logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Agama & Kepercayaan    Islam    Idul Fitri

Idul Fitri

Oleh: AnneAhira.com Content Team

Idul Fitri adalah hari raya bagi seluruh umat muslim yang ada di dunia. Idul Fitri adalah hari kemenangan. Kemenangan bagi seluruh umat muslim yang telah berhasil menahan segala nafsu selama sebulan berpuasa.

Kata-kata atau hal bijak mengenai Idul Fitri seperti itu bukan satu hal yang asing bagi umat muslim. Sedari kecil rasanya, kalimat itu setia menemani ceramah-ceramah para ustadz mengenai nilai-nilai yang dimiliki oleh hari suci ini, dan bisa jadi terpatri hingga kini.

Idul Fitri memang hari yang disucikan Allah. Di hari itu, semua dosa umat muslim seolah lebur dan kembali terlahir menjadi manusia baru yang suci. Seperti bayi yang baru dilahirkan, seperti kain putih, dan kertas yang masih kosong belum tercoret tinta. Untuk mendapatkan itu semua, sebulan sebelumnya, para umat muslim diwajibkan untuk berpuasa Ramadhan.

Di bulan Ramadhan itu, semua umat muslim bukan hanya diwajibkan untuk menahan lapar dan dahaga. Idealnya, umat muslim juga harus bisa menahan segala macam nafsu duniawi lainnya, seperti emosi, dan nafsu syahwat misalnya. Jika selama sebulan itu, umat muslim berhasil atau setidaknya sedikit mengurangi, maka Allah menjanjikan kesucian dirinya di hari Idul Fitri tiba.

Idul Fitri Secara Harfiah

Idul Fitri diambil dari kata Ied dalam bahasa Arab. Ied atau ‘Id jika dibahasa Indonesiakan artinya adalah ‘kembali’. Maknanya adalah ketika sesuatu itu ‘kembali’ maka sesuatu itu seperti berada di tempat awal, tempat semula, kembali menjadi baru, dan mulai lagi cerita yang baru. Sedangkan Fitri, berasal dari bahasa Arab ‘Fithr’ yang artinya adalah kesucian, maka jika dikaji secara harfiah, Idul Fitri artinya adalah kembali pada kesucian.

Berdasarkan penanggalan kalender Islam, Hijriah, Idul Fitri jatuh pada setiap tanggal 1 Syawal. Penentuan tanggal 1 Syawal berbeda di setiap tahunnya. Hal itu disebabkan karena, penanggalan Islam selalu mengandalkan peredaran bulan.

Bahkan, perayaan Idul Fitri di Indonesia setiap tahunnya, kadang jatuh pada hari yang berbeda untuk setiap wilayahnya. Ada yang lebih awal atau bahkan lebih lambat. Penentuan 1 Syawal memang terkadang sama dan berbeda antar ormas yang ada di Indonesia. Ini dikarenakan ada perbedaan dalam hal metode penentuan 1 syawal. Ada yang memakai perhitungan Hisab dan lainnya memakai perhitungan hilal.

Namun selama perbedaan dalam penentuan 1 Syawal tersebut dimaknai sebagai keberagaman berpikir, maka tidak akan menimbulkan perpecahan di kalangan umat muslim Indonesia. Bahkan setiap ulama dari ormas saat ini menyarankan kepada pengikutnya untuk memahami bahwa perbedaan tersebut adalah hal yang dapat dimaklumi dalam Islam.

Hari raya suci ini menjadi istimewa bagi kaum muslimin di Indonesia. Pada momen lebaran banyak dintara umat muslim yang mengagendakan mudik ke kampung halaman. Bahkan hal tersebut sudah membudidaya di tanah air kita. Dan rasanya akan ada yang kurang bagi seseorang yang merantau ke luar kota akan tetapi tidak dapat mudik saat lebaran tiba.

Oleh karena itu setiap memasuki momen hari raya yang suci ini banyak lembaga pemerintah atau perusahaan swasta yang mengkosongkan kegiatan produksi atau jasa mereka. Sehingga dengan ini kaum muslimin tidak kesulitan untuk mudik ke kampung asal.

Istilah dan aktivitas mudik memang hanya dapat ditemui di Indonesia. Di berbagai negeri muslim lainnya tidak mengenal aktivitas ini. Mereka hanya akan bersilahturrahim ke saudara dan kerabat di dalam kota. Tetapi di tanah air kita dapat disaksikan bagaimana penuhnya jalur transportasi.

Kepadatan jalur transportasi ini tidak hanya dirasakan di darat saja karena jalur lainnya juga mengalami hal yang sama. Misalnya tiket pesawat terbang yang telah habis terjual untuk tanggal sebelum memasuki momen lebaran dan beberapa hari sesudahnya.

Apalagi dengan jalur laut, setiap pelabuhan yang terhubung dengan pulau Jawa dapat dipastikan penuh sesak oleh pemudik. Tayangan di televisi swasta dan nasional pun akan meliput dengan detail, sehingga kita dapat mengetahui situasi di jalan raya sewaktu musim lebaran.

Idul Fitri di Indonesia

Saat Idul Fitri tiba, semua umat muslim berbahagia. Dirayakan dengan penuh suka cita, dan hati yang bersih. Perayaan Hari Besar umat Islam ini di Indonesia ikut diramaikan dengan berbagai tradisi masyarakatnya. Malam sebelum hari raya suci ini tiba, terutama di desa-desa, anak-anak kecil ramai berkeliling kampung membawa obor sambil menyerukan tabir khas menyambut kedatangan hari yang suci tersebut.

Allahuakbar Allahuakbar Allahuakbar laillaahailallah huwallahuakbar Allahuakbar walilla ilham

Pagi harinya, umat muslim pergi beramai-ramai ke Masjid untuk melaksanakan shalat Id. Bertemu dengan para tetangga. Sesampainya dirumah, ritual menyenangkan lainnya bagi sebagian besar masyarakat Indonesia adalah menyantap berbagai menu spesial khas lebaran, seperti ketupat, opor ayam, dan sambel goreng ati.

Saling memaafkan atas dosa sesama adalah sesuatu yang indah dalam Islam. Dengan momen lebaran diharapkan bagi yang merasa mempunyai salah kepada saudaranya dapat meminta maaf kepada yang bersangkutan. Memaafkan bagi pihak yang didzalimi merupakan tindakan yang amat mulia. Perbuatan tersebut akan diganjar pahala oleh Allah berlipat-lipat di akhirat kelak. Sungguh sangat indah dan menentramkan jika sesama manusia tidak ada sikap saling menyalahkan dan mencurigai.

Memanfaatkan Momen Idul Fitri

Pulang kampung sewaktu lebaran atau mudik akan menjadi lebih istimewa apabila ada oleh-oleh yang dibawa untuk keluarga di rumah. Mencari oleh-oleh untuk hari yang suci ini akan menjadi aktivitas yang menyenangkan. Setiap kota atau daerah di Indonesia pasti memiliki oleh-oleh yang khas.

Khas disini dimaksudkan tidak ada di tempat yang lainnya, atau menjadi ciri khas dari suatu daerah. Misalnya oleh-oleh khas dari daerah Pekalongan tentu kita sebut Batik, atau oleh-oleh khas dari daerah Malang dan Batu tentu yang kita pikirkan adalah buah apel.

Oleh-oleh tidak tentu sesuatu yang mahal harganya, karena dengan adanya oleh-oleh apa saja itu akan membuat keluarga berbahagia. Oleh-oleh menunjukkan bahwa kita memperhatikan kesenangan dari pihak keluarga di rumah. Kata bijak menyebutkan bahwa berbagi adalah indah. Ya, dengan berbagi akan mendekatkan hubungan kita dengan orang atau pihak lain.

Dalam ajaran Islam pun kita diperintahkan agar dapat berbagi dalam setiap momen di hidup kita. Perintah untuk berzakat, bershodaqoh, berinfak, wakaf dan lainnya adalah menunjukkan bahwa agama Islam menuntun kita menjadi seseorang yang mampu memperhatikan kondisi orang-orang di sekitar kita, bukan sebagai manusia yang individualis.

