logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Metafisika    Paranormal

Ilmu Sihir dan Kanuragan


Ilustrasi ilmu sihir

Pernahkah Anda menjumpai orang-orang yang tak mempan terbakar api atau kebal dibacok golok? Mereka berdalih memiliki ilmu kanuragan atau tenaga dalam, hasil dari latihan khusus.

Konon, ilmu kebatinan tersebut harus dipandu oleh seseorang yang memiliki kemampuan khusus, atau masyarakat awam menyebutnya "orang sakti". Stereotip pun berkembang. Ilmu kanuragan atau tenaga dalam itu merupakan wujud ilmu sihir. Ilmu sihir masih dianggap mitos,dan tabu di masyarakat kita saat ini.

Tenaga dalam atau ilmu kanuragan sesungguhnya merupakan perilaku hati atau mata batin yang didasari niat perbuatan atau tindakan seseorang atas dasar Tuhan Yang Maha Esa. Energi atau kekuatan tersebut dipercaya sebagai perlindungan dari-Nya.

Orang yang mendapatkan energi tersebut harus membagi ilmunya kepada manusia yang mau mempelajari dan, tentu saja, membinanya dengan niat yang baik. Menurut kepercayaan orang Cina, sebenarnya potensi tenaga dalam telah bersemayam dalam diri setiap orang. Tinggal mereka sendiri yang menentukan, apakah mau atau tidak memanfaatkan potensi energi tersebut.

Berbeda dengan Sihir

Tenaga dalam bagi sebagian orang bersumber pad pola pikiran dan kekuatan fisik murni. Energi ini, bukanlah molekul-molekul terpisah, tetapi keseimbangan murni yang dapat mendatangkan kedamaian. Orang Cina menyebutkan harmoni Feng Shui.

Tenaga dalam disebut pula energi halus, ini dapat berkembang menjadi tenaga yang luar biasa. Kadang dampak dari kekuatan itu menjadi tidak rasional, umpamanya tadi, kebal terhadap bacokan golok atau pedang tajam.

Berbagai padepokan menyediakan fasilitas latihan kanuragan. Di sana, murid-murid diajari teknik mengolah napas menjadi sumber kekuatan energi. Dengan menggunakan mantra, jampi-jampi, atau bacaan khusus, sang guru menurunkan kesaktian itu. Nah, di sinilah muncul anggapan seolah-olah teknik kebatinan disebut mistis, menggunakan ilmu sihir yang sulit dicerna otak kiri manusia.

Namun, sebagaian berpendapat bahwa tenaga dalam berbeda dengan ilmu sihir. Ilmu sihir identik dengan kejahatan, ia bersifat merusak dan membenci perdamaian manusia. Bahkan, dianggap sebagai persekutuan dengan iblis.

Kalangan muslimin (pemeluk agama Islam) mengahramhan ilmu sihir, klenik, dan turunannya. Ilmu sihir bersumber pada setan, dan tujuannya menjerumuskan umat manusia di bumi.

Oleh karenanya, pengajaran ilmu kanuragan atau tenaga dalam mengklaim bersumber pada kekuatan ilahi, melalui teknik penyerapan energi di sekitar alam dan tubuh manusiai itu sendiri.

Latihan tenaga dalam menitikberatkan pada teknik pengambilan napas, oksigen akan masuk ke dalam tubuh dan pemusatan pikiran secara alami. Seperti latihan Yoga dari India, kanuragan sangat bermanfaat untuk menyeimbangkan kesehatan jasmani dan rohani manusia.

Apa Itu Ilmu Sihir?

Ilmu sihir dalam bahasa Arab tersusun dari huruf siin, kha, dan ra, yang secara bahasa bermakna segala sesuatu yang sebabnya nampak samar. Oleh karenanya kita mengenal istilah ‘waktu sahur’ yang memiliki akar kata yang sama, yaitu siin, kha dan ra, yang artinya waktu ketika segala sesuatu nampak samar dan “remang-remang”.

Seorang pakar bahasa, Al Azhari mengatakan, “Akar kata sihir maknanya adalah memalingkan sesuatu dari hakikatnya. Maka ketika ada seorang menampakkan keburukan dengan tampilan kebaikan dan menampilkan sesuatu dalam tampilan yang tidak senyatanya maka dikatakan dia telah menyihir sesuatu”.

Para ulama memiliki pendapat yang beraneka ragam dalam memaknai kata ‘sihir’ secara istilah. Sebagian ulama mengatakan bahwa sihir adalah benar-benar terjadi ‘riil’, dan memiliki hakikat. Artinya, sihir memiliki pengaruh yang benar-benar terjadi dan dirasakan oleh orang yang terkena sihir.

Ibnul Qudamah rahimahullah mengatakan, “Sihir adalah jampi atau mantra yang memberikan pengaruh baik secara zhohir maupun batin, semisal membuat orang lain menjadi sakit, atau bahkan membunuhnya, memisahkan pasangan suami istri, atau membuat istri orang lain mencintai dirinya (pelet)”.

Ilmu Sihir dan Akidah

Namun ada ulama lain yang menjelaskan bahwa sihir hanyalah pengelabuan dan tipuan mata semata, tanpa ada hakikatnya. Sebagaimana dikatakan oleh Abu Bakr Ar Rozi, “(Sihir) adalah segala sesuatu yang sebabnya samar dan bersifat mengalabui, tanpa adanya hakikat, dan terjadi sebagaimana muslihat dan tipu daya semata.”

Namun ada ulama lain yang menjelaskan bahwa sihir hanyalah pengelabuan dan tipuan mata semata, tanpa ada hakikatnya. Sebagaimana dikatakan oleh Abu Bakr Ar Rozi, “(Sihir) adalah segala sesuatu yang sebabnya samar dan bersifat mengalabui, tanpa adanya hakikat, dan terjadi sebagaimana muslihat dan tipu daya semata.”

Sihir termasuk dosa besar, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jauhilah dari kalian tujuh perkara yang membinasakan!” Para shahabat bertanya, “Wahai Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Apakah tujuh perkara tersebut?” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata, “[1]menyekutukan Allah, [2]sihir, [3]membunuh seorang yang Allah haramkan untuk dibunuh, kecuali dengan alasan yang dibenarkan syariat, [4]mengkonsumsi riba, [5]memakan harta anak yatim, [6]kabur ketika di medan perang, dan [7]menuduh perempuan baik-baik dengan tuduhan zina” (HR. Bukhari dan Muslim, Sedikit dari kaum muslimin yang mengetahui bahwa mengerjakan ilmu sihir hukumnya adalah haram termasuk bagian dari perbuatan syirik. Karena persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang yang akan mempelajari sihir merupakan perbuatan kufur dan syirik kepada Allah. Dan persyaratan-persyaratan itupun sayang tidak diketahui oleh kaum muslimin sebagai sesuatu yang haram dan sebagai wujud kesyirikan kepada Allah.

Asy-Syaikh Shalih Fauzan dlm kitab At-Tauhid mengatakan, “Dinamakan sihir karena terjadi dengan perkara-perkara yang tersembunyi yang tidak bisa dijangkau oleh penglihatan. Sihir itu berbentuk jimat-jimat, jampi-jampi, mantra-mantra, obat-obat atau kepulan asap-asap". Sihir itu hakiki di antara hakikat adalah pengaruh terhadap hati dan badan yang menyebabkan sakit terbunuh atau memisahkan antara seorang istri dan suaminya. Pengaruh ini terjadi dgn ketentuan Allah.

Ilmu sihir itu adalah perbuatan setan. Kebanyakan dari sihir tersebut tidak bisa dicapai oleh seseorang kecuali ia harus melakukan kesyirikan dan mendekatkan diri kepada ruh-ruh jahat yang persyaratan adalah syirik kepada Allah. Oleh krn itu Allah menggandengkan sihir dengan kesyirikan sebagaimana sabda Rasulullah:

“Jauhilah tujuh penghancur! berkata: “Apakah itu wahai Rasulullah?” Rasulullah Saw bersabda: “Syirik kepada Allah dan sihir..”.

