Informasi Penting Ibu Menyusui Bayi

Para ibu menyusui bayi biasanya dilakukan untuk memberikan ASI terbaik. Kegiatan menyusui ini merupakan sebuah kelaziman dan terjadi pada setiap ibu yang baru saja melahirkan.
Selain sebagai bentuk kasih sayang, pemberian air sus ibu (ASI) secara sempurna dari tinjauan medis sangat dianjurkan. Hal itu disebabkan karena manfaat yang dikandung ASI sangat besar sekali untuk tumbuh kembang sang bayi.
Ibu menyusui bayi merupakan tahapan selanjutnya dari masa kehamilan dan persalinan. Sebagaimana lazim diketahui ketiga hal tersebut merupakan proses alamiah yang niscaya dilalui oleh tiap-tiap wanita subur.
Bagi pasangan muda, masa-masa kehamilan pertama merupakan saat-saat yang mendebarkan karena pengalaman pertama biasanya yang sulit untuk terlupa. Apalagi ketika bayi lahir, yang kemudian dilanjutkan dengan prosesi menyusui, sang ayah senantiasa berada di samping sang istri yang telah melahirkan buah hatinya.
Langkah Persiapan
Melahirkan bayi, terutama bagi mereka yang pertama secara alami akan menghadirkan perasaan yang mendebarkan. Untuk itu, perlu persiapan yang matang baik secara psikologis maupun mental.
Berikut beberapa hal yang patut diperhatikan bagi calon ibu yang hendak menyusui bayinya:
- Pertama-tama pada calon ibu harus diberikan sugesti untuk meyakinkan bahwa seluruh wanita di dunia berhak dan pasti melahirkan. Makanya, ia tak sendirian. Melahirkan dan kemudian menyusui merupakan proses alamiah yang patut disyukuri karena toh tak semua wanita yang mampu diberikan kepercayaan untuk mengurus anak oleh Sang Khalik.
- Memberikan pemahaman secara berkala dan komprehensif kepada si calon ibu tentang pentingnya pemberian air susu ibu secara sempurna. Selain itu diperlukan pula pemahaman mengenai kerugian apabila terus-terusan menggunakan susu formula.
- Meyakinkan kepada ibu yang pernah mengalami trauma kegagalan menyusui, bahwa menyusui sekali lagi merupakan kelaziman setiap wanita.
- Setiap saat berkonsultasi kepada dokter apabila ada keluhan-keluhan yang dirasakan.
Hal yang Harus Diperhatikan
Selain keempat aspek diatas, ada hal lainnya yang juga penting diperhatikan:
- Ukuran dan bentuk payudara.
Perlu diketahui bahwa ukuran dan bentuk payudara tidak berpengaruh pada produksi atau keluarnya air susu ibu. Namun demikian, patut untuk diperhatikan dan segera konsultasikan ke dokter apabila terjadi perubahan secara signifikan, seperti membesarnya payudara secara masif, tidak simetrisnya gerakan ketika terjadi perubahan posisi.
- Warna kulit payudara.
Secara umum, wanita normal akan memiliki warna kulit payudara yang sama atau sesuai dengan warna di perut atau belakang permukaan tubuh (punggung). Patut dirisaukan jika terjadi kemerahan yang tak biasa, penyakit kulit karena berbagai sebab, dsb.
- Kontur payudara.
Umumnya, kontur payudara yang normal memiliki permukaan yang rata, tidak retraksi (menarik kembali) atau depresi. Jika hal-hal tersebut terjadi maka perlu segera dikonsultasikan ke dokter karena khawatir tanda-tanda kanker payudara atau tumor ganas.
- Jaga kelembapan puting susu dengan cara mengoleskan terlebih dahulu air susu ibu ke puting sebelum menyusui, hal tersebut juga ternyata bermanfaat juga sebagai desinfektan.
Saat Ibu Menyusui Bayi
Ketika proses menyusui berlangsung, bayi sebaiknya diletakkan menghadap perut ibu dengan tahapan sebagai berikut:
- Ibu mengambil posisi duduk atau berbaring.
- Peganglah belakang bahu bayi dengan satu lengan, dimana kepala bayi terletak diantara siku ibu. Peganglah bokong bayi secara sempurna.
- Posisi sang bayi diatur sedemikian rupa sehingga satu tangan diletakkan di belakang badan ibunya, yang satunya lagi di depan.
- Kepala bayi menghadap ke payudara sang ibu, dengan posisi perutnya menempel di perut ibunya.
- Tataplah kegiatan sang bayi tersebut denghan pancaran cahaya kasih dan rasa sayang yang mendalam.






