High School Musical: Filmnya Remaja Dunia

Dunia perfilman Holywood seperti tidak pernah kehabisan ide-ide menarik. Sudah banyak menghasilkan berbagai film dengan teknologi tinggi, kali ini Holywood menyuguhkan film drama musikal yang sengaja ditujukan bagi kaum remaja. Sebuah film yang juga menampilkan wajah-wajah pemain baru yang tentunya tampan dan cantik. Film musikal berjudul High School Musical.
Film adalah sebuah karya yang mengandalkan kreatif dan daya imajinasi. Ide yang biasa bisa bertransformasi menjadi tidak biasa ketika sudah diproduksi menjadi sebuah film. Film merupakan gabungan antara daya khayal dengan benda-benda konkret. Film yang sukses adalah sebuah film yang sukses menggabungkan daya khayal dengan hal-hal konkret. Seperti para pemainnya atau setting dan hal-hal pendukung lainnya.
High School Musical adalah satu dari sekian banyak film Hollywood yang sukses menggabungkan dua hal tersebut. Jika dibandingkan dengan film Holywood yang lain, High School Musical tergolong sebagai film dengan ide yang sederhana. Tentu saja, karena sasaran penjualan dari film ini adalah para remaja yang memang sangat menyukai hal-hal simpel dan sederhana.
Film ini bercerita tentang kehidupan para remaja di sebuah sekolah lengkap dengan cerita cinta, persaingan a la remaja, dan intrik-intrik menarik. Sebuah film yang langsung dapat merebut hati para remaja hampir di seluruh negara. Sebuah film yang juga membawa para pemainnya ke puncak popularitas dan menjadi idola baru.
High School Musical adalah film drama musikal yang diproduksi oleh Disney Channel Original Movie. Dirilis pertama kali pada 20 Januari 2006 lalu. High School Musical merupakan film paling sukses yang diproduksi oleh DCOM bersama dengan sekuelnya, High School Musical 2 dan High School Musical 3: Senior Year.
Pada hari pertama penayangannya, High School Musical menjadi film produksi DCOM dengan jumlah penonton terbanyak. Di Amerika Serikat saja, tiket film High School Musical ini habis dibeli oleh 7,7 juta penonton. Kesuksesan film High School Musical bukan hanya terjadi di Amerika Serikat. Total penonton film High School Musical ini mencapai 225 juta penonton yang tersebar di dunia.
Kesuksesan film ini juga berdampak baik pada soundtrack filmnya. Album soundtrack film ini rilis pada 10 Januari 2006. Album ini terjual sebanyak 7469 kopi di minggu pertama penjualannya. Dalam waktu tiga bulan, soundtrack film ini berhasil menduduki peringkat pertama di Billboard 200 dan terjual hingga 3,8 juta kopi di akhir tahun 2006.
High School Musical dan Jalan Cerita.
Menurut pemerhati film, cerita High School Musical diadaptasi dari cerita yang sudah lebih dulu fenomenal, Romeo and Juliet. Bercerita tentang persaingan dua kelompok remaja dalam satu sekolah. Persaingan terjadi antara Sharpay Ervans dan Gabriella Montez.
Sharpay Ervans adalah seorang ketua klub drama di sekolahnya. Ia terkenal dan selalu menjadi pusat perhatian. Ia tidak ingin tersaingi oleh Gabriella Montez yang diperankan oleh Vanessa Anne Hudgens dalam audisi musikal yang akan diselenggarakan saat musim dingin tiba.
Sharpay mengalihkan perhatian Gabriella untuk tidak mengikuti audisi musik tersebut. Ia menyarankan Gabriella untuk bergabung dengan Klub Ilmiah. Sharpay menyarankan Gabriella karena ia tahu bahwa Gabriella sangat unggul dalam bidang sains dan matematika.
Gabriella tidak sendiri, ia ditemani Troy. Lelaki yang sudah menyukainya sejak lama. Troy Bolton diperankan oleh Zac Efron. Ia adalah seorang pebasket yang handal. Keinginan Gabriella untuk mengikuti audisi musikal itu tidak bisa dialihkan, meskipun sebenarnya ia sudah bergabung bersama dengan klub ilmiah. Gabriella dan Troy pun mengikuti audisi tersebut. Konflik-konflik ala remaja pun dimulai.






