Sasaran Iklan Layanan Masyarakat
Sebuah iklan layanan masyarakat cenderung mengajak kita untuk menyukseskan program pemerintah. Iklan yang efektif adalah iklan yang tepat sasaran. Jika ingin coba-coba membuat iklan layanan masyarakat, ada baiknya Anda mengetahui sasaran iklan layanan masyarakat tersebut.
Sasaran Iklan
Pada November-Desember 2004, Lowe Indonesia mengadakan penelitian yang diberi nama Faces of Indonesia. Brand agency ini melakukan penelitian pada 2.086 responden, yang terdiri dari pria dan wanita usia 18-45 tahun, dari berbagai status sosial ekonomi dan berbagai latar pendidikan.
Sampel diambil secara acak dari perkotaan dan pedesaan di seluruh Indonesia. Terpilih 63 daerah perkotaan, yaitu Padang, Lampung, Jakarta Pusat, Bandung, Magelang, Sidoarjo, Gianyar, dan Makassar. Selain itu, ada 78 daerah pedesaan dari 8 wilayah, yaitu Padang Sidempuan, Prabumulih, Bekasi, Garut, Tegal, Karanganyar, Magetan, dan Lumajang. Hasilnya ada 8 tipe konsumen di Indonesia.
1. Orang Alim atau Confident Establish
Jumlahnya sekitar 5,2 persen. Sebagian besar merupakan pria dewasa yang matang, memiliki latar pendidikan tinggi, dan menetap di kota besar. Konsumen jenis ini begitu percaya diri serta memiliki karakter kuat. Mereka cinta damai dalam menjalani kehidupan sosialnya. Konsumen jenis ini sangat memetingkan keluarga dan memiliki reputasi baik dalam masyarakat.
2. Ibu PKK atau The Optimistic Family Person
Sekitar 13,5 persen jumlahnya. Umumnya, wanita dewasa usia matang. Mereka berasal dari daerah luar yang memiliki status sosial ekonomi rendah. Mereka realistis dan berusaha menikmati kehidupan yang bersahaja, tidak banyak keinginan.
Konsumen jenis ini sangat suka memasak dan mengabdikan hidupnya untuk kebahagiaan keluarga. Mereka tidak berambisi dengan harta kekayaan. Menurut mereka, keluarga adalah yang utama.
3. Anak Nongkrong atau The Change Expect Lad
Total jumlah 10,5 persen. Umumnya, pria muda yang hidup di lingkungan urban serta berstatus sosial ekonomi menengah ke bawah. Mereka sangat menyanjung pertemanan. Teman adalah yang utama.
Untuk teman, mereka rela mengorbankan apa saja serta sangat ingin diterima oleh teman-temannya meskipun harus melanggar norma. Konsumen jenis ini sering terlihat nongkrong bersama anak muda lainnya di mall. Mereka merokok bersama anak muda sejenis.
4. Lembut Hati atau Cheerful Humanist
Jumlahnya secara demografis ada 12,1 persen. Mereka umumnya wanita muda yang tinggal di pedesaan dari status sosial ekonomi rendah. Mereka sudah merasa cukup dengan penerimaan lingkungan tanpa diperhatikan secara berlebihan.
Mereka suka lingkungan damai, perhatian, dan berempati pada sekitarnya. Mereka ingin lingkungan menerima apa adanya. Mereka tidak mengutamakan materi dan menyukai kebersamaan.
5. Si Pasrah atau Introvert Wallflower
Jumlahnya ada 8,1 persen. Umumnya, wanita usia matang yang memiliki pendidikan rendah serta tinggal di daerah. Hidup mereka sangat pas-pasan sehingga tidak punya banyak keinginan dan tidak begitu semangat menatap masa depan lebih baik. Mereka membiarkan hidup mengalir apa adanya tanpa harus mengganggu orang lain.
6. Main untuk Menang atau The Savvy Conquer
Mereka berjumlah 16 persen. Umumnya, dari kalangan pria matang dan hidup untuk meraih kejayaan. Mereka suka enggan kompetisi dan senang bergaul. Pendidikannya tinggi, hidup di kota besar.
Mereka sangat memperhatikan penampilan, senang fashion dan cuisine. Mereka ingin selalu mendapat materi, senang dipuji, bangga jika punya barang mewah, supel, dan selalu bersemangat.
7. Gaul Glam atau The Networking Pleasure Seeker
Berjumlah 11 persen. Mereka adalah wanita usia matang dari kalangan high class yang senang bergaul. Sifat mereka materialistis, senang membuat jejaring pertemanan. Mereka sangat ingin diterima dalam pergaulan. Bagi mereka, kesuksesan adalah terpandang dan dikagumi teman-temannya.
8. Bintang Panggung atau The Spontanius Fun Loving
Jumlahnya 13,6 persen. Umumnya, wanita di kota besar dengan status high class. Mereka suka memamerkan harta, senang pesta dan kumpul-kumpul. Mereka sangat suka barang-barang yang baru saja diiklankan. Materi adalah bukti eksistensi. Cenderung populer di antara teman-temannya.
Mudah-mudahan dengan tahu jenis konumen di Indonesia. Anda dapat membuat iklan layanan masyarakat yang tepat dalam bentuk apa saja.