Bagi anak-anak kecil momen idul fitri adalah waktu untuk memperoleh uang saku. Ya, telah menjadi kebiasaan bagi masyarakat kita untuk memberikan uang saku kepada anak-anak sewaktu lebaran.

Maka tidak mengherankan jika kita jumpai anak-anak di kampung dan pedesaan yang berniat untuk mencari uang saku sekaligus bersilahturahmi ke tetangga mereka. Kebiasaan ini mungkin juga hanya ada di tanah air, karena di negeri lainnya belum kita jumpai hal yang serupa dengan ini.

Masyarakat Indonesia masih menjunjung tinggi nilai-nilai keakraban. Selesai menyantap ketupat dan makanan khas lainnya tradisi pun berlanjut. Kali ini halal bihalal menjadi agenda bagi sebagian besar keluarga Indonesia. Saling berkunjung ke tempat kerabat dan memaafkan. Berkumpul bersama keluarga besar dalam satu tahun sekali adalah agenda yang tidak boleh dilewatkan.

Momen Idul Fitri yang suci sebaiknya juga digunakan untuk saling berbagi pengalaman selama tidak bertemu dengan saudara lain. Karena dengan saling bercerita pengalaman tersebut akan dapat menambah pengetahuan dan perkembangan di kota lain khususnya di tempat kampung halaman. Semakin banyak informasi yang kita dapatkan dari saudara yang tinggal jauh akan lebih baik bagi wawasan kita tentang tanah air.

Mendatangi teman lama atau teman bermain sewaktu kecil atau remaja merupakan cara bernostalgia di saat momen lebaran. Tentu saja sahabat sejak kecil kita akan senang dengan kunjungan di rumahnya. Bercerita bersama tentang masa lampau akan membuat pikiran kita melupakan penatnya kehidupan di kota. Pikiran akan kembali segar dengan bertemunya kita dengan mereka.

Membuat orang lain tersenyum adalah sesuatu yang dianjurkan oleh ajaran agama Islam. Senyum adalah shodaqoh, sehingga membuat orang lain tersenyum juga merupakan ibadah bagi kita umat Islam.Gunakan momen Idul Fitri dengan suka cita karena hanya terjadi sekali setahun.

Tolong di SHARE :
Share
 
Artikel Terkait

Sejarah Idul Fitri dalam Tradisi Islam
Idul fitri merupakan hari raya umat Islam yang dilaksanakan pada tanggal 1 Syawal dalam penanggalan Hijriyah. Dengan demikian, hari raya Idul Fitri jatuh pada tanggal yang berbeda-beda setiap tahunnya menurut penanggalan Masehi. Selain itu, biasanya Idul Fitri dirayakan berdasarkan tradisi wilayahnya masing-masing. Beda wilayah, beda pula kebiasaan yang dilakukan dalam menyambut hari raya ini.

Persiapkan Puisi Lebaran Untuk Kirim Via SMS
Puisi lebaran adalah kata-kata puitis yang temanya berhubungan dengan Hari Raya Idul Fitri. Setiap tahun, umat Islam merayakan Hari Raya Idul Fitri atau biasa disebut lebaran, sesudah menjalankan ibadah puasa selama tiga puluh hari. Kebiasaan dan budaya bangsa Indonesia selain mudik adalah adanya kegiatan atau aktivitas halal bihalal. Yaitu kegiatan salam-salaman dan saling maaf-memaafkan. Seperti makna lebaran adalah untuk menjadi kembali fitrah.

Ucapan Selamat Ramadhan dan Makna Ramadhan
Bulan Ramadhan yang terkadang diawali dengan berkirim ucapan selamat ramadhan, merupakan salah satu bulan yang ditunggu kedatangannya bagi umat muslim. Pada bulan tersebut, umat muslim akan berbondong-bondong pergi ke masjid untuk dapat meningkatkan kualitas ibadah mereka. Malam sebelum datangnya bulan ramadhan, mereka mengawali ibadah mereka dengan salat taraweh.

Kompak Merayakan Lebaran 2010
Lebaran 2010, ada kekompakan. Saat itu, seluruh institusi kompak merayakannya. Mulai dari Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, hingga pemerintah, semua merayakan Hari Raya Idul Fitri pada Jumat 10 September 2010.

Ragam Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri
Ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri selalu didengar saat hari raya Idul Fitri. Sebagai sebuah hari raya, Idul Fitri merupakan hari yang penuh dengan suasana kehangatan dan kegembiraan. Idul Fitri identik dengan kumpul bersama keluarga besar, melepaskan rindu, dan memohon maaf atas segala kesalahan.

Tip Berbisnis Kartu Ucapan Selamat Idul Fitri - ANNEAHIRA.COM
Setiap orang berupaya berkreasi untuk menemukan cara penyampaian ucapan selamat Idul Fitri yang indah serta berkesan bagi penerima/pendengarnya. Berbagai kreasi diiringi dengan ide menjadikan seseorang termotivasi untuk mulai mencoba bisnis di bidang kartu ucapan hari raya maupun lainnya.

Indahnya Kembali Fitri - ANNEAHIRA.COM
Tidak mudah untuk menjadi fitri kembali. Berpuasa sebulan penuh di bulan Ramadhan adalah satu upaya yang begitu penuh godaan dan rintangan. Dalam keadaan lapar, emosi terkadang mudah sekali tersulut. Otak terasa tak berfungsi dengan normal sehingga kreativitas seakan hilang dan hari-hari diisi dengan lebih banyak tidur.

Sekilas Khutbah Idul Fitri
khutbah ada beberapa jenis. Ada khutbah sholat jumat, khutbah dua hari raya yaitu khutbah idul fitri dan khutbah idul adha. Di dalam khutbah idul fitri ada perbedaan dengan khutbah sholat jumat di dalam waktu pelaksanaannya.

Ketupat Menurut Filosofi Jawa
Teradisi Lebaran di kalangan masyarakat Indonesia yang tak pernah pupus adalah ketupat.

Topik Terkait
Idul Fitri
25 Nabi Dan Rasul
Abu Bakar Shidiq
Al-Irsyad
Al-Quran
Ali Bin Abi Thalib
Bacaan Shalat
Busana Muslim
Doa Qunuth
Ekonomi Syariah
Fatimah Azzahra
Fikih
Hadits
Hukum Waris
Ibadah Haji
Ibadah Puasa
Ibadah Shalat
Ibadah Umroh
Idul Adha
Ijtihad
Ilmu Mantiq
Ilmuwan-Ilmuwan Islam
Imam Al-Ghazali
Infak
Isra Miraj
Jihad
Khalid Bin Walid
Khusnul Khatimah
Kifarat
Kumpulan Doa
Lailatul Qadar
Madzhab-Madzhab Dalam Islam
Mahabah
Muhamadiyyah
Mukjizat
Munakahat
Nadhathul Ulama
Negara Islam
Peradaban Islam
Perang Salib
Perawi Hadits
Persis
Poligami
Politik Islam
Puasa Ramadhan
Puasa Sunnah
Qiyamul Lail
Riba
Rukun Iman
Rukun Islam
Sejarah Islam
Shadaqoh
Shalat Fardhu
Shalat Jama
Shalat Jenazah
Shalat Jumat
Shalat Khauf
Shalat Masbuq
Shalat Qashar
Shalat Sunnah
Shalat Sunnat Rawatib
Shalawat Nabi
Siti Aisyah
Sufi
Sujud Syukur
Sujud Tilawah
Sultan Saladin
Sumber Hukum Islam
Sunni
Syiah
Tafsir
Takbiratul Ihram
Taubat
Tauhid
Ukhuwah Islamiyah
Ummar Bin Khatab
Utsman Bin Affan
Wakaf
Walisongo
Wudhu
Zakat
Zikir

Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA