logo anne ahira
Cari Artikel:  
Siapa Anne Ahira
Asian Brain Support
Beranda

Tips Memelihara Ikan Koki

Oleh: AnneAhira.com Content Team
 

Jika Anda tertarik untuk memelihara ikan maskoki atau ikan koki, secara prinsip sama dengan pemeliharaan ikan hias lainnya.

Satu hal yang perlu diperhatikan adalah dengan memelihara kualitas air. Sebab, ikan ini memiliki karakter yg khas yaitu sangat rentan terhadap kadar ammonia terlarut didalam air. Jika tidak hati-hati, ikan ini bisa gampang mati.

Untuk mengatasi masalah kadar ammonia tersebut, hal yang dapat dilakukan ada dua hal, yaitu menetralisirnya, atau mengganti airnya. Menetralisir kadar ammonia bisa dilakukan dengan menggunakan biofiltrasi atau dengan menumbuhkan lumut air, yang akan menyerap zat-zat yang dapat meracuni ikan koki.

Berikut beberapa tips dalam memelihara ikan koki :

1. Biofiltrasi

Kunci dari teknik ini adalah penggunaan media filtrasinya. Salah satu media terbaik adalah menggunakan matt sintetis buatan Jepang, yang saat ini banyak dijumpai di toko-toko ikan hias.

Media ini akan melakukan penyaringan kotoran-kotoran ikan koki dan memperangkapnya, yang kemudian akan menstimulasi pertumbuhan bakteri-bakteri nitrobacter di dalamnya.

Aerasi yang dijalankan harus cukup banyak dan saat biofilter tersebut telah ter-cycled, maka environment akuarium/ kolam ikan tersebut sudah menjadi stabil.

Jika Anda malas menguras air ikan, metode ini tentunya sangat cocok, karena tidak memerlukan pengurasan air sama sekali.

Namun demikian kelemahan yg ada adalah bahwa dengan air tidak pernah diganti, menyebabkan zat-zat atau mineral yang diperlukan ikan, yang bisa didapatkan dari air baru tidak tersedia, sehingga dapat menyebabkan warna ikan menjadi kurang cerah. Teknik ini bisa diimbangi dengan penggantian air parsial secara rutin.

2. Air Hijau/ greenwater method

Teknik ini umumnya dipakai di farm ikan koki dimanapun, termasuk metode paling primitif, karena membiarkan ikan air tawar didalam kolam sampai airnya hijau akibat pertumbuhan lumut. Ingat, lumut yang tumbuh adalah lumut air, bukan lumut dinding kolam. Biasanya di farm, setelah air menjadi hijau, maka air akan diganti total dengan air baru.

Metode ini dapat dikembangkan dengan berusaha secara konsisten menjaga tingkat kehijauan air, dengan cara pada saat air hendak diganti, disimpan 1 ember air lama untuk nantinya dicampurkan dengan air baru.

Dengan demikian diharapkan pertumbuhan lumut dapat terjadi lagi segera setelah kolam baru dikuras. Keuntungan lain dari metode ini adalah dengan memaintain air hijau, sehingga warna ikan menjadi lebih cerah, karena ikan memakan lumut yg berada di air tersebut.

Metode ini sangat baik untuk kesehatan ikan, namun tidak favorit di kalangan penggemar, karena dengan air hijau tersebut, ikan koki yg berada didalamnya tidak dapat dilihat.

3. Mekanikal filtering

Merupakan teknik menyaring kotoran padat yang ada di kolam atau akuarium, sehingga air selalu terlihat jernih. Ini tidak menyaring kotoran terlarut didalam air, tetapi kadar ammonia tinggi dapat menyebabkan ikan koki sakit atau mati.

Ini harus dibarengi dengan penggantian air secara rutin, penggantian 2 persen setiap hari dan dibarengi dengan pencucian media filter.

4. Mengganti air

Karena kadar ammonia di air disebabkan oleh kotoran ikan koki, maka teknik yang bisa dipakai adalah membuang kotoran ikan tersebut dengan di-siphon, serta dilakukan penggantian air secara rutin. Dengan melakukan siphon dan penggantian air 80% sebanyak 2 kali sehari, ternyata berjalan dengan baik sekali dan pertumbuhan ikan didalamnya relatif lebih baik.

Beri rating untuk artikel di atas
Tolong SHARE
halaman ini

facebook

Twitter

Linkedin
Google +1
Nama:
Email:
Komentar:
    
Catatan : Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jangan menggunakan terlalu banyak singkatan seperti SMS. Setiap komentar memerlukan persetujuan moderator.

Anne Ahira - Asian Brain on Facebook
MENU TOPIK
Ikan
  • Konservasi Ikan Hiu ( Melindungi Dari Kepunahan )
  • Tips Memelihara Ikan Arwana
  • Mengenal Ikan Gurami
  • Mengenal Manfaat Ikan Tenggiri
  • Mengenal Potensi Udang Galah
  • Mengenal Ikan Asin
  • Ikan Salmon
  • Mengenal Ikan Nila
  • Mengenal Ikan Bandeng
Artikel Terkait
  • Tips Memelihara Ikan Hias
  • Udang
  • Mengenal Ikan Pari
  • Memahami Ikan Lele
Share

facebook

Twitter

Linkedin


Beranda | Kontak Kami | Privacy | Artikel Sitemap | Sitemap | RSS Feeds | Bisnis Online

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA