Dilema Ibu Bekerja
Ibu bekerja, merupakan dilema tiada henti dari waktu ke waktu dan memang tidak ada kata sepakat dalam hal ini.
"Bunda, kenapa seorang ibu harus bekerja ? Pertanyaan sulit bahkan sangat sulit dijawab, diajukan si kecil pada ibunya, saat si ibu mengkondisikan anaknya karena dia akan mulai bekerja di luar rumah beberapa waktu kemudian.
Tanggung Jawab Ibu
Disatu sisi ibu adalah seorang istri dari seorang suami, yang tiada kewajiban baginya (istri) untuk mencari nafkah. Karena kewajiban mencari nafkah ada di pundak suami. Ibu juga seorang pendidik utama bagi anak-anaknya, kewajiban yang tidak bisa dialihkan kepada siapapun termasuk pada eyang putri, tante, baby sitter atau pembantu.
Di sisi yang lain, seorang ibu juga merupakan anak dari orangtuanya yang memiliki kewajiban untuk berbakti pada mereka Apabila orangtua menginginkan anak perempuanya untuk mandiri, berpenghasilan sendiri dan tidak hanya bergantung pada suaminya, bekerja adalah solusinya.
Apabila ibu adalah seorang yang terpelajar dan berpendidikan tinggi, alangkah sayangnya ilmu yang diperolehnya tidak dibaktikan untuk masyarakat di sekitarnya karena seorang ibu merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat.
Ibu juga bagian dari penopang ekonomi keluarga, berapa banyak suami dan keluarga yang terbantu karena istrinya bekerja. Ah, begitu banyak alasan yang membingungkan. Tidak ada alasan untuk bingung, beranjaklah. Karena anak-anak yang sukses, terlahir dari ibu sukses (dengan artian yang sangat luas).
Tugas Utama Ibu
Tugas utama seorang ibu adalah mendidik anak-anaknya. Jangan sampai dengan menjadi ibu bekerja, kita menelantarkan anak-anak kita. Semua yang kita lakukan untuk anak-anak kita, termasuk saat bekerja di luar rumah. Kuncinya adalah mengontrol dengan baik semua bentuk aktivitas dan waktu kita. Anak-anak harus tetap menduduki prioritas utama.
Banyak hal positif yang bisa kita berikan pada anak, saat kita menjadi ibu bekerja. Tentang hal-hal yang dikerjakan di luar rumah, tentang penghasilan yang diperoleh, tentang banyaknya orang yang bisa terbantu, tentang ternyata ibunya bermanfaat untuk banyak orang.
Namun, apabila dengan bekerja kita jadi mengesampingkan anak-anak kita, mungkin ada yang harus diintrospeksi. Semoga selalu dan harus bisa menomorsatukan anak-anak dan keluarga saat kita memutuskan untuk bekerja di luar rumah.






