logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Binatang Peliharaan    Serangga    Serangga

Berbagai Macam Hewan Pemakan Serangga


Ilustrasi hewan pemakan serangga

Tiap hewan yang hidup di bumi memiliki ciri khas masing-masing. Mulai dari bentuk tubuh, habitat, atau jenis makanannya. Hewan pemakan serangga adalah salah satu dari keaneka ragaman tersebut.

Hewan pemakan serangga ini termasuk dalam jenis insektivora, yaitu organisme yang hidup dari memakan serangga. Hewan pemakan serangga ini banyak macamnya, mulai dari jenis kadal, amphibi, bahkan dari bangsa burung. Serangga yang dimakan pun ada bermacam-macam, misalnya saja lalat, nyamuk, jangkrik, atau kupu-kupu.

Beberapa Jenis Hewan Pemakan Serangga

Cicak

Hewan melata yang satu ini paling populer sebagai hewan pemakan serangga. Hampir semua serangga terbang menjadi kesukaan mereka, mulai dari nyamuk, lalat, kupu-kupu, ngengat, atau laron. Cicak banyak ditemukan di dinding-dinding rumah, merayap mencari mangsa yang sedang lengah.

Bunglon

Anda pasti tak asing dengan bunglon, hewan yang beradaptasi di lingkungannya dengan cara berubah warna ini termasuk hewan pemakan serangga. Mereka suka sekali memakan ngengat, kupu-kupu, atau capung yang ada di dekat mereka

Habitat bunglon adalah di hutan, berkeliaran dari satu pohon ke pohon lain. Jika  ingin makan, mereka biasanya akan berdiam diri pada satu pohon. Lalu berkamuflase meniru warna di sekitarnya  sambil menunggu mangsa mendekat.

Katak

Katak termasuk hewan amphibi (hidup di air dan di darat) yang juga termasuk insektivora atau hewan pemakan serangga. Mereka memakan serangga-serangga seperti lalat, kupu-kupu atau nyamuk. Beberapa jenis katak, makan dengan cara menjulurkan lidah mereka yang panjang. Berikut ini ada beberapa jenis amphibi yang dikategorikan hewan pemakan serangga.

1. Budgett's Frog

Amphibi ini disebut juga Escuerzo atau Katak Mulut-Lebar. Merupakan spesies katak yang tergolong langka karena kehilangan habitatnya. Hewan ini berasal dari Argentina, Paraguay, dan Bolivia, dan hidup di savana kering, dataran belukar kering, dan lingkungan berair tawar. Katak ini agresif dan telah diketahui bahwa hewan ini akan menggigit jika merasa terancam oleh manusia atau predator.

2. Mexican Burrowing Toad

Hewan langka ini merupakan satu-satunya spesies dengan lebih dari evolusi independen selama 190 juta tahun, dan merupakan spesies amphibi yang paling evolutionarily distinct. Katak ini hidup di selatan Texas sampai Meksiko, Guatemala, Honduras, El Savador, Nikaragua, dan Costa Rica.

3. Barred Tiger Salamander

Hewan unik ini merupakan spesies salamander yang ditemukan di barat daya Kanada di British Columbia, Alberta, Saskatchewan, dan Manitoba, di selatan sampai barat Amerika Serikat hingga Texas, dan Meksiko utara. Kulitnya sangat lembap dan dapat tumbuh hingga 35 cm.

4. Purple Frog

Hewan ini merupakan satu dari hewan paling freak di bumi. Ia dikenal juga sebagai Pignose frog dan berasal dari western Ghats di India. Hewan ini ditemukan hanya pada tahun 2003. Suara hewan ini mirip dengan suara seekor ayam, dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di bawah tanah. Ia hanya naik ke permukaan selama 2 minggu, hanya untuk kimpoi.

5. Common Mudpuppy

Hewan ini merupakan endemik di timur laut Amerika Serikat dan beberapa wilayah di Kanada. Hewan ini lebih suka air dangkal dengan banyak tempat untuk sembunyi, namun ia kadang ditemukan pada kedalaman hingga 90 kaki dan dapat hidup selama 20 tahun. Hewan ini nocturnal namun masih dapat aktif pada siang hari di perairan berlumut atau berumpur laut. Ia karnivora, memakan ikan, telur ikan, serangga, dan moluska.

6. Axolotl

Hewan ini gagal dalam bermetamorfosis dan tetap tinggal di air dan tumbuh di sana sampai dewasa. Spesies yang tidak lazim ini berasak dari Meksiko, dan memiliki kemampuan untuk meregenerasi sebagian besar anggota tubuhnya. Mereka biasanya dipelihara di AS, Inggris, Australia, Jepang, dan negara lainnya.

Trenggiling

Hewan yang satu ini memiliki tubuh agak panjang, bersisik kuat sebagai perisai tubuh, dan memiliki lidah yang panjangnya bisa mencapai sepertiga panjang tubuhnya sendiri

Bila merasa terganggu atau terancam, ia akan menekuk/menggulung tubuhnya hingga terlihat seperti bola yang kokoh

Makanan kesukaan trenggiling adalah semut dan rayap. Itulah alasan lidah trenggiling berbentuk panjang. Lidah yang panjang ini sangat berguna untuk menjangkau semut yang berada di dalam sarang mereka (biasanya di dalam lubang-lubang tanah). Begitu pula dengan rayap. Lidah trenggiling ini bisa menangkap rayap-rayap yang ada di batang pepohonan.

Burung

Beberapa jenis dari hewan terbang ini termasuk hewan pemakan serangga. Misalnya saja burung prenjak. Burung bertubuh mungil ini suka memakan aneka jenis serangga, mulai dari belalang, kupu-kupu, atau jangkrik.

Contoh hewan pemakan serangga pada jenis burung ini adalah burung jalak.  Mereka suka sekali makan serangga berupa kroto (telur/anak semut yang masih berwarna putih).

Laba-laba

Hewan berkaki banyak ini termasuk ke dalam bangsa serangga. Namun mereka pun suka memakan serangga lainnya yang lebih kecil. Hampir semua jenis laba-laba  menciptakan jaring-jaring dari benang halus untuk menangkap mangsa. Nyamuk, lalat, atau kupu-kupu adalah serangga-serangga kecil yang umumnya terjebak dalam jaring laba-laba.

Kalau sudah mendapat mangsa, laba-laba akan menggigit hewan malang itu dan membungkusnya dengan benang halus yang keluar dari perutnya. Ini dilakukan untuk menyimpan serangga tersebut sebagai cadangan makanan

Beberapa jenis laba-laba lain tidak memerlukan jaring untuk menangkap mangsanya. Jenis laba-laba ini akan melompat dan menangkap langsung serangga yang menjadi target. Tarantula adalah salah satu laba-laba yang suka menangkap langsung mangsanya

Beberapa jenis laba-laba yang lain, malah memakan laba-laba sesamanya (kanibal), biasanya ini dilakukan oleh laba-laba betina yang setelah kawin langsung memakan pejantannya misalnya laba-laba black widow. Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang pernah dikenal.

1. The Black Widow

Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya.

Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.

2. The Brown Recluse

Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.

3. The Brazilian Wandering

Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.

4. The Funnel-Web

Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka. Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat menyebabkan produksi air liur berlebihan, berkeringat, kejang, dan keluar air mata.

5. The Red Back

Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung.

Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.

Naga Terbang

Naga terbang, tidak hanya ada dalam dongeng. Hewan reptil sejenis kadal itu bisa kita temukan di pepohonan sedang berburu serangga.Uniknya, hewan ini sering berpindah dari pohon satu ke pohon lain dengan cara meloncat dan meluncur dengan membentangkan kedua sayapnya.

Oleh karena itu, hewan yang memiliki nama ilmiah Draco volans ini juga dikenal dengan sebutan “naga terbang”. Naga terbang bukan hewan yang menakutkan. Jenis kadal ini bentuknya sepintas mirip bunglon tetapi kecil dengan panjang sekitar 15 cm.

Warna kulitnya keabu-abuan dengan totol-totol hitam. Sayapnya merupakan perpanjangan enam pasang tulang rusuk yang diliputi kulit. Lebar sayap biasanya tiga perempat panjang tubuhnya.

Hewan ini memiliki kantung dagu berwana cerah yang selalu bergerak-gerak untuk menarik serangga. Yang jantan memiliki kantung dagu berwarna kuning, sedangkan yang betina berwarna biru cerah.

Pada saat bertelur, naga terbang betina akan menggali tanah dekat pangkal pohon untuk meletakkan telur-telurnya. Naga terbang ini dalam bahasa Jawa disebut celeret gombel atau klarap.

Celeng Liar

Celeng liar tidak sepenuhnya vegetarian; mereka makan binatang kecil seperti serangga, kadal dan katak (pada kesempatan tertentu), dan tidak akan menolak bangkai.

Namun, seperti segala jenis babi lainnya, mereka juga menkonsumsi tanaman. Berat badan jantan mencapai 300 kg (meskipun langka, dapat digambarkan beratnya lebih dari 1 ton) dan memiliki gading besar yang tajam dan dapat membuka dengan mudah untuk merobek perut pemangsa.

Babi liar jantan dewasa dikenal dapat menangkis serigala tanpa bantuan apapun! Betina memiliki taring yang lebih kecil tetapi juga masih sangat berbahaya, terutama ketika mereka memiliki anak babi untuk dilindungi.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Phobaeticus Chain, Serangga Langka Terpanjang di Dunia
  • Tanggulangi Sarang Semut Secara Alami
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA