Pantangan bagi Ibu Hamil

Hamil merupakan saat paling dinantikan oleh wanita yang sudah bersuami. Menjadi ibu hamil mampu memberikan sensasi tersendiri. Berbagai mitos dan pantangan pun selalu menghampiri ibu hamil. Ibu hamil tidak boleh stres dan harus menjaga tekanan darah supaya tidak naik dan turun sehingga menyebabkan pusing.
Selain pantangan-pantangan yang logis, ibu hamil dimitoskan tidak boleh membenci seseorang. Jika membenci seseorang, wajah anaknya akan mirip dengan orang tersebut. Tentu saja hal itu tidak dapat diterangkan secara ilmiah dan hanya menduduki kategori mitos.
Pantangan Ibu Hamil
Hamil tentu saja bukan sebuah penyakit. Hamil adalah anugerah yang harus disyukuri. Semua pantangan yang berlaku bagi ibu hamil semata-mata demi kesehatan dan keselamatan janin. Berikut ini beberapa pantangan bagi ibu hamil.
Trimester I
Pada trimester I, ibu hamil dianjurkan untuk tidak melakukan hal-hal berikut.
- Terjatuh atau terbentur karena dapat berakibat keguguran.
- Menghindari olahraga berat, misalnya lari dan angkat beban.
- Tidak bepergian jauh meskipun menggunakan pesawat terbang. Ibu hamil tidak boleh lelah karena kelelahan dapat menghambat suplai energi, nutrisi, dan oksigen, bagi janin.
- Tidak meminum jamu atau obat sembarangan, kecuali di bawah pengawasan dokter.
- Gunakanlah pakaian yang elastis atau pakaian agak longgar. Jangan sekali-kali menggunakan pakaian ketat karena akan mengganggu pertumbuhan janin. Gunakan pula bra yang nyaman, tidak boleh ketat.
- Jangan mengkonsumsi makanan dengan kandungan gas tinggi karena dapat menyebabkan rasa tidak nyaman bagi ibu hamil. Beberapa makanan yang dilarang bagi ibu hamil, di antaranya makanan mentah atau setengah matang, seafood, kafein, teh herbal, dan keju lunak.
- Saat hamil, Anda masih boleh melakukan hubungan suami istri. Kecuali, jika dokter melarangnya karena bisa membahayakan ibu maupun janin.
Timester II
Pada trimester II, kehamilan dapat dikatakan aman. Meskipun demikian, ibu hamil tetap disarankan untuk selalu menjaga kondisi kandungan. Cara yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan kandungan adalah menghindari stres dan tidak melakukan pekerjaan yang terlalu berat sehingga mengakibatkan cedera.
Trimester III
Kekhawatiran yang sering terjadi di trimester III adalah kenaikan berat badan yang sangat cepat. Untuk menghindari peningkatan berat badan secara drastis, ibu hamil dikenai beberapa pantangan yang berhubungan dengan pola makan. Misalnya, mengurangi makanan yang mengandung garam karena dapat meningkatkan tekanan darah dan kadar protein pada urine.
Mengurangi makanan yang mengandung garam juga berguna untuk menjaga agar kenaikan berat badan tidak lebih dari 2kg dalam 1 bulan. Dengan demikian, ibu hamil akan terhindar dari preeklamasia atau keracunan kehamilan. Upayakan untuk selalu mengkonsumsi sayur dan buah serta meminum air putih 8 gelas setiap hari.
Saat hamil tua, perut akan semakin membuncit sehingga gerak ibu menjadi terbatas. Ingat, hindarkan perut dari benturan atau terjatuh. Perhatikan pula organ intim agar tidak terjadi keputihan secara berlebih. Oleh sebab itu, usahakan agar organ intim selalu sehat dan tidak lembap. Rajin-rajinlah mengganti celana dalam.






