logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Sosial & Budaya    Sosial    Hubungan Sosial

Hubungan Sosial

Oleh: AnneAhira.com Content Team


Ilustrasi hubungan sosial 

 

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Untuk itu, sebagai makhluk yang membutuhkan pertolongan orang lain, manusia butuh belajar mengenai hubungan sosial dengan lingkungan di sekitarnya. Kita sebagai manusia harus mengerti bagaimana cara berinteraksi dengan masyarakat sekitar, mengaplikasikan tata krama, hingga cara menyikapi perbedaan pandangan dengan orang lain.

Hal-hal tersebut pada dasarnya bukanlah sebuah masalah besar bagi kita yang telah memiliki naluri untuk melakukan hubungan sosial dengan orang lain. Namun kita tetap harus mengasah kesadaran diri kita masing-masing yang berpotensi lupa pada banyak hal. Ya, hal itu sesuai dengan kaidah “manusia adalah tempatnya alpa dan salah”. 

Hubungan Sosial dengan Teman

Teman adalah sosok yang menjadi pengganti keluarga di saat Anda jauh dari rangkulan keluarga. Mereka menjadi figur yang selalu menemani kita di saat kita lapang maupun di saat kita kesulitan. Mereka adalah figur yang tidak mudah tersinggung apabila kita menghanturkan ribuan canda kepada mereka, meskipun terkadang candaan kita agak melampaui batas.

Namun, di samping semua itu, teman akan datang di saat kita sedang berada di titik lemah. Entah di saat Anda kekurangan uang, di saat Anda dicampakkan kekasih, atau bahkan di saat Anda terjatuh sakit. Teman Anda akan hadir untuk Anda.

Oleh karena jasa teman yang begitu besar, kita harus tahu bagaimana caranya kita berinteraksi dengan mereka secara baik. Membangun hubungan sosial dengan teman dapat diawali dengan memperbanyak komunikasi dengan mereka sebagaimana kita memperbanyak komunikasi dengan anggota keluarga kita.

Bahkan, di dalam permainan The Sims yang begitu terkenal dikatakan bahwa teman sama halnya dengan tanaman. Jika kita tidak menyiraminya maka mereka akan mati. Begitupun teman, hubungan sosial yang selama ini kita coba bangun akan mati secara perlahan-lahan jika kita tidak ‘menyirami’ hubungan itu dengan komunikasi yang baik.

Dari komunikasi yang rutin dengan teman, tidak menutup kemungkinan kita akan menemukan konflik di dalam hubungan pertemanan kita. Sebagai contoh dalam organisasi, teman dapat menjadi lawan besar karena perbedaan prinsip terhadap hal-hal tertentu. Namun, terlepas dari semua itu, kita tidak boleh menjadikan perbedaan tersebut sebagai dinding yang akhirnya memperburuk hubungan sosial kita dengan teman.

Kita harus menyadari bahwa setiap manusia diberikan kelebihan akal oleh Tuhan. Oleh karena kelebihan tersebut, maka wajar jika terjadi perbedaan prinsip dengan teman kita. Hal yang lebih tepat untuk dilakukan adalah dengan mencari jalan tengah dari dua prinsip yang saling berbenturan. Selama hal tersebut bukan surga dan neraka, pasti ada jalan tengah yang dapat diambil sebagai solusi untuk menyelesaikan perbedaan prinsip tersebut dengan teman.

Hal yang terakhir adalah rasa pengertian. Teman yang baik tidak akan ‘memakan’ temannya sendiri. Teman tidak akan mengkhianati hubungan pertemanan yang selama ini telah dijalin. Jika Anda dan teman Anda mencintai satu wanita yang sama, maka teman Anda tidak akan melangkahi Anda.

Justru ia akan memberikan kemudahan bagi Anda untuk mendapatkan hati wanita tersebut. Teman yang pengertian akan memahami bagaimana perasaan Anda, sehingga mereka akan sangat menjaga agar hubungan pertemanan Anda dengannya tidak akan luntur. 

