logo anne ahira
Close x

AnneAhira.com    Referensi    Ilmu Pasti    Teknik Elektro

Kiat Memasang dan Merawat Instalasi Listrik di Rumah Tinggal


Ilustrasi instalasi listrik

Apa itu instalasi listrik? Apakah sama dengan aliran listik? Mungkin untuk bagian listrik hanya pihak PLN yang tahu, tapi bukan berarti kita tidak bisa mengetahuinya. Setiap rumah membutuhkan listrik untuk berbagai keperluan rumah tangga serta untuk membantu menerangi rumah saat malam. Instalasi listrik ini sifatnya permanen karena dipasang sebelum kita membangun rumah. Jika sudah terpasang, akan sulit untuk membongkarnya.

Instalasi listrik sangat penting karena salah satu komponen yang harus ada dalam bagunan rumah. Untuk itu, pemasangannya harus diperhatikan dengan sebaik-baiknya. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran dikarenakan pemasangan instalasi yang tidak akurat. Dengan kata lain, memilih peralatan instalasi listirk harus memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan dalam Peraturan Umum Instalasi Listrik (PUIL).

Ragam Instalasi Listrik yang Penting Kita Ketahui

Setelah instalasi listrik terpasang di rumah, biasanya kita tidak pernah lagi memperhatikannya. Setelah terpasang, kita tahunya hanya menggunakan listrik saja setiap hari tanpa merasa khawatir dengan instalasi listrik yang sudah terpasang itu.

Meskipun instalasi listrik yang sudah terpasang itu sulit untuk dibongkar karena berada dalam dinding rumah sampai ke bagian atap, bukan berarti kita tidak bisa merawatnya. Perawatan instalasi listrik ini sangat penting, terutama untuk menghindari bahaya yang bisa menimpa Anda dan keluarga.

Instalasi listrik yang baik dan benar itu sudah diperhatikan segala aspeknya, seperti menentukan besaran kabel listrik yang digunakan, jenis kabel atau isolasi kabel yang digunakan, pengaman, dan sebagainya. Terutama untuk pemasangan instalasi listrik rumah tinggal semua peralatan untuk pemasangan instalasi listrik ini harus benar-benar diperhatikan, sebelum akan membangun rumah. Setidaknya, instalasi yang terpasang itu sudah memenuhi kebutuhan aliran listrik dalam rumah.

Pemasangan instalasi listirk harus dilakukan oleh orang yang ahli di bidangnya. Pemasangan instalasi lisrtik oleh pakarnya setidaknya akan memperhatikan pengaman terhadap tegangan sentuh jika ada instalasi yang mengalami kebocoran. Satu lagi yang harus diperhatikan, terutama untuk memperkecil risiko sambaran petir menggunakan spesifikasi untuk grounding lebih kecil dari 1 Ohm.

Memasang instalasi listrik tidak bisa sembarangan, harus diperhatikan setiap detailnya. Jadi, untuk keselamatan Anda dan keluarga, sebaiknya ketika akan melakukan pemasangan listrik, Anda harus melihatnya apakah pemasangannya sesuai dengan yang ada dalam peraturan umum instalasi listrik atau tidak. Setidaknya, Anda juga harus mengetahui kapan waktu yang tepat untuk melakukan pemasangan instalasi listrik ini.

Panduan Memasang Instalasi Listrik untuk Rumah Tinggal

Panduan pemasangan instalasi listrik ini khusus bagi Anda yang akan membangun rumah tinggal baru. Sebelum membangun rumah, hal utama yang harus Anda perhatikan adalah pemasangan instalasi listrik. Anda harus memperhatikan waktu yang tepat untuk memasangnya.

Jika waktunya tidak tepat, bisa saja nantinya ada beberapa bagian rumah terpaksa dibongkar kembali. Jika demikian, akan mengeluarkan biaya yang lebih banyak lagi. Anda tentu tidak mau demikian bukan? Nah, kalau begitu, ketika akan memasang instalasi listrik, Anda bisa mengikuti petunjuk dalam panduan berikut ini.

