Mengenal Ikhlas dalam Islam
Ketika kita membahas tentang sebuah kata maha makna yang bernama ikhlas, betapa tingginya kata ini. Dalam pikiran kita akan terbentuk suatu kata juga yang mengikutinya. Susah? Lumayan? Mudah? Ikhlas itu apa? Bagaimana? Panjang sekali bahasannya bila ingin mengenal ikhlas dalam Islam.
Ikhlas Berawal dari Niat
Orang-orang yang ikhlas itu niatnya lurus, hanya karena Allah. Ia tidak mengumbar-umbar lagi setelah suatu perbuatan baik dilakukannya. Bukannya di dalam sebuah hadist disebutkan, intinya: semua amal perbuatan itu tergantung dari niatnya, diawali dengan niat.
Niat yang ikhlas itu tanpa mengharap apa pun dari manusia, kecuali hanya ingin ridha dari Allah. Ingat, seberat biji sawi pun dihisab amalan kita, begitu pun sebaliknya, seberat biji sawi pun dosa kita juga akan dihisab. Bukankah Allah itu hakim yang paling adil?
Ikhlas Itu Menyembunyikan
Ingin tahu orang ikhlas? Orang ikhlas adalah menyembunyikan kebaikannya seperti ia menyembunyikan keburukannya. Ibaratnya kita buang air besar, setelah itu kita tidak ingat lagi apa yang sudah kita buang, bentuknya seperti apa, berapa banyak jumlahnya, semuanya kita lupakan begitu saja, lalu membuat perut kita tidak sakit lagi, hati pun menjadi lega.
Ikhlas Itu Tidak Riya
Tahukah Anda apa yang dimasksud dengan riya? Riya itu salah satu contoh syirik kecil. Riya itu adalah karena ketidakikhlasan. Riya itu, apabila melakukan suatu kebaikan ingin dilihat orang, ingin dipuji orang. Jika dia tidak dilihat atau dipuji orang, maka dia akan sakit hati.
Sedangkan, bila ia enggan melakukan suatu amal perbuatan, karena ia malah takut nanti dilihat atau dipuji orang, itu namanya riya juga. Jadi, jika ingin beramal apa pun, silakan beramal saja, jangan riya dan jangan sampai takut jika beramal akan dipuji orang.
Ikhlas dalam Islam
Ikhlas dalam Islam itu mudah. Namun, sulit jadinya jika telah ada campur tangan setan. Sebab, setan itu selalu menghembuskan nafasnya agar kita riya, walaupun sebelumnya niat kita tidak pernah begitu.
Nah, jika hal ini terjadi pada kita, maka kita harus beristighfar, minta ampun dan perlindungan dari Allah dari godaan setan yang terkutuk. Lalu, perbanyaklah berdoa agar kita terhindar dari rayuan setan untuk riya. Segala puji bagi Allah. Subhanallah.