Hubungan Sosial dengan Keluarga

Keluarga adalah tempat pertama kita mencurahkan isi hati, tempat pertama kita bersandar, dan tempat pertama kita menangis. Keluarga telah menjadi sebuah organisasi yang menaungi kita sejak kecil. Kita ada dan menjadi dewasa adalah karena jasa keluarga, terutama orangtua. Oleh karenanya, kita tidak boleh melupakan hubungan sosial kita dengan mereka. Sebab mereka telah ada semenjak kita terlahir hingga kita tertidur di liang lahat kelak.

Menjaga hubungan sosial dengan keluarga pada dasarnya adalah hal yang mudah. Namun, bagi anak dengan orangtua, hal tersebut merupakan salah satu yang cukup menantang. Sebab, orangtua dengan anak hidup di zaman dan generasi yang berbeda, sehingga akan timbul pola pikir yang berbeda pula.

Hal ini sering menjadi racun di dalam hubungan antara seorang anak dengan orangtua. Bahkan, tidak sedikit dari mereka yang menjadi musuh dengan orangtuanya karena perbedaan prinsip yang sangat bertolak belakang.

Sebagai anak yang baik, hendaknya kita tetap menghargai prinsip kedua orangtua kita sambil terus melakukan pendekatan secara baik-baik dengan mereka. Kita ambil contoh dalam kasus pernikahan. Banyak orangtua yang menuntut anaknya menikah pada usia 27 tahun dengan syarat memiliki rumah terlebih dahulu berdasarkan pengalaman mereka pada umumnya.

Berbeda dengan prinsip anak yang menginginkan nikah pada usia 23 tahun dengan pertimbangan agama. Kedua prinsip ini jelas berseberangan. Orangtua menghendaki kemapanan, sementara anak menghendaki kemuliaan dunia dan akhirat. Hal seperti ini jangan dijadikan sebagai sesuatu yang memicu perpecahan di dalam keluarga.

Jika kita merasa yakin dengan prinsip kita, maka kita harus melakukan pendekatan secara kreatif dengan salah satu pihak. Kita sampaikan maksud mulia kita tanpa terlihat seperti menghakimi pihak tertentu. Apalagi jika dasar kita adalah agama, tentu orangtua sekeras apapun akan luluh jika cara penyampaian kita lembut dan sesuai dengan kemampuan nalar mereka.

Hubungan Sosial dengan Masyarakat Sekitar

Masyarakat sekitar adalah figur yang menentukan jalan hidup kita juga. Tanpa adanya mereka, maka kita belum tentu menjadi kita yang sekarang. Jika tidak ada tukang sayur, maka para ibu akan kesulitan mencari bahan makanan. Jika tidak ada guru, maka kita akan terlantar dan menjadi sangat bodoh.

Jika tidak ada ulama, maka kita akan bergelimang dalam kemaksiatan. Begitulah seterusnya. Peran masyarakat bukan hanya meramaikan isi bumi, tetapi juga untuk membantu kita dalam proses pendewasaan diri. Maka dari itu, kita harus menghormati mereka dengan cara membangun hubungan sosial yang baik.

Hal pertama yang dapat dilakukan adalah mempertajam hubungan silaturami dengan para tetangga dan masyarakat sekitar walaupun hanya sedikit berbincang. Terkadang beberapa dari kita enggan untuk sekedar mengucapkan salam ketika bertemu dengan tetangga ataupun anggota masyarakat lainnya.

Hal ini akan membangun budaya acuh tak acuh. Jika memang kita termasuk orang yang pendiam, kita tidak perlu ragu untuk tersenyum atau sekedar menyapa mereka dengan sapaan yang baik. Hal kecil seperti itu sudah dapat meningkatkan perasaan positif di dalam hati orang lain.