Sihir termasuk dalam kesyirikan dipandang dari dua sisi. Pertama, sihir mempergunakan setan menggantungkan diri kepada mendekatkan diri dgn segala apa yg mereka inginkan dlm rangka berkhidmat kepada tukang sihir. Sihir termasuk pengajaran setan sebagaimana firman Allah Swt:

“Akan tetapi setan-setan itu yg kafir yg mengajarkan manusia sihir.”

Kedua, di dlm sihir terdapat pengakuan mengetahui perkara ghaib sebagai wujud serikat dgn Allah Swt dan ini termasuk dari kekufuran dan kesesatan. Allah Swt berfirman:

“Dan sungguh mereka telah mengetahui bahwa bagi orang yg mempelajari ilmu sihir tersebut mk dia tdk memiliki bagian di akhirat.”

Jika demikian kedudukan sihir sungguh tidak ada keraguan lagi bahwa sihir adalah perbuatan kekafiran dan kesyirikan yang akan membatalkan akidah dan wajib membunuh pelaku sebagaimana para pembesar sahabat telah melakukannya.

Cara Tukang Sihir Mendatangkan Jin

Jika Anda penasaran bagaimana cara tukang sihir mendatang jin, berikut ada beberapa cara yang dilakukan oleh si tukang sihir ketika akan mendatangkan jin untuk melukai korban. Cara ini juga bisa kita jadikan pedoman apakah seseroang itu tukang sihir atau tidak.

  • Melakukan sumpah atas nama jin atau syaitan. Tukang sihir masuk ke dalam bilik gelap kemudian menyalakan api dan meletakkan kemenyan atau yang sejenisnya di atas api tersebut sesuai dengan tujuan yang di minta.
  • Melakukan penyembelihan. Tukang sihir menggunakan hewan seperti burung,ayam atau yang lainnya dengan sifat-sifat tertentu sesuai dengan permintaan jin. Biasanya jin suka dengan warna hitam,kemudian menyembelih tanpa menyebut nama Allah.
  • Menulis ayat-ayat Al-Quran dengan najis. Biasanya tukang sihir menuliskan ayat Al-Quran menggunakan darah haid atau benda-benda najis yang lain. Setelah itu, dia mengucapkan jampi-jampi yang mengandungi unsur syirik hingga datang jin yang diinginkan.
  • Menulis ayat-ayat Al-Quran terbalik. Ayat Al-Quran ditulis dengan huruf-huruf terpisah secara songsang yakni dari belakang ke depan.
  • Menggunakan bintang. Cara ini seolah-olah mengintai bintang kerana tukang sihir menunggu-nunggu kemunculan bintang tertentu kemudian berbicara kepadanya dengan bacaan sihir lalu membaca jampi-jampi lain yang mengandungi unsur syirik dan kekufuran kepada Allah.
  • Menggunakan telapak tangan. Cara ini yang digunakan oleh tukang sihir untuk mencapai maksudnya. Dengan menggunakan anak-anak yang belum baligh dengan syarat anak-anak itu tidak dalam keadaan berwudhu. Setelah itu dia mengambil telapak tangan kiri anak tersebut lalu menggambarkan segi empat kemudian dijampi dengan unsur syirik.
Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Cara Melihat Alam Gaib dan Alam Jin
  • Keberadaan Sihir Dalam Islam
  • Dunia Gaib: 10 Makhluk Gaib Paling Terkenal di Barat
  • Mewaspadai Tanda-tanda Sihir
  • Berani Bertemu Hantu Paling Seram?
  • Berkenalan dengan Dunia Alam Gaib
  • Kekuatan Gaib dalam Acara Mistik
  • Primbon Haid - Perhitungan Peruntungan Datangnya Haid dalam Primbon
  • Cara Mudah Mengakses Dana dari Bank Gaib
  • Latihan Tenaga Dalam Tidaklah Instan
  • Benda-benda Gaib: Boleh Percaya Boleh Tidak
  • Alam Makro Menurut Kebudayaan Bali
  • Setan Budeg Sesungguhnya Adalah Jin dan Manusia
  • Masih Dunia Lain � Uji Nyali di Televisi
  • Cara Membangkitkan Tenaga Dalam: Ada Nggak, Ya?
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA