Menjaga Kecantikan Selama Hamil

Wanita manapun pasti ingin selalu terlihat cantik. Naluri untuk tampil cantik pasti dikaitkan dengan upaya wanita menarik perhatian lawan jensinya. Padahal, selain itu tampil cantik juga merupakan sebuah kebutuhan wanita yang bersifat batin. Jika ada lawan jenis tertarik karena kecantikan yang dimiliki, itu dianggap sebagai bonus.
Kecantikan bukan hanya identik dengan kulit yang mulus, badan yang proporsional atau rambut hitam yang tergerai. Kecantikan wanita bisa terpancar dari apapun yang ada didirinya. Kebersihan, kepribadian dan aura positif adalah elemen “pembentuk” kecantikan pada diri wanita. Itulah sebabnya mengapa wanita hamil sekalipun bahkan terlihat cantik secara alami.
Kehamilan adalah keagungan manusia yang hanya diberikan Tuhan pada wanita. Wanita yang sudah menikah, pasti menginginkan untuk segera hamil. Upaya untuk dapat hamil pun dilakukan, dari cara yang sederhana hingga medis. Namun, ketika hamil, tidak jarang wanita yang justru lupa akan kecantikannya. Perhatiannya hanya terfokus pada perutnya yang semakin membesar, dan membiarkan badannya tidak terawat dengan baik.
Wanita hamil memang akan memancarkan kecantikannya sendiri. Kecantikan tersebut terpancar dari aura positif yang secara alami dikandung oleh wanita yang sedang berbadan dua. Para orangtua dulu percaya bahwa janin yang terkandung dalam rahimlah yang membuat wanita tersebut cantik secara alami.
Kecantikan alami yang dimiliki wanita hamil, nyatanya tetap harus dirawat, dijaga dan diperhatikan. Ada beberapa wanita hamil yang berubah bermalas-malasan. Mereka malas mandi, malas dandan, dan malas merawat diri. Biasanya, menurut kepercayaan orang-orang zaman dulu, wanita hamil dengan kebiasaan jorok seperti itu, akan melahirkan bayi lelaki.
Sebagai seorang istri, Anda tentu tidak boleh melupakan kewajiban sebagai seorang istri. Kebahagiaan karena telah dipercaya untuk hamil seharusnya tidak lantas membuat Anda lupa bahwa suami Anda juga menginginkan istrinya tampil cantik atau paling tidak bersih.
Kecantikan alami yang dimiliki wanita hamil justru akan semakin bertambah cantik jika Anda tidak lupa merawat kecantikan selama hamil. Caranya sederhana, tidak terlalu berbeda jauh dengan perawatan kecantikan sebelum Anda hamil. Hanya saja, Anda harus lebih memerhatikan kandungan dalam berbagai alat kosmetik.
Menjaga Kecantikan Selama Hamil
Kandungan dalam kosmetik seperti timah hitam, alumunium, metilmerkuri dan alkohol adalah zat-zat yang cukup berbahaya digunakan ketika Anda hamil. Proses penyerapan zat tersebut oleh kulit perlahan sampai hingga aliran darah. Aliran darah yang sudah tercemar zat berbahaya itu kemudian masuk dalam janin.
Janin yang sudah terkontaminasi zat berbahaya tersebut akan mengalami gangguan sel saraf. Ketika otak janin mulai tumbuh bersamaan dengan masuknya zat-zat berbahaya itu, maka dapat dipastikan otak bayi nantinya akan mengalami kerusakan. Gangguan saraf biasanya terjadi pada otak kecil, lapisan otak besar, sistem pengatur emosi, sistem penghubung otak kiri dan kanan, dan batang otak.
Cara aman dari itu semua adalah memperhatikan kandungan-kandungan dalam zat kosmetik Anda. Jika perlu mengonsumsi obat kecantikan seperti obat jerawat, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan Anda terlebih dahulu. Jangan gunakan krim pemutih wajah atau pelembap, serta lipstik secara berlebihan.
Hal sederhana yang bisa Anda lakukan untuk menjaga dan memelihara kecantikan adalah mandi secara rutin. Rajin mengganti pakaian agar keringat tidak menempel terlalu lama pada tubuh, konsumsi buah-buahan dan sayuran yang dapat menjaga keremajaan kulit serta baik untuk kandungan, juga jangan lupa olahraga ringan secara teratur.






