Rasulullah: Inspirasi Islam untuk Dunia
Ilustrasi inspirasi islam
Kemuliaan akhlak merupakan inspirasi Islam untuk umat lain. Tak jarang orang non muslim menjadi tergerak untuk mempelajari Islam bahkan kemudian masuk Islam karena melihat kemuliaan akhlak yang ditunjukkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya saat itu. Namun masalah kemuliaan akhlak ini pula yang belakangan ini mulai tercemari dengan berbagai persoalan, sehingga untuk mengembalikan masalah kemuliaan akhlak agar menjadi sumber inspirasi Islam harus kembali kepada panutan dan pembawa risalah Islam yaitu Nabi Muhammad SAW. Selama kepemimpinan Rasulullah SAW telah menjadi inspirasi Islam untuk dunia dan akhirat. Ini bukan karena Nabi Muhammad SAW dijadikan tokoh nomor satu yang paling berpengaruh di dunia dalam buku yang dikarang oleh Michael H. Hart. Tapi, Rasulullah adalah contoh teladan dalam mengarungi kehidupan di dunia dan di akhirat. Setiap aspek kehidupan Rasulullah adalah inspirasi untuk selalu dekat kepada Allah. Canda Rasul pun bisa menjadi inspirasi.
Allah SWT sendiri berfirman di dalam al-Qur'an bahwa salah satu keberhasilan dakwah Nabi Muhammad adalah kelemahlembutan, akhlak yang mulia, sehingga menjadi inspirasi siapapun yang melihatnya. Keluhuran akhlak Muhammad sudah terlihat dalam perilaku sehari-harinya sejak usia belia sebelum ada tanda-tanda akan menjadi nabi dan rasul. Dalam berniaga Muhammad yang masih belia telah menunjukkan sikap jujur dan semangat yang tinggi. Ketika ajaran Islam datang, maka keluhuran akhlak Muhammad menjadi inspirasi Islam baik bagi umat Islam itu sendiri maupun umat lain di luar Islam.
Canda Rasul Canda Yang Tak Bohong
Kalau bercanda, kita sering kali menyisipkan kebohongan. Tapi, Rasulullah yang bergelar Al Amin (yang terpercaya) itu tak pernah bohong walau ketika bercanda. Suatu ketika ada seorang nenek-nenek bertanya kepada Rasul apakah dia bisa masuk surga. Dengan penuh harap nenek itu menunggu jawaban Rasulullah SAW. Jawaban itulah yang akan menjadi pendorong untuk menata kehidupan di sisa usianya. Setelah memperhatikan kepada si nenek, lalu Rasulullah menjawab bahwa nenek-nenek tidak bisa masuk surga.
Mendengar jawaban dari Rasulillah SAW tersebut betapa sedih hati si nenek. Ia menunduk dalam-dalam seolah sudah tidak punya harapan lagi. Bagaimana pun juga di usianya yang tidak muda lagi, melakukan ibadah sudah mulai serba terbatas. Sementara ia mendapat jawaban tidak akan masuk surga, siapa yang tidak kecewa. Andai saja jawaban itu ditujukan kepada seorang anak muda, yang tubuhnya masih gagah dan kuat, sanggup melakukan ibadah tanpa henti, masih ada harapan untuk bisa masuk surga.
Ketika Rasulullah SAW melihat nenek yang bertanya terlihat sedih, ia tersenyum sambil berkata bahwa di surga itu tidak ada nenek-nenek, tapi semua orang muda. Jadi, si nenek akan menjadi muda kembali. Mendengar candaan Rasulullah SAW tersebut, si nenek pun tersenyum bangga. Ia bangga karena dua hal. Pertama, bahwa seorang nenek-nenek memiliki kesempatan yang sama untuk masuk surga sesuai dengan amal ibadahnya. Dan ia bangga karena apabila benar kelak masuk surga, maka ia akan menjadi muda lagi. Candaan yang jujur yang sering terlontar dari Rasulullah SAW menjadi kekuatan Islam, sehingga pada akhirnya menjadi inspirasi Islam untuk lingkungan sendiri maupun lingkungan di luar Islam.
Sebagai seorang teladan dan menjadi inspirasi Islam, Rasulullah SAW sangat menghargai jerih payah dan prestasi para sahabatnya. Tidak mengherankan bila ada perintah apapun dari Rasulullah, tak akan pernah sekalipun terlihat ada sahabat yang lalai atau ogah-ogahan.
“Kalian lebih tahu perkara dunia” (Hadist riwayat Muslim). Inilah yang dikatakan Rasulullah ketika beliau menghargai kemampuan para sahabatnya. Manusia paling sempurna yang terhindar dari dosa itu, tak mempunyai sebutir atom kesombonganpun di dalam hatinya. Padahal kalau beliau mau, beliau bisa minta kepada Allah untuk memberitahu beliau tentang perkara apapun yang menyangkut apa pun. Inilah yang jadi inspirasi Islam untuk menjadi kebanggaan siapapun.
Al-Qur’an Sumber Inspirasi Islam
Kitab suci Al-Qur’an yang dibawa oleh Rasulullah adalah sumber inspirasi yang tak habis-habisnya digali. Al-Qur’an berisikan tuntunan mengenai apapun. Sebagai sumber inspirasi Islam, al-Qur'an semestinya terus digali dan dipelajari sehingga akan semakin paham pulalah dalam beragama itu. Kalau disimpulkan ada beberapa inti dari isi al-Qur'an antara lain :
1. Ketaqwaan
Al-Qur’an memberikan tuntunan bagaimana mengesakan Allah dan bagaimana bencinya Allah ketika dipersekutukan dengan yang lain apalagi mahlukNYA yang sangat lemah. Gambaran keperkasaan Allah, kemahakasihan Allah pada umatnya, semua ada di kitab nan suci itu. Inilah yang harus jadi pegangan dan sumber inspirasi bagi umatnya. Inspirasi Islam.
2. Sejarah
Cerita tentang bani Israel yang banyak bertanya yang akhirnya hanya merepotkan diri sendiri memberikan inspirasi kepada kita bahwa ketika ada perkara yang sudah jelas, tidak harus diperdebatkan. Kisah umat nabi Luth, kisah bani Quraish dan banyak kisah lainnya yang memberikan pelajaran hidup. Bukankah sejarah itu bisa berulang? Agar sejarah jelek tak berulang, kita harus mempelajari sejarah. Karena itulah apabila al-Qur'an terus digali akan semakin banyaklah mutiara yang berhasil kita genggam. Al-Qur'an menjadi inspirasi Islam baik untuk umatnya maupun umat di luar Islam.
3. Ilmu Pengetahuan
Fisika, Biologi, Matematika, Kimia, dan ilmu pengetahuan lainnya bisa ditemukan dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Kisah tentang dua laut yang bertemu, tata surya dengan bumi yang mengelilingi matahari, bulan, bintang, semut, buah-buahan, madu, semua ada di dalam Al-Qur’an. Bukankah ini merupakan inspirasi Islam ?
4. Budi Pekerti
Bagaimana menghargai ibu yang sudah susah payah mengandung, melahirkan, menyusui, dan merawat kita. Kisah Nabi Harun dan Nabi Musa, dua saudara yang saling menghargai dan banyak kisah-kisah teladan lainnya di dalam al-Qur'an yang pada dasarnya akan menjadi inspirasi Islam bagi siapapun. Pelajari dan terus gali al-Qur'an apabila menginginkan ketenangan hidup. Karena itulah al-Qur'an sendiri mendapat julukan as-syifa atau penyembuh. Al-Qur'an menjad penyembuh baik penyakit hati maupun penyakit fisik.
5. Psikologi
Cara bersyukur yang hakiki, cara menyerahkan diri secara total, dan cara meraih kebahagiaan yang sesungguhnya. Betapa rasa syukur hanya akan mendatangkan nikmat dan rahmat yang lebih banyak. Semua itu terkandung di dalam al-Qur'an yang menjadi keutamaan dan inspirasi Islam.
6. Politik
Al-Qur’an mengajarkan untuk menghormati para pemimpin. Para pemimpin harus adil. Kisah Nabi Yusuf yang juga memberikan pengajaran bahwa seorang pemimpin itu harus visioner dan mendahulukan kepentingan rakyatnya.
Rasulullah Dan Para Istrinya
Rasulullah adalah suami yang mandiri dan sangat berwibawa. Rasul tidak malu menjahit sendiri bajunya. Rasul juga tidak banyak menuntut kepada para istrinya. Ketika tidak ada makanan di rumah, Rasul berpuasa. Rasulullah juga tidak malu bercanda dan bermain dengan istrinya. Dengan sikap-sikap seperti itulah maka istri-istri Rasulullah SAW menjadi sosok pengabdi, nyaman melayani dan sangat kagum sekaligus memuliakan sang suami.
Tidak ada habisnya membicarakan laki-laki nan sempurna ini. Rasa rindu bertemu dengannya dan rasa ingin mendapatkan syafaatnya di akhirat nanti, membuat kita selalu mau menjalankan ajarannya yang tersebar di Al-Qur’an dan di hadist-hadist yang diriwayatkan oleh para sahabatnya. Muhammad SAW sungguh merupakan inspirasi Islam, yang lahir dari keluarga sederhana tapi tidak kehilangan kemuliaannya.

