Huruf Al-Quran Bernama Hijaiyah

Setiap umat muslim pasti tahu dengan huruf Al-Quran. Ya, huruf yang dipakai untuk menuliskan isi Al-Quran yang biasa disebut huruf hijaiyah. Namun, sebelum membahasnya lebih jauh, kita akan mulai dulu dengan pembahasan agama dan islam.
Agama adalah petunjuk bagi umat manusia. Di dalamnya terdapat ajaran – ajaran yang mengarahkan kita mengikuti jalan Tuhan yang selalu benar. Ada beragam agama yang dianut oleh bangsa-bangsa di seluruh dunia. Seperti di Indonesia yang mengenal 5 macam agama, yaitu Islam, Kristen Protestan, Katolik, Hindu, dan Budha. Selain itu, ada pula sejumlah kepercayaan yang dianut oleh sebagian etnis tertentu.
Islam merupakan agama yang paling banyak dianut di Indonesia. Di dalamnya terdapat suatu pedoman yang menjadi tiang keimanan umat beragama, yaitu rukun iman. Rukun iman terdiri dari 6. Diantaranya iman kepada Allah, iman kepada malaikat, iman kepada kitab Allah, iman kepada Rasul, iman kepada hari kiamat, dan iman kepada Qada dan Qadar.
Dalam mengimani adanya kitab Allah, umat Islam perlu mengetahui kitabullah atau kitab-kitab Allah seperti Taurat, Jabur, dan Injil serta kitab penyempurna dan terakhir yang diturunkanNya bernama Al-Quran.
Kitab Al Quran yang diturunkan pada Nabi Muhammad SAW ini menjadi pedoman pembelajaran kalamullah atau wahyu-wahyu Allah. Al-Quran mengandung ayat-ayat berbahasa Arab. Yang harus dipahami pertama kali saat belajar membaca Al-Quran adalah huruf-hurufnya yang disebut dengan huruf Hijaiyah.
Huruf Hijaiyah
Terdapat 30 huruf Hijaiyah yang masing-masing tersebar dalam 30 juz dan 114 surat di dalam Al Quran. Diantara huruf-huruf itu adalah sebagai berikut.
ا dibaca alif ز dibaca zai ق dibaca qof
ب dibaca ba س dibaca sin ك dibaca kaf
ت dibaca ta ش dibaca syin ل dibaca lam
ث dibaca tsa ص dibaca shod م dibaca mim
ج dibaca jim ض dibaca dhod ن dibaca nun
ح dibaca ha ط dibaca tho و dibaca wau
خ dibaca kha ظ dibaca zho ه dibaca hha
د dibaca dal ع dibaca ‘ain لا dibaca alif lam
ذ dibaca dzal غ dibaca ‘ghin ﺀ dibaca hamzah
ر dibaca ro ف dibaca fa ي dibaca ya
Huruf-huruf Hijaiyah tersebut dalam Al-Quran akan dirangkai dengan huruf lain. Ilmu yang mempelajari cara baca huruf Al-Quran tersebut dinamakan ilmu tajwid. Terdapat tanda baca seperti fathah ( garis coret atas berbunyi ‘a’ ), kasrah ( garis coret bawah berbunyi ‘i’ ), dan tanwin ( tanda baca yang berbunyi ‘u’ ) juga tasydid ( tanda baca yang hurufnya dibaca tebal ) dan sukun ( tanda baca huruf dimatikan ) dipergunakan untuk membaca rangkaian huruf menjadi satu pengertian kata atau kalimat.
Dalam ilmu tajwid juga dikenal hukum bacaan izhar yang dibaca jelas, ikhfa yang dibaca dengung, iqlab, idghom bilagunnah, idghom bigunnah, dan lain-lain.






