehingga Anda akan melupakan semua kesedihan saat berkomunikasi dengan si kecil. Semoga bermanfaat!

Tolong di SHARE :
Tweet
Artikel Terkait
  • Proses Ketika Orang Melahirkan
  • Tanda-Tanda Kehamilan Awal
  • Video Wanita Melahirkan Normal
  • Aneka Tip untuk Jadi Ibu Hamil Sehat
  • Menjaga Kecantikan Selama Hamil - ANNEAHIRA.COM
  • Persalinan Normal adalah Idaman Semua Wanita
  • Seputar Air Ketuban
  • Persiapan Menghadapi Proses Persalinan
  • Persiapan Diri untuk Melahirkan Bayi
  • Tips Bisa Hamil Setelah Menstruasi
  • Beberapa Kelebihan Wanita Hamil dan Melahirkan
  • 4 Tips Ibu Hamil Sehat
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Komp. Buah Batu Regency Blok A2 No.9
Bandung Jawa Barat - INDONESIA