Mengenal Hewan-hewan Berdarah Dingin
Tahukah Anda hewan berdarah dingin? Di dunia ini banyak sekali jenis hewan yang hidup di sekitar lingkungan manusia. Hewan-hewan tersebut kemudian dikelompokkan berdasarkan jenisnya. Salah satunya adalah pengelompokkan berdasarkan suhu lingkungannya. Misalnya saja hewan-hewan yang memiliki suhu tubuh bagian dalam yang lebih tinggi apabila dibandingkan dengan suhu tubuh luar.Jenis hewan tersebut disebut sebagai poikiloterm atau hewan berdarah dingin.
Suhu tubuh hewan ini diakibatkan oleh pengaruh lingkungan. Jenis hewan yang berjenis poikiloterm atau binatang berdarah dingin ini adalah bangsa reptil, ikan, serta amfibi.
Berdasarkan penelitian yang telah diterbitkan dalam tulisan berjudul "Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS) online", diketahui bahwa dari berbagai macam jarak, suhu tiap spesies dalam mengubah temperatur tubuhnya berdasarkan temperatur lingkungan, maka temperatur lingkungan merupakan faktor dominan dari para hewan berdarah dingin ini untuk mengendalikan geografis variasi dalam kehidupan mereka.
Selain itu terdapat faktor lain, seperti faktor lokal yang juga memiliki peran penting dalam kehidupan mereka. Berikut adalah beberapa poikiloter dalam kehidupan manusia.
Hewan Berdarah Dingin - Ikan
Binatang berdarah dingin yang satu ini memiliki insang untuk bernapas di dalam air, tempat habitat hidup mereka. Ikan adalah poikiloterm yang merupakan hewan vertebrata dengan beragam jumlah spesies. Bahkan di seluruh dunia terdapat lebih dari 27,000 spesies ikan.
Ukuran dari binatang berdarah dingin ini beraneka ragam. Ada paus hiu yang sangat besar dan berukuran hingga 14 meter, serta stout infantfish dengan ukuran kecil hanya 7 mm. Ikan hidup dalam habitat air yang sangat misterius.
Di laut misalnya, atau danau yang di dalamnya memiliki kehidupan misterius dengan banyak hewan yang tidak bisa diduga. Hewan-hewan misterius itu seringkali dianggap sebagai "ikan", walaupun sebenarnya bukan, seperti paus, cumi, dan ikan duyung.
Ikan adalah hewan berdarah dngin yang dapat ditemui pada hampir semua perairan, baik air asin, air tawar maupun payau. Akan tetapi, perairan yang terlalu asin seperti Great Salt Lake ternyata tidak dapat menjadi tempat habitan ikan. Makhluk ini juga sering menjadi peliharaaan manusia dan dibudidayakan dalam akuarium sebagai ikan hias.
Selain dibudidayakan, binatang berdarah dingin ini merupakan sumber makanan yang sangat bagus bagi perkembangan tubuh. Untuk itu, banyak sekali nelayan di berbagai perairan rela untuk menghabiskan hidupnya di lautan untuk menangkap ikan. Ikan memiliki kandungan yang sangat kaya manfaat dan dapat dimanfaatkan sebagai sumber protein tubuh. Kandungan pada hewan berdarah dingin ini juga sangat bergizi dan bermanfaat untuk kesehatan tubuh manusia.
Sebagai makanan, berikut ini merupakan kandungan zat gizi pada ikan segar berserta manfaatnya.
- Daging ikan sangat mudah dicerna karena pendeknya serat protein yang dikandungannya.
- Ikan sangat bagus untuk dikonsumsi oleh bayi ataupun ibu hamil. Hal ini dikarenakan daging ikan mengandung omega 3 yang berfungsi dalam proses perkembangan otak janin. Selain itu, omega 3 juga bermanfaat untuk perkembangan penglihatan serta fungsi syaraf pada bayi.
- Selain memiliki zat bersi yang sangat mudah untuk diserap tubuh manusia, ikan juga mengandung banyak vitamin. Seperti Vitamin A yang terdapat pada minyak hati ikan dan sangat bermanfaat untuk anak dalam mencegah kebutaan.
- Terkandung pula vitamin B6 yang dapat membantu terjadilnya metabolisme asam amino dan lemak pada tubuh dan mencegah kerusakan syaraf serta anemia. Vitamin B12 sangat penting dalam membantu metabolisme lemak pada tubuh, membentuk sel darah merah, serta mencegah kerusakan syaraf dan melindungi jantung. Adanya vitamin D yang terdapat pada minyak hati ikan dan daging bermanfaat dalam pertumbuhan dan menguatkan tulang.
- Ikan sangat bagus untuk rangsangan pertumbuhan sel pada otak balita karena kayanya asam asam amino pada ikan.
- Terdapat yodium yang dapat mencegah penghambatan pertumbuhan anak serta mencegah timbulnya penyakit gondok.
- Terdapat selenium yang berguna dalam membantu metabolisme tubuh serta oksidan yang dapat menjaga tubuh dari serangan radikal bebas.
- Ikan juga bagus untuk kesehatan dan kekuatan gigi pada anak karena adanya kandungan fluor pada ikan.
- Terdapat pula seng yang dapat menolong kinerja hormon dan enzim.
- Untuk mendapatkan kandungan pada ikan yang kaya akan manfaat, maka konsumsilah ikan yang masih segar karena kandungan gizinya masih terjaga.
Hewan Berdarah Dingin - Reptil
Binatang berdarah dingin yang satu ini biasanya ditakuti oleh manusia karena bentuknya yanng mengerikan dan sangat mirip dengan makhluk purba. Sebagai kelompok hewan vertebrata yang melata, reptil mempunyai banyak sisik, bahkan seperti baju yang menutupi seluruh baguan tubuhnya.
Reptilia merupakan hewan yang memiliki empat tungkai serta berkembang biak dengan cara bertelur. Akan tetapi, ada beberapa reptil yang berkembang biak dengan cara melahirkan. Biasanya mereka akan memberikan janin mereka makanan dengan sejenis plasenta yang serupa bentuknya seperti mamalia. Binatang berdarah dingin ini dapat ditemui di hampir semua benua, kecuali Antartika.
Hewan berdarah dingin ini memiliki ukuran yang sangat beragam, misalnya untuk jenis tokek kecil berukuran 1,6cm. Kemudian untuk reptil seperti buaya biasanya memiliki berat hingga 1 ton. Walaupun banyak di antaranya merupakan hewan buas, banyak sekali pemburu liar yang berusaha untuk menangkapnya. Hal ini dikarenakan kulit reptil sangat cocok untuk digunakan dalam produksi pakaian, tas, sepatu, hingga aksesori.
Hewan Berdarah Dingin - Amfibi
Binatang berdarah dingin yang satu ini hidup di dua habitat, yaitu habitat darat dan air. Umumnya, hewan amfibia ini merupakan hewan bertulang belakang. Dalam berkembang biak, hewan ini akan menyimpan telur pada tempat yang basah dan lembab.
Pada saat menetes, maka sang larva nantinya akan menyesuaikan diri dengan tempat mereka berada sehingga mereka akan bernapas menggunakan insang. Beberapa lama kemudian, larva ini akan memiliki bentuk yang berubah-ubahh di mana mereka akan menjadi hewan dewasa dan berbentuk seperti indukanya.Tidak hanya perubahan fisik, tapi juga alat pernapasan.
Hewan yang sudah dewasa akan bernapas menggunakan paru-paru dan hidup di daerah yang lebih kering. Di Indonesia sendiri, beberapa hewan amfibi yang dapat ditemuai adalah bangsa kodok, salamander, serta bangsa sesilia (caecilia).
Untuk lebih memudahkan mengetahui hewan amfibi, berikut ini adalah ciri-cirinya.
- Selain memiliki tubuh yang penuh lendir, hewan berdarah dingin yang satu ini memiliki jantung dengandua ruangan, yaitu saru bilik dan dua.
- Binatang berdarah dingin ini memiliki kaki sebanyak dua pasang yang tiap kakinya mempunyai selaput renang dan terdapat di antara ruas jari kaki. Fugnsinya yaitu untuk berenang dan melompat. Selain di kaki, mata hewan ini juga memiliki selaput di matanya yang disebut sebagai membran niktitans dan sangat berguna pada saat menyelam.
- Binatang berdarah dingin ini pada saat masih berbentuk larva atau kecebong bernapas menggunakan insang. Namun alat pernapasannya berubah setelah ia berubah menjadi dewasa. Alat pernapasannya adalah paru-paru. Kulit serta hidungnya akan memiliki katup untuk mencegah masuknya air ke rongga mulut pada saat menyelam.
- Cara perkembangbiakannya adalah dengan melepas sel telur untuk dibuahi oleh pejantan luar tubuh induknya.
Hewan berdarah dingin banyak dapat kita jumpai di Indonesia. Adanya hewan-hewan ini menunjukkan betapa kekuasaan Tuhan sangat besar hingga dapat menciptakan makhluk yang sangat beragam untuk berdampingan hidup bersama manusia.