Dalam hal ini, Nabi Muhammad SAW telah berpesan kepada kita,“ Janganlah kamu memandang remeh bentuk apapun dari kebaikan, meskipun kamu hanya bertemu dengan saudaramu dengan wajah manis.” (HR. Muslim)

Mengapa kita tidak boleh memandang remeh suatu kebaikan? Sebab, pada dasarnya semua kebaikan itu akan memicu hubungan sosial yang positif. Ketika seseorang tersenyum pada Anda, apa yang Anda rasakan? Sebuah hawa positif yang membuat Anda terpacu untuk tersenyum kembali kepadanya.

Hal itu sudah merupakan sebuah contoh bahwa kebaikan sekecil apapun jika dilakukan terus-menerus akan menjadi kebaikan yang besar. Coba kita bayangkan jika seorang ulama berceramah sambil cemberut? Tidak akan nikmat dipandang dan para pendengar akan merasa jenuh berada di dalam majelis tersebut.

Hal penting berikutnya adalah saling mengingatkan. Masyarakat yang lebih heterogen akan memiliki pandangan hidup yang heterogen pula. Dengan begitu, sesekali kita akan menemukan penyimpangan di dalam kegiatan mereka.

Posisi kita sebagai anggota masyarakat tersebut harus sigap dengan hal-hal yang mungkin kurang menyenangkan tersebut. Caranya, tentu kita tidak bisa menggunakan kekerasan sebagai jalan untuk menyelesaikan masalah. Kekerasan justru akan membawa masalah yang lebih besar.

Kita ambil contoh mengenai kasus tetangga yang senang mabuk. Mengingatkan orang seperti ini tidak bisa dengan menggunakan kekerasan, namun harus didekati dengan pendekatan yang dapat diterima olehnya. Diskusikan persoalan dengan anggota masyarakat lain, sehingga usaha saling mengingatkan akan berjalan lebih baik dengan kuantitas orang yang banyak, tanpa mengesampingkan kualitas nasihat tentunya. 

Itulah paparan seputar hubungan sosial dengan lingkungan di sekitar kita, baik itu teman, keluarga dan masyarakat sekitar. Semoga informasi ini bisa menjadikan Anda labih bijak dalam menjalani hubungan sosial.

 

Tolong di SHARE :
Share
 
Artikel Terkait

Mengenal Kelompok Sosial Dimasyarakat
Menurut ilmu sosiologi dan antropologi, kelompok adalah kumpulan manusia yang memenuhi syarat-syarat tertentu untuk disebut sebagai sebuah kelompok.Berdasarkan pernyataan tadi, bisa kita ambil kesimpulan bahwa setiap ada sekumpulan manusia atau beberapa manusia yang berkumpul tidak dapat langsung disebut sebagai kelompok, perlu ada syarat tertentu yang harus dipenuhi agar dapat disebut dengan kelompok.

Penjelasan Kondisi Sosial Indonesia
Kondisi sosial suatu masyarakat selalu berkaitan dengan keadaan kehidupan masyarakat di suatu wilayah. Kondisi kehidupan masyarakat ini dapat dilihat dari segi ras dan etnis yang ada di wilayah itu, mata pencaharian penduduknya, agama yang dianut, tingkat kesejahteraan, nilai atau norma yang dianut masyarakat, dan lain sebagainya. Kondisi sosial sejatinya memang tidak terlepas dari kondisi fisik wilayah tersebut. Begitupula yang terjadi dengan kondisi sosial Indonesia. Artikel ini akan membahasnya lebih jauh mengenai kondisi sosial di Indonesia.

Adu Domba - Pengkhianatan Paling Kejam
Di Indonesia setidaknya kita sebagai bangsa, pernah merasakan pahitnya istilah \\\\\\\"adu domba\\\\\\\". Adu domba pernah dilakukan penjajah kolonial Belanda untuk melemahkan kekuatan suatu kerajaan di Nusantara, lantas suatu saat mereka akan menganeksasinya. Adu domba dilakukan karena merupakan tindakan yang murah meriah untuk menguasai dengan cepat wilayah yang dahulu dikenal sangat kuat dan tidak pernah dijajah oleh bangsa besar, dari Cina hingga India.

