logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Metafisika    Paranormal

Manakah yang Lebih Unggul Hantu Gentayangan Dalam Negeri atau Mancanegara?


Ilustrasi hantu gentayangan

Siapa lebih unggul, Hantu Gentayangan dalam negeri atau hantu mancanegara? Tahukah Anda hantu gentayangan yang tampak menakutkan di film-film horor itu ternyata memiliki karakter dari daerah asalnya sendiri-sendiri. Setidaknya begitulah yang kita saksikan dari film tersebut.

Misalnya drakula, ia adalah hantu gentayangan yang suka mengisap darah segar berasal dari Transilvania Rumania. Mumi, si hantu berbalut perban yang berasal dari jasad manusia yang telah diawetkan dari dalam piramida Mesir. Bloody Mary, hantu gentayangan yang cantik namun mematikan dari Amerika. Hantu Nang Nak yang romantis dan sangat sayang suami dari Thailand,. Atau Kuchisake Onna, selir seorang samurai yang dikenal sebagai hantu mulut sobek dari Jepang, dan lain-lain.

Lantas bagaimana dengan Indonesia? Hantu gentayangan apa sajakah yang merupakan 100 % made in Indonesia? Bagaimana kansnya bila berhadapan dengan hantu gentayangan mancanegara tadi? Siapakah yang akan menjadi "pemenang"? Tulisan ini akan mencoba menganalisanya, tentu saja sebagai hiburan semata.

Battle of Hantu Gentayangan 1 - Drakula vs Tuyul

Bila benar-benar terjadi, maka ini merupakan pertarungan yang fenomenal! Mengapa? Sebab hal ini merupakan pertempuran 2 hantu gentayangan yang berbeda latar belakang dan berbeda kekuatan. Drakula diyakini sebagai hantu gentayangan penjelmaan dari Vlad Dracul, Raja Rumania di abad ke 15. Drakula harus meminum darah segar manusia agar bisa bertahan hidup, mimimal 1 ons seminggu.

Untuk itulah ia dilengkapi dengan gigi yang besar, tajam, dan mematikan sehingga sekali sergap saja buruannya tak bisa berkutik lagi, dan harus rela lehernya digigit untuk dihisap darahnya. Ia juga bisa mengubah wujudnya menjadi seekor kelelawar agar tidak mencolok saat mencari mangsa. Walau sangat mematikan namun drakula juga memiliki sejumlah kelemahan. Sebagai hantu gentayangan, Drakula menjadi lemah bila terkena cahaya matahari di siang hari. Oleh karenanya ia baru pergi berburu saat malam telah tiba.

Drakula juga tidak kuasa melawan salib, roti sakaramen, dan bawang putih. Sedangkan tuyul adalah hantu gentayangan yang populer di seantero nusantara, terutama Pulau Jawa. Berdasarkan olah batin para ahli metafisika, penampilan tuyul ternyata mirip anak usia TK, cuma saja kepalanya licin gundul, sambil bertelanjang dada. 

Menurut urban legenda yang beredar, tuyul berasal dari janin wanita yang keguguran. Atau bayi yang mati saat dilahirkan. Setelah mati, bayi itu lalu menjadi hantu gentayangan yang penasaran. Karena tuyul berasal dari bayi yang mati saat lahir, maka tuyul mewarisi sifat kanak-kanak mereka, yaitu gemar bermain. Sifat itu pulalah yang menjadi kelemahan tuyul.  

Pada saat ditugaskan untuk mengambil uang, terkadang tuyul malah beralih pada mainan atau barang-barang yang digemarinya, terutama yuyu, yaitu sejenis kepiting. Bila sudah bertemu yuyu kadang membuat tuyul menjadi lupa pada tugas utamanya. Namun demikian tuyul adalah hantu gentayangan yang.luar biasa. Ia bisa menembus pintu, tembok, lemari atau brankas untuk mengambil uang yang ada di dalamnya tanpa kesuitan.

Bagaimanan bila kedua hantu gentayangan ini bertarung? Siapakah yang nantinya akan menjadi "pemenang"? Bila menilik latar belakang, kekuatan dan kelemahan keduanya, maka pertempuran kemungkinan besar akan dimenangi oleh tuyul. Kok bisa? Sebab drakula cuma kuat dan garang di malam hari, namun di siang hari drakula melempem seperti apem.  

Selain itu ia juga tak tahan dengan aroma bawang putih. Padahal tuyul berasal dari negara tropis yang mataharinya panas menyengat sepanjang tahun, penghasil rempah-rempah pula yang bawang putihnya melimpah ruah. Jadi hampir pasti drakula tak akan sanggup melawan tuyul, dengan catatan bertempurnya di siang hari dan di negeri sendiri. Satu kosong untuk hantu gentayangan negeri sendiri.

Battle of Hantu Gentayangan 2 - Blody Marry vs Kuntilanak

Bloody Marry adalah hantu gentayangan versi Amerika yang namanya diambil dari seorang wanita cantik berusia muda, yaitu Mary Whirnington. Ia dikabarkan meninggal di depan cermin akibat dibunuh oleh kekasihnya dengan kejam. Arwah Mary lalu terperangkap di dalam cermin sehingga tidak bisa keluar kecuali bila ada seseorang yang membukakan jalan dengan cara menyebut kata Bloody Mary sebanyak 3 kali di depan cermin kamar mandi dengan lampu yang mati.

Sesaat kemudian Bloody Mary akan muncul dengan kemarahan yang merasuki dadanya. Siapapun yang  mendekat pasti akan disikat. Dibandingkan dengan kuntilanak, tampaknya hantu gentayangan Bloody Marry ini kurang seram dan menakutkan. Ia terkesan hanya hantu yang mellow, pesolek dan pasif. Buktinya si Bloogy Marry ini terus menerus berada di dalam cermin sambil meratapi nasibnya yang disakiti oleh sang pacar. Kalau tidak dipanggil ia pun tak akan muncul ke luar.

Berbeda dengan kuntilanak, hantu gentayangan asli Indonesia. Tampilan fisik kuntilanak dijamin bikin bulu kuduk berdiri. Ia sangat menyeramkan bagi siapapun yang melihatnya dengan rambut panjang tergerai, dan punggung hitam bolong berdarah-darah. Konon kuntilanak menjadi hantu gentayangan karena meninggal pada saat anaknya baru mau dilahirkan.

Karena marah ia ingin membalas dendam kepada siapa saja yang ditemuinya, terutama ibu-ibu hamil yang akan melahirkan anak yang membuat kuntilanak merasa iri kepada mereka, sebab ia mati pada saat melahirkan sehingga keinginannya memiliki anak tidak pernah kesampaian. Ia biasa membunuh dengan cara menghisap darah atau menyantapnya secara utuh.

Bila ingin tinggal menetap, kuntilanak menyukai tempat tertentu sebagai tempat bersemayam seperti pohon waru yang doyong atau waru doyong. Namun demikian kuntilanak tak berdaya bila calon mangsanya membawa pisau, paku dan gunting. Menurut kepercayaan Melayu benda-benda tajam tersebut bisa menangkal serangan-serangan-serangan sang kuntilanak. Caranya dengan menancapkannya tepat di belakang leher.

Jadi walaupun kuntilanak ini lebih unggul dengan penampilan seramnya, namun ternyata ia memiliki kelemahan yang bisa dimanfaatkan oleh lawannya. Oleh karenanya bila kuntilanak ini melawan Bloody Marry, diperkirakan hantu gentayangan made in Amerika ini akan menjadi pemenang. Skor berubah menjadi satu – satu.

Battle of Hantu Gentayangan 3 - Kuchisake Onna vs Genduruwo

Menurut cerita yang beredar turun temurun di Jepang, hantu gentayangan Kuchisake-onna tadinya adalah seorang wanita cantik berusia muda yang hidup di zaman Heian. Ia menjadi selir seorang samurai. Ia sangat suka dengan pujian, makanya ia sering bertanya pada setiap orang “apakah aku cantik?” maka setiap orang yang ditanya pasti akan menyampaikan pujiannya.

Walaupun sudah menjadi seorang istri, namun karena cantik masih banyak lelaki yang ingin mendapatkan cintanya. Akhirnya ia selingkuh di belakang suaminya. Saat ketahuan oleh suaminya yang seorang samurai itu tak ayal ia mendapatkan amarah yang luar biasa, mulutnya disabet dengan samurai sehingga sobek besar, Saat itulah suaminya berkata masihkah kau pantas mengatakan “apakah aku cantik”? Sesaat kemudian Kuchisake Onna pun meninggal dunia. Arwahnya yang marah membuatnya menjadi hantu gentayangan yang meneror orang.

Bila sedang mengganggu orang di waktu malam, Kuchisake onna menutupi mulutnya yang sobek dengan penutup wajah. Kepada orang-orag yang ditemuinya ia bertanya “apakah saya cantik?" Bila dijawab “ya”, maka ia akan membuka penutup wajahnya dan bertanya lagi, “apakah saya cantik?” Bila yang ditanya menjawab “tidak” atau menjadi terkejut, takut dan lari, maka tak ayal hantu gentayangan Jepang ini akan segera membunuh dengan golok, gunting, sabit, atau senjata tajam lainnya.

Namun bila orang yang ditanya  tetap menjawab “ya”, maka si hantu gentayangan akan gembira dan segera membebaskannya. Jadi walaupun seram dan mematikan, ternyata Kuchisake Onna mudah ditipu. Bagaimana bila melawan genduruwo, hantu gentayangan dalam negeri? Kebalikan dari Kuchisake Onna yang cantik, Genderuwo adalah hantu gentayangan yang tubuhnya besar dan kekar dan rambut lebat yang menutupi seluruh tubuhnya, mirip seekor gorila.

Hantu gentayangan ini diyakini suka tinggal di pohon-pohon besar, lembab dan gelap. Namun di balik penampilan seramnya yang besar itu, ternyata genderuwo sejenis hantu gentayangan yang flamboyan. Ia bisa jatuh cinta pada seorang wanita dari kalangan manusia, bahkan dahsyatnya lagi ia bisa menghamili hingga menghasilkan keturunan! Waw hati-hati bagi Anda yang berwajah cantik, jangan sampai genderuwo jatuh hati.

Menurut urban legenda, genderuwo berasal dari arwah orang yang meninggal namun belum mau pergi ke akhirat, ia lebih memilih menjadi hantu gentayangan di bumi. Sulit membayangkan bila genderuwo yang macho ini harus melawan Kuchisake Onna yang cantik. Sebab dengan manusia yang berbeda alam saja genderuwo bisa membuat hamil wanitanya, apalagi dengan makhluk gaib di alam yang sama? Alih-alih terjadi pertempuran yang sengit, bisa-bisa malah keduanya saling memadu kasih.

Jadi siapa yang lebih unggul, hantu gentayangan dalam negeri atau mancanegara? Jawabannya terserah Anda.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Hantu Pocong - Fenomena Hantu Pocong yang Melegenda
  • Primbon Mimpi, Buku Sakti Warisan Nabi
  • Sumpah Pocong – Mencari Kebenaran Tanpa Bantuan Pengadilan
  • Sebuah Sejarah Pencarian Tuhan
  • Fenomena Pocong Jumat Kliwon
  • Melatih Tenaga Dalam
  • Setan Budeg Sesungguhnya Adalah Jin dan Manusia
  • Sinopsis Film Hantu Jembatan Ancol
  • Menilik Mitos Tenaga Dalam
  • Mengenal Berbagai Jenis Buhur – Media Penghubung Dunia Ghaib
  • Mawas Diri dengan Kitab Primbon
  • Masyarakat Indonesia dan Jenis-Jenis Sihir yang Dimiliki
  • Tips dan Cara Membaca Garis Tangan
  • Mengkaji Ulang Niat Mempelajari Ilmu Tenaga Dalam
  • Ketumbar: Pelet Cinta Menghangatkan
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA