Menyingkap Makna Harapan
Ilustrasi harapan
Harapan adalah sebuah angan-angan yang suatu saat akan atau ingin untuk diwujudkan. Dengan memiliki sebuah harapan, maka kehidupan setiap orang akan diiringi oleh mimpi yang sejatinya akan membawa kita ke alam angan-angan. Memang dengan bermimpilah kita akan menjadi manusia yang mempunyai tujuan yang besar.
Harapan memang tidak jauh berbeda dengan apa yang disebut dengan mimpi. Kehadirannya dalam pikiran manusia akan membuat suatu keinginan yang sudah direncanakan dengan penuh kematangan. Ingin menjadi sesuatu, ingin memiliki sesuatu, ingin melihat orang lain menjadi sesuatu adalaha beberapa yang termasuk ke dalam suatu impian.
Hal itu memang sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat karena akan berdampak pada pribadi kita. Tengok saja jika kita menginginkan sesuatu, misalnya menginginkan sepeda motor. Untuk melakukan itu, tentulah kita akan bermimpi terlebih dahulu bahwa suatu saat kita ingin memiliki sepeda motor. Angan-angan tersebut tidaklah dapat langsung terwujud, kecuali jika berbagai syarat sudah terpenuhi, seperti materi yang mencukupi.
Namun, bagaimana dengan yang tidak memiliki materi berlebih? Angan-angan adalah suatu hiburan yang dapat menyenangkan dan membuat semangat berlipat untuk kita. Jika telah berangan-angan untuk memiliki sepeda motor maka kita akan bekerja dengan sekeras mungkin agar memiliki keuangan yang memadai. Hal tersebut dapat terjadi dalam dua waktu, lama dan sebentar dan itu bergantung kepada seberapa giat kita untuk mencari pendapatan agar keinginan tersebut terwujud.
Setelah keinginan yang tadinya hanya sebagai angan-angan itu terwujud, lantas apa yang akan kita perbuat? Langkah pertama adalah dengan bersyukur karena atas seizin-Nya sepeda motor tersebut dapat dimiliki, meskipun dalam waktu yang tidak sebentar. Namun, itulah makna dan hikmah yang terkadung dari sebuah harapan.
Itu adalah salah satu contoh nyata yang sering menghiasi di kehidupan kita. Masih banyak makna yang dapat diserap dari satu kata yang memiliki sejuta fungsi tersebut. Berikut adalah beberapa contoh nyata lainnya.
Harapan Orangtua Terhadap Anak
Setiap orangtua sudah pasti memiliki angan-angan untuk memiliki anak. Setelah mempunyai anak, entah itu satu, dua, atau lima orang sekalipun tentu diiringi pula dengan sebuah pengaharapan dari anak-anaknya. Hal itu sudah menjadi suatu kejadian yang tidak bisa dipisahkan karena antara orangtua dan anak memiliki jalinan yang sangat kuat.
Kebaikan dan kesuksesan adalah dua hal yang utama dari sebuah angan-angan dari para orangtua. Banyak sekali doa yang dipanjatkan untuk kebaikan anak-anaknya agar suatu saat nanti ketika mereka sudah menjadi dewasa dan menjadi anak yang mempu berdiri sendiri, akan menjadi anak yang diharapkan dan berguna bagi lingkungan sekitarnya.
Kehadiran anak yang memang sangat ditunggi-tunggu oleh banyak orangtua memang sangat beralasan jika memang mereka menginginkan yang terbaik dari anaknya. Namun, tidak sedikit para anak yang ternyata melenceng dari apa yang telah diharapkan oleh para orangtua. Imbasnya hal itu akan berdampak pada psikologis orangtua itu sendiri.
Banyak yang bisa dilakukan oleh orangtua dalam mewujudkan suatu harapan untuk anaknya, di antaranya menyekolahkan, memberikan gizi yang tepat, hingga memberikan pendidikan agama sejak dini. Hal-hal itu nantinya yang akan bergerak untuk menumbuhkembangkan pola pikir dan tingkah laku anak untuk menjadi seseorang yang mampu berguna bagi siapa pun.
Harapan Menjadi Pribadi yang Lebih Baik
Setiap insan manusia tentu menginginkan agar kehidupannya semakin baik dan tumbuh menjadi lebih baik lagi. Itu pun merupakan hal yang sangat wajar terjadi. Pribadi kita sebagai makhluk yang hidup di kalangan modern banyak sekali faktor yang akan membuat kita semakin buruk, mulai dari pikiran hingga tingkah laku.
Sejatinya itu menjadi sebuah angan-angan yang ingin dilakukan oleh setiap manusia. Kita ingin menjadi seorang yang mempunyai karakter yang baik di mata orang lain, maka kita akan melakukannya dengan sebaik mungkin.
Ambil contoh untuk berperilaku baik terhadap orang sekitar. Harapan kita ingin menjadi pribadi yang menawan jika bergaul dengan orang lain adalah dengan menjaga sikap dan berusaha bersikap agar orang lain menyukainya. Dapat diambil contoh jika mempunyai suatu masalah, maka dilakukan suatu penyelesaian dengan tidak mengakibatkan pertengkaran. Dengan pertengkaran, maka itu akan menjadikan citra pribadi kita menjadi buruk.
Selain itu, kita pun seringkali berharap untuk memiliki pola pikir yang lebih baik. Hal itu sebenarnya dapat dilakukan dengan susah-susah gampang, bergantung kepada kekuatan kita untuk mau melakukan suatu perubahan. Menjaga pola pikir kita agar tidak buruk adalah dengan selalu berpikir positif terhadap apapun.
Menjaga pola pikir dengan sebaik mungkin dan menjaga perilaku telah ada pelajarannya ketika kita menempuh jalur sekolah. Di sana akan diajarkan bagaimana cara menjaga kedua hal tersebut agar senantiasa tidak melukai orang lain. Dengan begitu, seharusnya tidak sulit bagi kita untuk mewujudkan angan-angan kita untuk menjadi seseorang yang lebih baik lagi.
Apabila dilakukan, maka semuanya akan terasa dengan sangat mudah dan hal itu dapat mengalir. Selama tekad dalam diri sudah merasa kuat, bukan hal yang mustahil semua yang menjadi impian kita lama-kelamaan akan menjadi kenyataan. Semua itu perlu didorong dengan suatu hal yang namanya tekad dan doa.
Harapan Memiliki Kehidupan yang Baik
Kehidupan yang lebih baik itu dapat diartikan ke dalam beberapa macam. Ada yang mengartikan baik dalam pencapaian materinya, ada yang mengasumsikan baik dari segi hubungan dengan keluargnya, juga ada yang memberikan persepsi baik dalam menjalin hubungan percintaan. Semua itu memang benar adanya.
Namun, semua itu dapat dikerucutkan hingga membentuk suatu harapan dari segi kehidupan yang mewakili semuanya dalam satu paket. Akan tetapi, kebaikan dalam kehidupan itu tidaklah harus selalu terisi dengan semua aspek yang telah disebutkan tersebut. Misalnya hanya satu yang tercapai tidak apa, selama itu memang memiliki kehidupan yang baik dan nyaman untuk dijalani.
Kita yang mempunyai materi berlebih memang akan dapat menjadikan kehidupannya lebih baik. Urusan sandang, pangan, dan papan dapat terpenuhi. Kita yang mempunyai sebuah keluarga besar akan memiliki kehidupan yang baik jika dapat menjaganya.
Hubungan percintaan yang akan menjadikan sebuah keluarga baru, dapat dikatakan memiliki kebaikan jika telah memiliki keluarga yang nyaman. Semua itu bisa dijadikan alasan untuk suatu harapan agar semua yang kita lakukan berjalan dengan sebaik mungkin.
Angan-angan atau mimpi memang sangat penting dalam suatu kehidupan dan itu akan dapat terwujud dengan dua hal, yakni dengan bantuan Tuhan dan usaha. Memang sangat berkaitan erat antara angan-angan dengan Tuhan. Kita yang menginginkan sesuatu tidak akan terlepas dari izin Tuhan agar semua itu menjadi kenyataan.
Di samping itu, usaha kita juga perlu untuk diperhatikan karena impian dari kita akan dapat terwujud dengan berusaha sekeras mungkin. Tuhan yang telah melihat usaha kita untuk mewujudkan hal tersebut akan dapat menilai apakah hal yang diinginkan tersebut memang layak untuk dimiliki atau tidak, atau layak dimiliki dalam waktu dekat atau dalam waktu yang disesuaikan kembali.
Tuhan dapat melihat dan dapat menjadikan harapan tersebut apakah baik atau tidak jika kita memilikinya. Hal itu tentu menjadi rahasia-Nya. Namun, kita dapat mengambil suatu hikmah dari apa yang telah kita dapatkan, baik itu yang telah didapat dalam waktu yang singkat atau dalam waktu yang relatif lama. Semua itu telah direncanakan dengan sebaik mungkin oleh Sang Maha Pencipta untuk kebaikan manusia.
Namun, di balik itu semua, satu simpulan yang dapat diambil dari pemahaman ini adalah jangan pernah ragu untuk melakukan suatu harapan, mimpi, atau angan-angan. Hal itu yang nantinya akan menjadi jalan untuk kita dalam menggapai semua apa yang kita inginkan.