Forum Dewasa, Bukan Hanya Tentang Seks!
Forum dewasa kebanyakan membicarakan tentang seks. Namun, tidak semua forum dewasa membicarakan tentang seks. Ada yang membicarakan tentang kesehatan, bisnis, dan berbagai hal yang lainnya. Nah, untuk lebih jelasnya lagi, simak ulasannya dalam aratikel berikut ini.

Tugas dan Wewenang MPR
MPR hanya dapat mengubah pasal-pasal di UUD 1945 jika perubahan tersebut disetujui oleh sepertiga dari jumlah anggota MPR keseluruhan. Jika tidak mencapai jumlah sepertiganya maka usulan untuk perubahan pasal-pasal di dalam Undang-undang Dasar 1945 tidak bisa dilakukan.

Pengertian Norma dan Peranannya dalam Kehidupan Sosial
Pembaca sekalian tentu sudah sering mendengar istilah norma. Bahkan, pengertian norma pun mungkin sudah banyak diketahui. Ya, pengertian norma merupakan kaidah, patokan atau pedoman terkait perilaku mahkhluk sosial yang diharapkan. Artinya, pengertian norma adalah pegangan bagi setiap makhluk sosial untuk menjalani kehidupannya dengan aman, tenteram, dan nyaman.

Kelahiran, Perkembangan, dan Penerapan Demokrasi Liberal di Dunia
Ketika kita berbicara mengenai demokrasi liberal tentu hal tersebut sangat identik dengan falsafah politik dalam dan luar negeri Amerika serta negara-negara Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman dan Italia. Demokrasi liberal yang dianut sebuah negara juga mencerminkan bagaimanakah sistem pemerintahan yang berjalan pada negara tersebut.

Percik Renungan Kehidupan Seorang Wanita, Semestinya Kita Sehati
Kehidupan setiap orang secara garis besar adalah sama. Lahir, tumbuh, bekerja, menikah memiliki keturunan, lalu mati. Artinya, secara langkah, rezeki, pertemuan dan maut, bisa dipastikan semua makhluk yang bernyawa mengalaminya. Kehidupan banyak maknanya, ada kehidupan di alam semesta, di bumi, di langit, di lautan, kehidupan hewani, kehidupan secara biologi, dan seterusnya.

Harga Diri - Seberapa Mahal?
Harga diri seakan menjadi tameng untuk menghalalkan suatu pembunuhan atau membalas dendam. Harga diri dipandang sebagai sesuatu yang sangat sakral dan tidak boleh diganggu gugat. Siapapun, usia berapapun, dan bagaimanapun hubungannya, tidak berhak menyinggung harga diri. Sebegitu sensitifnya harga diri sehingga kata maaf tidak bisa beriring sejalan dengan sensitivitas harga diri yang telah tersentuh.

Relasi Ideal Manusia dan Masyarakat
Benteng terkokoh negara adalah keluarga. Ketika keluarga hancur, negara terkoyak. Hubungan kausalitas ini mencerminkan relasi manusia dan masyarakat. Keluarga adalah negara kecil. Masyarakat adalah negara besar. Interaksi manusia di keluarga dan manusia di masyarakat membentuk nation state. Garis pembeda hanya soal lingkup. Manusia secara individu atau manusia secara komunal (masyarakat).

Menentukan Tema Makalah Kerukunan Umat Beragama
Tema makalah kerukunan umat beragama adalah sangat luas dan bisa berhubungan dengan segala aspek kehidupan manapun. Namun demikian, output dari pembahasannya harus bermuara pada toleransi

Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Kerukunan umat beragama sangat penting digalakkan di Indonesia. Indonesia yang memiliki lebih dari satu agama, perlu menanamkan rasa kerukunan umat beragama ini. Kementerian Agama merupakan salah satu pengayom dalam kerukunan beragama.

Pengertian Kerukunan Umat Beragama dalam Kehidupan Sosial
Pengertian kerukunan umat beragama adalah rasa menghargai dan menghormati agama yang lainnya. Dalam agama Islam juga diajarkan mengenai pengertian kerukunan umat beragama. Namun semuanya harus dilakukan dalam kerangka syariat Islam.

Penanganan Korban Gempa Bumi
Korban gempa bumi terkadang kurang mendapatkan bantuan dari pihak yang terkait. Kurang adanya pelatihan terhadap bahaya gempa juga terkadang membuat korban gempa bumi menjadi tidak siap. Selain itu, penanganan yang masih bersifat konvensional juga ikut memperparah keadaan.

Solidaritas Korban Gempa dan Hikmah Bencana
Apa yang bisa diambil sebagai hikmah dari berbagai bencana alam yang terjadi di tanah air ? Besarnya jumlah korban gempa yang meninggal, hancurnya berbagai rumah dan harta benda, maupun berbagai penderitaan lainnya tentu saja sangat memilukan. Mungkin Anda bisa membayangkan, bagaimana menyengatnya debu awan panas dari �wedhus gembel� yang menyembur dari Merapi saat kita sedang terlelap tidur. Atau dahsyatnya terjangan tsunami atau tanah longsor yang begitu tiba-tiba sehingga kita tak dapat berlari untuk menyelamatkan diri.

Sopan Santun Berbicara
Salah satu hal yang dapat dipakai untuk menilai seseorang adalah dari cara seseorang tersebut berbicara. Berbicara merupakan hal yang tidak dapat dipisahkan dari semua orang karena berbicara merupakan media komunikasi yang paling lazim digunakan dengan berbagai macam bahasa yang dikuasai. Dengan berbicara degan santun tentu hal tersebut dapat menaikkan harkat derajat kita di depan umum, tidak hanya akan menambah nilai plus untuk kita, namun juga kita akan dihargai oleh orang lain baik itu tua maupun muda. Oleh karena itu, kita harus bertutur kata dan bersikap sopan santun, karena hal tersebut memberikan manfaat untuk kita dan juga sebagai budi pekerti yang baik yang juga dibangun di negara Indonesia ini.

Santun Sebagai Perilaku
Santun adalah satu kata sederhana yang memiliki arti banyak dan dalam, berisi nilai-nilai positif yang dicerminkan dalam perilaku dan perbuatan positif. Perilaku positif lebih dikenal dengan santun yang dapat diimplementasikan pada cara berbicara, cara berpakaian, cara memperlakukan orang lain, cara mengekspresikan diri dimanapun dan kapan pun.

Etika Sopan Santun dalam Kehidupan Sosial
Etika sopan santun sangat penting dalam interaksi sosial sebagai bentuk hubungan yang kondusif. Perkembangan pola hidup menjadikan kita harus tetap bertahan pada nilai-nilai positif bermasyarakat.

Santun Berbahasa, Komunikasi Lancar
Santun berbahasa sangat diperlukan dalam berkomunikasi. Berikut beberapa uraian singkat mengenai santun berbahasa dalam beberapa konteks komunikasi.

Mengkaji Tri Kerukunan Umat Beragama
Tri kerukunan umat beragama merupakan konsep yang digulirkan oleh pemerintah Indonesia dalam upaya menciptakan kehidupan masyarakat antar umat beragama yang rukun. Istilah lainnya adalah “trikerukunan”. Tri kerukunan umat beragama bertujuan agar masyarakat Indonesia bisa hidup dalam kebersamaan, sekali pun banyak perbedaan.

Pentingnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
Kerukunan umat beragama adalah suatu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi agama. Toleransi agama adalah suatu sikap saling pengertian dan menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun, khususnya dalam masalah agama. Lalu, adakah pentingnya kerukunan umat beragama di Indonesia? Jawabannya adalah iya.

Mencermati Relasi Individu dan Masyarakat
Relasi individu dan masyarakat sudah terpikir di masa lampau. Manusia pada dasarnya adalah homo sosial yang butuh interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Namun, ada juga pendapat lain yang menyebut manusia homo ludens, mahluk yang senang bermain main. Semuanya tertuju pada relasi individu dan masyarakat. Sejatinya, individu dan masyarakat bukan dua hal yang saling bertentangan, melainkan justru saling melengkapi.

