Perkembangan Harga Pertamax
Ilustrasi harga pertamax
Harga pertamax yang dirasa mahal oleh sebagian masyarakat dinilai semakin menambah beban hidup. Sesuai anjuran pemerintah sebagai respon atas naiknya harga minyak mentah dunia, kalangan mampu, yaitu kalangan menengah ke atas diminta untuk memakai pertamax sebagai bahan bakar kendaraan peribadi.
Pertimbangan lainnya adalah rencana kenaikan harga bahan bakar minyak yang memicu demonstrasi bulan April 2012 dikhawatirkan akan memberatkan masyarakat miskin.
Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan subsidi silang dengan menaikkan harga bahan minyak dengan memberikan kompensasi bantuan kepada rakyat miskin. Program semacam ini sudah pernah dilakukan beberapa tahun yang lalu dengan nama bantuan langsung tunai (BLT).
Pertamax sendiri adalah nama bahan bakar minyak produk dari Pertamina. Pertamax ada dua jenis, yaitu pertamax dan pertamax plus. Harga pertamax plus sedikit lebih mahal daripada pertamax. Jika dibandingkan dengan premium, pertamax jelas lebih bersih dan ramah lingkungan. Tangki mesin kendaraan bermotor Anda akan bebas dari kotoran. Adapun premium, walaupun murah menjadikan mesin lebih cepat panas.
Harga pertamax yang mahal memang menjadi pertimbangan pengendara mobil untuk membeli bahan bakar yang satu ini. Adapun kelebihan pertamax jelas lebih baik daripada premium. Lagipula, mobil ataupun motor yang diproduksi tahun 1990 ke atas didesain untuk memakai pertamax.
Selain alasan performa mesin, pertamax lebih irit bahan bakar dan ramah lingkungan karena menurunkan emisi gas yang dikeluarkan dari proses pembakaran antara lain karbon monoksida atau hidrokarbon.
Emisi gas buang menyebabkan polusi udara yang menyebabkan gangguan kesehatan bagi manusia, antara lain menyebabkan batuk, pusing, iritasi mata, asma, kanker paru-paru, menurunkan IQ, dan perkembangan anak serta mengurangi fungsi reproduksi pada pria.
Adapun bagi lingkungan hidup, emisi gas buang bisa menyebabkan hujan asam yang bisa mematikan ikan di kolam dan menurunkan kesuburan tanah gas, Meningkatnya suhu udara (pemanasan global) dan naiknya permukaan laut.
Mengapa Harga Pertamax Mahal?
Alasannya karena pertamax memiliki oktan yang lebih tinggi daripada premium. Oktan adalah bilangan angka yang menunjukkan besaran tekanan yang bisa diberikan sebelum bahan bakar (bensin) terbakar.
Bila pembakaran tidak sempurna, terlalu cepat ataupun terlalu lambat. Mesin kendaraan akan mengeluarkan bunyi ketukan. Hal ini akan menyebabkan mesin cepat rusak. Oleh sebab itu, sebaiknya hal ini harus dihindari.
Waktu pembakaran bensin pada kendaraan bermotor sudah ditentukan oleh kerja mesin. Pada kendaraan saat ini, proses pembakaran dilakukan mesin secara otomatis. Terlebih pada kendaraan dengan sistem Electronic Fuel Injection (EFI). Biasanya kendaraan dengan sistem EFI memang dianjurkan untuk menggunakan pertamax sebagai bahan bakar.
Oktan bertugas mencegah pembakaran pada mesin sebelum waktunya. Semakin tinggi oktan, semakin bagus kemampuannya. Pembakaran akan lebih efisien dan hemat bahan bakar. Walaupun begitu faktor suhu, beban mesin, putaran dan ketinggian tempat juga ikut menentukan.
Oleh karena fungsinya tersebut maka oktan lebih unggul dalam penggunaan bahan bakar pada kerndaraan bermotor. Oleh sebab itu, semakin tinggi nilai oktan maka semakin baik performa mesin kendaraan bermotor. Kendaraan Anda pun lebih awet.
Oktan yang terdapat pada pertamax inilah yang menyebabkan harga pertamax lebih mahal. Semakin tinggi nilai oktan, semakin mahal pula harga pertamax.
Harga pertamax yang di produksi pertamina saat ini harganya sekitar Rp9.000,00, sedangkan harga pertamax plus Rp9.500,00. Sebagaimana dijelaskan di atas, harga pertamax yang mahal dikarenakan nilai oktan yang tinggi. Harga pertamax memang lebih mahal dibanding harga premium. Tetapi nilainya sesuai dengan kelebihannya.
Tingginya nilai oktan bukan merupakan satu-satunya alasan mahalnya harga pertamax. Perekonomian, situasi sosial dan kemampuan sumber daya juga memberi pengaruh pada kenaikan harga bahan bakar minyak.
Salah satu sebab yang memicu kenaikan harga minyak adalah kenaikan harga minyak mentah dunia. Persediaan minyak menyusut, sedangkan permintaan suplai minyak untuk indistri sangat besar.
Iran sebagai salah satu negara penghasil minyak saat ini sedang bersitegang dengan beberapa negara, salah satunya adalah Amerika Serikat. Iran menghentikan pasokan minyak. Karena itulah pasokan minyak menjadi terganggu. Situasi politik di Iran dituding sebagai salah satu pemicu kenaikan harga minyak dunia.
Pertamina merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengelola minyak dan gas bumi di Indonesia. Didirikan pada tanggal 10 Desember 1957 dengan nama PT. Permina. Berganti lagi menjadi PN Permina pada tahun 1961. Berubah lagi menjadi PN pertamina setelah merger dengan PN Pertamina di tahun 1968. Kemudian, pada tanggal 17 September 2003 berubah kembali menjadi PT Pertamina (persero).
Selain mengeksplorasi minyak, Pertamina juga menentukan harga minyak. Harga gas, solar, kerosine termasuk harga pertamax ditentukan oleh Pertamina. Dengan adanya undang-undang yang baru Migas yang baru, pengelolaan usaha pertambangan tidak lagi dimonopoli Pertamina. Melainkan diserahkan kepada mekanisme pasar.
Seperti yang sudah diketahui, harga adalah nilai tukar untuk mengganti atau memiliki barang atau jasa. Nilai tukar bisa bermacam-macam bentuknya. Namun saat ini nilai tukar yang umum dipakai adalah uang. Uang merupakan nominal angka untuk menandai besar atau kecilnya barang atau jasa.
Harga yang terlalu renda bisa menyebabkan kerugian pada organisasi perusahaan. Adapun harga yang terlalu mahal bisa menyebabkan penurunan penjualan. Hal ini dikarenakan menurunnya kemampuan beli seseorang.
Bila pembeli menurun, keuntungan perusahaan akan menurun. Oleh karena itu, agar menguntungkan dua pihak antara perusahaan dan pembeli barang atau jasa maka haruslah dicari harga keseimbangan yang sesuai. Jika harga terlalu tinggi, maka selain menurunnya daya beli, pembeli akan mencari atau memakai alternatif pengganti yang lain. Hal ini juga berlaku pada konsumsi bahan bakar minyak.
Walaupun pemerintah menganjurkan kalangan mampu untuk tidak memakai premium. Tetap ada keluhan mengenai mahalnya harga pertamax. Semakin mahal harga bahan bakar minyak, otomatis mempengaruhi kenaikan harga barang kebutuhan pokok. Padahal beban biaya hidup juga semakin tinggi. Kondisi ini tidak diimbangi dengan kenaikan pendapatan. Hal-hal yang mempengaruhi permintaan adalah:
1. Faktor Perilaku Konsumen
Walaupun ada anjuran untuk memakai pertamax sebagai bahan bakar kendaraan, tetapi bila konsumen lebih suka memakai premium. Anjuran tersebut tidak akan berlaku bagi konsumen.
2. Faktor Tersedianya Barang dan Harga Sejenis sebagai Pengganti
Saat ini memang belum ada bahan bakar yang sejenis dengan pertamax. Akan tetapi, mengingat harga pertamax yang tinggi, orang cenderung masih memakai premium sebagai bahan bakar alternatif karena mudah didapatkan dan murah.
3. Faktor Pendapatan Konsumen
Bagi kalangan mampu dan mempunyai pendapatan besar akan cenderung membeli barang dalam jumlah banyak dengan tujuan menimbun. Namun, lain halnya dengan orang yang berpendapatan rendah ataupun orang yang tidak mengalami peningkatan penghasilan. Mereka akan cenderung berhemat untuk membeli atau memakai barang.
4. Faktor Perkiraan Harga di Masa yang Akan Datang
Minyak merupakan barang yang nilainya sangat fluktuatif. Hal ini karena disebabkan oleh banyak faktor. Namun, karena banyaknya permintaan (demand) tentu saja akan menyebabkan kenaikan harga.
5. Faktor Banyaknya Kebutuhan Konsumen
Semakin banyak kebutuhan akan bahan bakar minyak. Semakin banyak pula permintaan. Akan tetapi, pemerintah juga mempunyai pertimbangan dalam memutuskan kenaikan harga bahan bakar minyak. Misalnya, situasi politik, sosial, perekonomian hingga budaya. Dalam faktor ekonomi hal-hal yang dapat menaikkan harga bahan bakar minyak, antara lain:
a. Biaya Produksi
Semakin besar biaya produksi maka semakin mahal pula harga jual.
b. Tujuan Organisasi Perusahaan
Tidak boleh dilupakan, tujuan dari suatu perusahaan adalah mencari keuntungan. Tentu saja sebagai perusahaan negara, Pertamina tidak boleh melupakan tujuan dari didirikannnya perusahaan, yaitu untuk melayani kepentingan rakyat Indonesia.
c. Pajak
Hal ini merupakan salah satu sumber pendapatan negara. Setiap alur perdagangan, penjualan ataupun distribusi tidak terlepas dari pajak. Faktor ini juga turut menaikkan harga minyak.
d. Adanya barang sebagai pengganti
Selain anjuran untuk beralih dari penggunaan premium ke pertamax. Pemerintah juga memberikan alternatif bahan bakar selain minyak yaitu gas. Hanya saja banyak kalangan yang masih ragu dengan faktor keamanannya.
e. Perkiraan Harga di Masa Depan
Alternatif penggunaan gas sebagai pengganti bahan bakar minyak dilakukan karena semakin menurunnya cadangan minyak.
Dilema Kebijakan Penggunaan Pertamax
Pada akhirnya pilihan ada di tangan Anda sendiri. Pemerintah sendiri sudah melarang penggunaan premium bagi mobil dinas. Mulai tanggal 1 Juni 2012, semua mobil yang memakai plat merah harus menggunakan pertamax.
Memang, peraturan ini baru dilaksanakan di daerah Jakarta, Bogor, Tangerang dan Bekasi. Setelah itu akan diperluas ke daerah lain. Hanya saja, di saat gerakan pengehematan yang diserukan oleh Presiden agak membingungkan karena bila semua mobil dinas diwajibkan memakai pertamax bukankah itu juga termasuk pemborosan keuangan negara.
Bagaimana tidak, setiap pengeluaran untuk keperluan dinas dibiayai oleh negara. Padahal harga pertamax yang tinggi tentu akan semakin menambah beban pengeluaran negara.