  • Instalasi listrik sebaiknya Anda pasang sebelum melakukan proses plester dinding. Jadi, pada saat dinding bata terbentuk, instalasi listrik baru bisa Anda pasang.
  • Memasang instalasi listrik sebaiknya mengunakan pipa paralon. Mengapa? Jika Anda ingin mengganti kabel akan lebih mudah prosesnya. Selain itu, Anda hindari sambungan kabel ada dalam pipa paralon tersebut. Jika mengharuskan ada sambungan, upayakan sambungan tersebut diletakkan di atas plafon.
  • Pipa paralon tadi bisa Anda aplikasikan dengan konektor yang berkualitas, dan bungkus dengan selotip listrik. Dengan demikian, sambungan listrik yang ada dalam pipa paralon aman dari air dan serangga.
  • Sebaiknya Anda meminta kepada Biro Teknik Listrik (BTL) yang bertugas memasang instalasi lisrtik di rumah Anda menyediakan titik ground. Titik gorund ini bisa mengalihkan kelebihan arus listrik ke bumi pada saat terjadi spanning atau korsleting.
  • Sebaiknya Anda juga menentukan titik lampu jauh-jauh hari. Hal ini dilakukan untuk mempermudah pada saat pemsangan instalasi listrik, karena sudah menentukan banyaknya kabel yang akan dibutuhkan, sehingga pada saat akan menarik kabel juga sudah terpola dengan baik.
  • Setelah menentukan titik lampu, Anda juga harus menentukan titik stop kontak terlebih dahulu. Khusus rumah tinggal yang rawan banjir, hindari pemasangan stop kontak di dinding bagian bawah rumah Anda, tetapi letakkan di dinding bagian atas.
  • Gunakan stabilizer untuk menghindari tegangan yang tidak stabil. Hal ini dilakukan karena ketika terjadi tegangan yang tidak stabil bisa mengakibatkan korsleting.
  • Kabel untuk instalasi rumah tinggal, Anda pilih kabel solid, bukan kabel serabut. Mengapa? Karena kabel jenis solid ini bisa mengalirkan listrik dengan baik sehingga bisa meminimalisir daya. Kabel ini ciri-cirinya agak kaku, bila dibuka akan terlihat batang tembaganya, bukan jalinan serabut tembaga.
  • Pemilihan kabel juga harus memperhatikan besarannya, terutama disesuaikan dengan daya yang Anda inginkan. Sebaiknya, Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan pihak kontraktor listrik sebelum memilih kabel yang disesuaikan dengan daya.
  • Setelah instalasi listrik terpasang dengan baik dan sesuai dengan daya yang Anda inginkan, sebaiknya gunakan lampu hemat energi. Lampu hemat energi meskipun harganya mahal, tetapi lebih ekonomis dalam waktu jangka panjang karena lebih awet dan cahayanya lebih terang dibanding dengan cahaya lampu pijar atau neon.

Kiat Merawat Instalasi Listrik di Rumah Tinggal

Instalasi listrik memang terpasang di dalam dinding rumah, tetapi bukan berarti kita tidak bisa merawatnya. Banyak kasus kebakaran yang terjadi disebabkan karena instalasi listrik yang tidak terawat dan tidak pernah di cek kelayakannya. Instalasi listrik rumah tinggal adalah aset milik pelanggan, bukan aset milik PLN.

PLN hanya memiliki sambungan listrik, kabel di tiang jaringan tegangan rendah, kabel sambungan rumah, hingga alat pembatas dan pengukur. Jadi, instalasi listrik di rumah adalah tanggung jawab kita.

Lalu .bagaimana cara merawat instalasi listrik? Berikut ini beberapa kiat yang bisa kita lakukan untuk melakukan perawatan instalasi listrik di rumah.

  • Anda pastikan instalasi listrik di rumah tinggal Anda sudah terpasang dengan benar dan tepat, aman, serta menggunakan material listik yang sudah terjamin mutunya. Tidak ketinggalan material listrik yang sesuai dengan kapasitasnya.
  • Anda lakukan pemeriksaaan secara rutin. Pemeriksaan secara rutin minimal Anda lakukan setahun sekali, gunanya untuk memastikan apakah instalasi listrik di rumah Anda masih layak digunakan. Pemeriksaan rutin juga untuk mengantisipasi jika perlu melakukan rehabilitasi.
  • Instalasi listrik juga memiliki masa tenggang perbaikan. Jika instalasi listrik di rumah Anda sudah terpasang lebih dari 5 tahun, sebaiknya direhabilitasi. Hal ini dilakukan supaya instalasi listrik di rumah Anda tetap dalam kondisi yang baik dan layak digunakan. Lebih jauh lagi hal ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
  • Ketika akan melakukan rehabilitasi atau memeriksa instalasi listrik, Anda sebaiknya menggunakan jasa instalatir resmi dari Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI). Anda bisa mendapatkan informasi mengenai instalatir listrik ini melalui kantor PLN.

Kiat-kiat tersebut bisa Anda lakukan untuk keamanan Anda dan keluarga di rumah. Jangan sampai Anda dan keluarga mendapatkan masalah karena kurang hati-hati ketika akan melakukan pemasangan instalasi listrik dan tidak melakukan perawatan instalasi secara rutin. Instalasi listrik yang terawat dengan baik akan menguntungkan semua pihak.

Merawat Instalasi Listrik

Tak bisa disangkal lagi, keberadaan listrik kini telah menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Bagaimana tidak, hampir seluruh aspek pendukung kehidupan digerakkan dengan listrik. Penggunaan listrik pun ada di mana-mana. Di jalan, di pusat perbelanjaan, di sekolah, di kantor, di mesjid, dan tentu saja di rumah.

Keberadaan energi listrik di rumah sangatlah penting untuk mendukung keberlangsungan hidup yang sudah serba canggih dan instan. Namun, ada yang sering terlupakan dalam hal perawatan instalasi listrik di rumah. Padahal, jauh sebelum dipasang, pemilik rumah harus mengatur instalasi listrik dengan baik agar tidak membahayakan.

Komponen Vital Listrik

Komponen yang paling vital dalam penyambungan listrik adalah kabel listrik. Kabel merupakan perantara aliran listrik sehingga dapat dimanfaatkan. Kabel listrik yang dipasang pada tiang jaringan tegangan rendah, kabel listrik sambungan rumah, serta alat pembatas dan pengukur tegangan, yaitu KWH Meter dan MCB, merupakan milik PLN.

Sementara itu, rangkaian kabel listrik yang terpasang sebagai instalasi rumah maupun bangunan merupakan hak atau aset milik pelanggan. Oleh sebab itu, kita harus pandai-pandai merawat instalasi listrik di rumah.

Tips Merawat Instalasi Listrik

Berikut ini merupakan beberapa tips aman untuk merawat instalasi listrik di rumah agar tidak membahayakan.

  • Pastikan keamanan pemasangan instalasi listrik di rumah Anda, apakah sudah terpasang dengan tepat dan menggunakan material listrik yang memiliki kualitas terjamin atau memenuhi standar.
  • Gunakan komponen listrik sesuai kapasitas daya yang tersambung.
  • Biasakan untuk memeriksa instalasi listrik secara rutin, minimal satu kali dalam setahun. Pemeriksaan ini dilakukan untuk memastikan tingkat kelayakan penggunaan instalasi listrik.
  • Sebaiknya, Anda melakukan rehabilitasi jika instalasi yang terpasang sudah lebih dari 5 tahun. Rehabilitasi ini dilakukan untuk mencegah hal-hal yang dapat membahayakan.
  • Jangan menggunakan peralatan rumah tangga elektronik melebihi kapasitas daya yang terpasang.
  • Sebaiknya, Anda menggunakan jasa instalatir resmi yang terdaftar sebagai anggota Asosiasi Kontraktor Listrik Indonesia (AKLI) jika akan memasang, merehabilitasi, maupun memeriksa instalasi listrik, di rumah. Dapatkan informasi mengenai instalatir resmi di PLN terdekat.

Tips Mencegah Bahaya Listrik

Berikut ini merupakan beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk mencegah bahaya listrik.

  • Hindari kebiasaan menumpuk stop kontak pada satu sumber arus listrik.
  • Gunakan sekering yang disesuaikan dengan besar daya listrik tersambung, jangan dikurangi maupun dilebihi. Sekering merupakan alat yang berfungsi sebagai pemutus arus listrik.
  • Jangan membiarkan kabel listrik dalam keadaan terbuka atau terkelupas. Segera ganti kabel atau lapisi dengan lakban.
  • Gunakan komponen listrik, misalnya saklar, stop kontak, kabel, dan steker, yang memenuhi standar serta berlogo SNI.
  • Jangan membiarkan pepohonan sekitar rumah menyentuh maupun sekadar mendekati kabel listrik. Segera pangkas bagian pohon tersebut.
  • Usahakan untuk memasang antena televisi dengan jarak yang tidak terlalu dekat dengan sumber tegangan listrik.
  • Jangan coba-coba menggunakan listrik di luar hak dan bermain-main dengan KWH Meter.
  • Berhati-hatilah saat memakai listrik.

Itulah beberapa tips untuk merawat instalasi listrik agar Anda terhindar dari bahaya. Ingat, jangan bermain-main dengan arus listrik. Semoga bermanfaat!

Tolong di SHARE :
Share
Artikel Terkait
  • Seputar Rangkaian Listrik Dasar
  • Asyiknya Belajar Elektronika
  • Kapasitor - Komponen Penyimpan Energi
  • Memahami Sejarah, Prinsip Kerja, Jenis, dan Penggunaan Transformator
  • Dokumen AMDAL - Ruang Lingkup Studi
  • Cara Mengatasi Pencemaran Udara
  • Listrik Rumah Tangga - Ukuran Kabel Listrik Pun Harus Diperhatikan
  • Hukum Lingkungan dalam Kearifan Lokal
  • Zat yang Menimbulkan Pencemaran Lingkungan Udara
Anne Ahira - Asian Brain on Facebook


Beranda | Privacy

Kantor Pusat :

Jl. Bojong Sereh No.668
Bandung 40376 Jawa Barat - INDONESIA