Bersopan Santun dalam Pergaulan Masyarakat
Bersopan santun merupakan satu aspek penting dalam proses komunikasi. Hal ini merupakan tuntutan untuk menciptakan komunikasi yang kondusif. Oleh karena itulah, setiap orang harus bersopan santun dalam tata aturan berkomunikasi di masyarakat

Santun Bahasa Mencerminkan Tingkat Intelektual
Santun bahasa dapat menunjukkan kemampuan seseorang dalam berinteraksi dengan sesamanya. Santun bahasa juga bisa menunjukkan kepribadian seseorang.

Sopan Santun Dalam Pergaulan Menunjukkan Nilai Diri
Sikap sopan santun dalam pergaulan merupakan prasyarat keberhasilan kit adalah interaksi antar personal di masyarakat. Oleh karena itulah, maka kewajiban setiap orang untuk menerapkan soan santun dalam pergaulan

Menjaga Sopan Santun dalam Berbicara
Kadang-kadang, sikap kita terlihat �buruk� ketika sedang melakukan percakapan, terutama jika kita tidak tertarik dengan apa yang sedang dibicarakan. Akibatnya, pembicaraan yang sedang kita lakukan berakhir dengan kesan yang mengecewakan. Oleh karena itu, belajar sopan santun dalam berbicara merupakan salah satu komponen penting dalam berkomunikasi.

Cara Mengajari Anak Tentang Sopan Santun
Menjadi anak yang punya sopan dan santun adalah dambaan semua orang tua. Maka dari itu adalah tuga sorang tua untuk mengajarkan anak mengenai sopan dan santun. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan oleh orang tua dalam hal ini.

Arti Masyarakat Polisi atau Polisi Masyarakat?
salah satu aparat negara yang mungkin dekat dengan masyarakat adalah Polisi. Polisi adalah mitra masyarakat. Itulah slogan Bhayangkara yang didengungkan. Jika disederhanakan, polisi masyarakat berarti \'polisi milik masyakarat\'. Apakah sudah betul? Apakah tidak sebaliknya, slogan itu justru berarti masyarakat polisi (masyarakat dikuasai polisi)? Mari kita renungkan.

Tips Menjadi Pria Single Yang Disukai Wanita
Setiap orang baik itu wanita ataupun pria termasuk juga anda pasti sangat menyukai pribadi orang yang sangat jujur bukan? Ya, jika anda ingin untuk disukai para wanita maka hal pertama yang perlu anda lakukan adalah menanamkan sifat jujur pada diri anda sendiri.

Topik Terkait
Hubungan Sosial
Antropologi Sosial
Definisi Sosial
Departemen Sosial
Diferensiasi Sosial
Dinamika Sosial
Etika Sosial
Fenomena Sosial
Gejala Sosial
Gerakan Sosial
Ilmu Pengetahuan Sosial
Ilmu Sosial
Integrasi Sosial
Interaksi Sosial
Jaringan Sosial
Karya Ilmiah Sosial
Kelompok Sosial
Kerja Sosial
Kompetensi Sosial
Konflik Sosial
Kontrak Sosial
Lembaga Sosial
Lingkungan Sosial
Masalah Sosial
Masalah Sosial Remaja
Metode Penelitian Sosial
Mobilitas Sosial
Nilai Sosial
Norma Sosial
Organisasi Sosial
Pekerja Sosial
Pelapisan Sosial
Pendidikan Sosial
Pengendalian Sosial
Pengertian Sosial
Penyimpangan Sosial
Perilaku Sosial
Permasalahan Sosial
Perubahan Sosial
Perubahan Sosial Budaya
Pranata Sosial
Sains Sosial
Sistem Sosial
Sosial Budaya
Sosial Ekonomi
Status Sosial
Stratifikasi Sosial
Struktur Sosial
Teori Belajar Sosial
Teori Pembelajaran Sosial
Teori Perubahan Sosial
Teori Sosial

Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA