Informasi Akuntansi: Panduan Keputusan Keuangan
Meskipun Anda tidak menjadi seorang akuntan, sejumlah titik dalam hidup Anda memerlukan ilmu dan informasi akuntansi untuk membuat keputusan, khususnya keputusan yang menyangkut keuangan atau keputusan keuangan.
Keputusan ini mungkin berkaitan dengan pilihan membeli rumah secara kredit atau menyewanya (kontrak), penganggaran pendapatan bulanan, memilih jenis tabungan di bank, merencanakan liburan seru di akhir tahun, atau Anda merencanakan untuk membuka usaha sampingan. Setiap waktu kita perlu mengerti bagaimana informasi akuntansi dikumpulkan, digunakan, dan dievaluasi.
Seorang pedagang sayuran di pasar melakukan pencatatan akuntansi secara sederhana. Ia mengurangi pendapatan yang ia peroleh hari itu dengan modal awal yang ia keluarkan untuk mengetahui berapa laba yang ia dapat hari ini. Secara tak langsung pedagang tersebut telah melakukan seni pencatatan yang sering diajarkan dalam ilmu akuntansi.
Pengertian Akuntansi
Akuntansi adalah solusi yang tepat untuk melakukan tertib administrasi. Setiap pendapatan yang masuk dicatat, uang keluar juga dicatat. Inilah seni pencatatan yang membuat pekerjaan wirausahawan menjadi lebih mudah.
Akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat, dan dinyatakan dalam satuan mata uang. Transaksi-transaksi dan kejadian-kejadian yang setidaknya bersifat finansial.
Kegunaan Akuntansi dan Informasi Akuntansi
Berikut ini adalah kegunaan akuntansi bagi dunia bisnis.
- Menyediakan informasi ekonomis suatu perusahaan yang relevan untuk pengambilan keputusan investasi atau kredit yang tepat.
- Media komunikasi antara manajemen dan pengguna eksternal.
Adapun lima kegunaan informasi akuntansi bagi dunia bisnis antara lain sebagai berikut.
- Menyediakan informasi ekonomi dalam memilih investasi dan kredit yang tepat.
- Media komunikasi bisnis antara manajemen dan pengguna eksternal.
- Potret handal perusahaan dalam menghasilkan laba dan arus kas perusahaan.
- Bentuk pertanggungjawaban manajemen kepada para pemilik perusahaan.
- Menjadi gambaran kondisi perusahaan dari satu periode ke periode berikutnya.
Pengguna Informasi Akuntansi
Pengguna informasi ekonomi dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu pengguna internal dan pengguna eksternal.
1. Pengguna Internal
Pengguna internal adalah mereka yang menghasilkan keputusan yang berakibat langsung kepada operasional perusahaan, seperti dewan komisaris, dewan direksi, manajer, dan karyawan perusahaan.
2. Pengguna Eksternal
Pengguna eksternal adalah mereka yang menghasilkan keputusan terkait secara langsung dengan perusahaan, seperti investor, kreditor, pemerintah, pemasok, pelanggan, peneliti, dan komunitas terkait.
a. Investor
Investor memerlukan informasi akuntansi untuk mengetahui posisi keuangan serta perkembangan perusahaan, dan untuk menilai keberhasilan manajemen dalam mengelola perusahaan.
b. Kreditor
Pihak-pihak yang termasuk kreditor adalah lembaga-lembaga keuangan seperti bank dan lembaga keuangan bukan bank, serta pemasok yang melakukan penjualan secara kredit kepada perusahaan. Mereka memerlukan informasi keuangan untuk dapat mengetahui posisi dan prospek keuangan perusahaan, keadaan likuiditas, solvabilitas perusahaan, dan mempertimbangkan risiko terjadinya kredit macet.
c. Pemerintah
Pemerintah tentu memerlukan informasi akuntansi, salah satunya untuk perhitungan pajak.
Akuntansi bukan ilmu menghitung kacang dan terfokus mencatat dari waktu ke waktu. Anda akan melihat bahwa akuntan harus melatih penilaian tentang bagaimana meringkas dan melaporkan hasil dari transaksi bisnis dengan baik, dan mudah dimengerti sekalipun oleh orang awam.






