logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Fisika

Hukum Pascal - Bermula Main-main Menjadi Hebat Bukan Main


Ilustrasi hukum pascal

Hukum Pascal sebagai salah satu hukum dunia sains, terutama fisika, itu selalu dekat dengan benda-benda cair. Bagi Anda yang sangat menggemari fisika, tentu Hukum Pascal bukanlah sesuatu yang asing di telinga. Akan tetapi bagi mereka yang memang tidak menyukai sains yang memang berbasis pada otak kiri yang identik dengan hitung-hituangan, maka keberadaan Hukum Pascal masihlah asing.

Bolehlah jika kita pernah mendengarnya. Akan tetapi kita hanya sebatas mendengar saja, tanpa mengetahui lebih lanjut apa dan bagaimana Hukum Pascal itu sendiri. Kita juga tidak tahu siapa penemu Hukum Pascal ini dan apa yang menyebabakan ditemukkannya hukum ini?  Pada artikel ini, kita akan sama-sama bahas, apa itu Hukum Pascal yang selalu dikait-kaitkan dengan zat cair. 

Hukum Pascal Berawal dari Main-main

Anda mungkin tidak pernah menyangka bahwa dari aktivitas main-main, bisa melahirkan penemuan yang dahsyat bahkan abadi dan bermanfaat bagi umat manusia. Ini juga terjadi pada asal muasal Hukum Pascal. Blaise Pascal (1623-1662), sang penemu,  tak lain dan tak bukan adalah fisikawan asal negeri Prancis. Ia lahir ke alam dunia pada 19 Juli 1623 di Clermount. Kedekatannya dengan buku pada masa kecil, mengantarkan sebuah prestasi yang gemilang.

Tahukah Anda, pada usia 18 tahun, Blaise Pascal mampu membuat mesin kalkulator digital yang disinyalir merupakan mesin penghitung pertama di sepanjang sejarah dunia ini. Kecintaannya pada sains, menjadikannya sosok yang sangat tidak bisa dipisahkan dengan yang namanya aktivitas eksperimen dan penelitan yang tak henti-henti.

Ia terus dan terus melakukan eksperimen bahkan saat ia menjalani pengobatan karena penyakit kanker yang diderita. Namun, puncak penemuan Hukum Pascal ternyata ada di sini, di saat ia sedang menjalani pengobatan tersebut. Hari ini, ia menemukan teori hukum Pascal saat ia melakukan eksperimen dalam bentuk bermain-main dengan air. Nah, demikianlah.

Betapa sejatinya Hukum Pascal yang sangat terkenal itu hanya berawal dari aktivitas main-main air pada saat sakit. Blaise Pascal pun mengabadikan penemuannya dengan menyematkan namanya pada penemuan yang ia dapati. Maka termasyhurlah Hukum Pascal di jagat raya ini.

Sebagaimana kita kenal teorinya adalah Jika Anda menenak ujung kantong yang terbuat dari bahan plastik berisi air, dan plastik tersebut sangat banyak memiliki lubang, maka yang terjadi adalah air memancar sama kuat dari setiap lubang yang ada. Lalu hal ini kemudian disimpulkan oleh Blaise Pascal dengan Hukum Pascal-nya yang terkenal; ‘tekanan yang diberikan pada zat cair di dalam sebuah ruang tertutup diteruskan sama besar ke segala arah’.

Teori dalam Hukum Pascal

Dari sinilah kemudian kita mengenal banyak pengertian dari pada Hukum Pascal yang ditemukan Blaise Pascal. Sebagaimana yang dikatakan oleh Lohat (2008) yang ikut menuliskan Hukum Pascal ini, dengan mengatakan apabila dilihat dari zat cair yang ada pada suatu wadah, maka tekanan zat cair ke dasar wadah jelas lebih besar dibanding tekanan di bagian atasnya. Dengan kata lain, jika semakin ke bawah, maka semakin besar tekanannya. Ada pun jika yang terjadi adalah sebaliknya, yang terjadi adalah semakin mengecilnya tekanan zat cair.

Perbandingannya adalah, besar tekanan sebanding dengan pgh yaitu p adalah massa jenis, g adalah percepatan gravitasi dan h adalah ketinggian atau kedalaman. Lohat juga menambahkan bahwa, pada setiap titik di kedalaman yang sama, pada dasarnya memiliki besar tekanan yang sama pula. Ini berlaku pada segala macam jenis cair. Maka kesimpulannya sama, yakni jika  dilakukan penekanan pada permukaan zat cair, pertambahan tekanan dalam zat cair adalah sama di segala arah. 

Hukum Pascal dan Fluida

Lalu keberadaan Hukum Pascal pun tak bisa dipisahkan dengan yang namanya Fluida. Sebagaimana diketahui, bahwa yang disebut dengan Fluida tak lain dan tak bukan bisa dimaknai sebagai suatu zat yang sifatnya mampu mengalir. Cakupan cukup luas, karena sejatinya yang dinamakan dengan fluida merangkum segala jenis zat cair dan bahkan juga gas yang bisa mengalir di udara.

Benda-benda tak bisa mengalir semisal besi atau bebatuan adalah tidak termasuk dalam fluida. Adalah air, minyak-minyak, pelumas, dan juga susu adalah zat cair yang masuk dalam golongan fluida. Keberadaan fluida tentu sama-sama kita ketahui karena memang kita selalu menghirup bahkan meminumnya dalam kehidupan sehari-hari. Namun meski ada di sekitar kita, hanya Blaise Pascal yang mampu menemukan ada sebuah gerakan ilmiah yang terjadi pada kondisi zat cair tersebut saat mengalami penekanan, yang kemudian kita kenal dengan Hukum Pascal.

Pesawat yang mengapung di udara atau kapal selam yang mengapung di lautan adalah salah satu fenomena terjadinya tekanan pada zat cair yang juga meliputi udara. Pada praktiknya, Hukum Pascal itu juga terjadi di aktivitas kita sehari-hari.

Hukum Pascal sangat erat hubungannya dengan ilmu Hidraulika yang tak lain adalah ilmu yang konsen memelajari pada persoalan ragam gerak dan juga keseimbangan pada zat cair. Sebagaimana kita ketahui pula bahwa Hidraulika memelajari arus zat cair yang melewati pipa atau pembuluh tertutup atau terbuka.

Dalam bahasa Yunani, hidraulikabermakna air. Dengan demikian, jelas sudah ada kaitannya dengan Hukum Pascal yang sama-sama kita bahas tadi. 
Memelajari Hukum Pascal dan juga kaitannya dengan Hidraulika, tampaknya akan mengantarkan kita pada sebuah aktivitas yang sudah sering kita lihat. Ya, perhatikanlah pada prinsip kerja yang ada pada dongkrak hidrolik, prinsip kerja pada alat itu juga memanfaatkan tekanan yang ada pada hukum Hukum Pascal.

Sebagaimana kita ketahui, bahwa dongkrak hidraulik memliki dua tabung yang memiliki perbedaan pada diameter di keduanya. Dua tabung tersebut kemudian ditutup lalu diisikan air, selanjutnya, keberadaan mobil diletakkan pada bagian atas permukaan tabung yang memiliki diameter luas atau besar. Maka yang terjadi adalah, karena kita memberi gaya kecil pada tabung yang kecil maka itu menyebabkan tekanan yang disebarkan merata di setiap arah termasuk juga pada tabung besar saat mobil tadi diletakkkan di atasnya.

Tentu kita pernah melihat kejadian tersebut, baik dalam dongkrak biasa atau juga sistem hidrolink pada pengangkat mobil yang biasa kita temukan di jasa pencucian mobil atau sejenisnya. 

Hukum Pascal pada Rem Mobil

Pada kondisi lain, Hukum Pascal juga bisa ditemukan pada rem hidrolik yang juga bisa kita temukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari kita. Sebagaimana kita ketahui bahwa pada prinsip dasar kerja aktivitas pengereman adalah adanya pemanfaatan pada gaya gesek yang juga berkaitan dengan Hukum Pascal yang sedang kita bicarakan ini. Karena jika Anda melihat kenapa kendaraan saat direm bisa berhenti, karena memang di sana juga telah terjadi Hukum Pascal yang ditemukan gara-gara main air tadi.

Sebenarnnya, gerak mekanis ilmiahnya adalah, pada tenaga gerak yang ada pada kendaraan terjadi perlawanan dari keberadaan tenaga gesek, dan inilah yang menyebabkan sebuah kendaraan bisa berhenti sekehendak kita. Kenapa itu bisa terjadi? Karena memang rem hidraulik pada dasarnya juga menggunakan prinsip Hukum Pascal.

Tekanan pada piston yang kecil, dengan sendirinya akan diteruskan pada piston yang lebih besar yang kemudian bertugas menahan cakram. Ini juga berkaitan erat dengan cairan yang ada di piston tersebut memengaruhinya. Sebagaimana kita tahu kalau cairan tersebut adalah cairan rem yang sudah sama kita sebut pada bagian awal saat membahas jenis macam zat cair dan kaitannya dengan Hukum Pascal. Pada kasus ini, zat cair berupa air tidak bisa digunakan karena bisa menyebabkan terjadinya karat pada piston. Demikianlah sekilah Hukum Pascal.

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Teori dan Aplikasi Fisika Modern
  • Berkenalan dengan Energi Nuklir
  • Energi Pasang Surut Karena Kurang Cairan Tubuh
  • Mengenal Magnet dan Kutub Magnet
  • Fisika Gasing: Hukum Kekekalan Momentum Sudut dan Torsi
  • Berkenalan dengan Energi Biomassa
  • Mengenal Struktur Atom Menurut Beberapa Ahli
  • Manfaat Energi Kalor Dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Tornado, Jenis Angin Topan Multi-Pusaran
  • Fenomena Aurora sang Cahaya Kutub
  • Komputerisasi, Sebuah Penemuan Fisika Kesehatan
  • Biomekanika: Aplikasi Fisika Kedokteran
  • Pengaruh Suhu dan Kalor Terhadap Berbagai Zat
  • Cuaca di Bumi Berdasarkan Iklim – Antara Dingin dan Panas
  • Angin - Kawan dan Lawan Manusia
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA