Kapan Seharusnya Ibu Menyusui Anaknya?

Betapa bahagianya orang tua, khususnya ibu ketika pertama kali mempunyai anak, beberapa hal menyambut kelahiran anak pun dipersiapkan, mulai dari membeli popok, baju, tempat makan, tempat minuman, dan perlangkapan bayi lainnya.
Namun, ada tugas yang utama dan pertama selain bersyukur bahwa anak adalah amanah sang pencipta untuk dididik menjadi insan yang unggul dan beirman, yaitu ketika anak lahir seorang ibu menyusui anaknya.
Ada beberapa cara bagi ibu menyusui anaknya, cara yang biasa dilakukan oleh ibu menyusui anaknya adalah posisi menggendong, posisi menyangga kepala, dan posisi bersisian. Posisi menggendong merupakan posisi yang paling sering dilakukan oleh ibu, yaitu dengan memeluk anak dalam gendongan dengan posisi kepada pada lekuk siku.
Kapan Ibu Menyusui Anak
Di samping dianjurkan dalam agama, pemberian ASI pada awal bulan kelahiran sampai dengan dua puluh empat bulan juga sangat dianjurkan dari segi kesehatan karena bisa mempengaruhi kondisi ibu menyusui anaknya. Karena pada masa ini anak sangat membutuhkan belaian dan kasih sayang ibu. Untuk itu, Ibu menyusui anaknya bisa dilakukan pada saat:
- Asi pasca melahirkan. Pasca melahirkan, akan ada cairan kuning kental yang keluar di payudara pada hari pertama persalinan. Cairan ini disebut dengan kolostrum yang harus diberian kepada anak karena mengandung zat anti bodi atau kekebalan pada bayi Anda. Kehabgiaan Ibu menyusui anaknya di hari pertama tidak
- Asi eksklusif. Asi ekslusif diberikan pada saat anak berumur 0 bulan sampai dengan 6 bulan. Bila dengan pemberian asi eksklusif ini berat bayi masih kurang dari 600 gram, maka berikanlah makanan pendamping ASI.
- Menyapih sampai 2 tahun. Pemberian Asi sebaiknya sampai anak berumur dua tahun sebagaimana diajarkan dalam Agama Islam. Namun perlu diperhatikan juga bagi ibu bahwa selama memberikan asi sampai umur 2 tahun didampingi dengan makanan pendamping asi
Manfaat Pemberian ASI Bagi Ibu
Pemberian asi pada awal kelahiran sampai dengan enam bulan selain menjalin kedekatan emaosional dan psikologi antara ibu dan bayi, ternyata pemberian ASI pada awal kelahiran juga memberikan manfaat bagi ibu. Manfaat-manfaat tersebut adalah:
- Dengan memberian asi ibu akan terhindar dari kanker payudara dan kanker indung telur
- Dengan memberikan asi akan terjalin keeratan psikologis antara ibu dan anak.
- Ibu menyusui anaknya dapat mempercepat pengerutan rahim, sehingga mengurangi pendarahan pasca melahirkan.
- Dengan memberikan asi, ibu menyusui anaknya dapat dijadikan sebagai alat kontrasepsi yang disebut KB MAL atau metode Amenorea Laktasi.
Begitu besarnya manfaat pemberian ASI kepada anak, terutama pada masa-masa awal 6 bulan pertama dengan ASI eksklusif sangat disayangkan bila seharusnya ibu menyusui anaknya malah tega meninggalkan bayinya hanya untuk mengejar materi yang tidak seberapa.






