St. Ignatius Loyola
[img:left]ignatius-loyola.jpg[/img]
Ignatius muda adalah seorang pemberontak. Dia senang berjudi, main perempuan, dan terlibat dalam perkelahian. Pertobatan Ignatius datang saat dia terluka dalam perang melawan prancis dan kakinya terluka.
Ignatius adalah pendiri Serikat Yesus. Dalam serikaat tersebut diikrarkan tiga hal penting, yaitu mengenai kemurnian, ketaatan, dan kemiskinan. Selain itu, ditambahkan pula satu ikrar: kesediaan menjalankan karya misioner di Tanah Suci di antara orang-orang Islam.
Ikrar tambahan tersebut tidak dapat diwujudkan karena kondisi perang. Ikrar terakhir itu berubah menjadi “pengabdian khusus kepada Sri Paus”. Mereka total mengabdikan diri untuk beramal dan terus berkhotbah.
Ignatius dibeatifikasi pada 27 Juli 1609 dan dikanonisasi oleh Paus Gregorius XV pada 12 Maret 1622, bersama-sama dengan Santo Franciscus Xaverius. Pesta peringatan Santo Ignatius dirayakan oleh Gereja secara universal pada tanggal 31 Juli, yaitu pada hari wafatnya.






